PLN selamat natal 2022

Gubernur Tunjuk Hadi Sucipto Jadi Plt Dirut Bank Sumut, IPO Terus Lanjut

Pelayananpublk.id – Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melalui dewan komisaris Bank Sumut menunjuk Direkrut Pemasaran Bank Sumut, Hadi Sucipto jadi pelaksana tugas Direktur Utama (Plt Dirut) Bank Sumut.

Penunjukkan Hadi sebagai Plt Dirut setelah evaluasi yang ada terkait Dirut Bank Sumut sebelumnya Rahmat Fadillah Pohan.

Corporate Secretary Bank Sumut, Agus Condro Wibowo mengatakan Dewan Komisaris menonaktifkan Dirut sebelumnya yakni Rahmad Fadillah Pohan sampai RUPS Luar Biasa yang akan diadakan secepatnya.

“Hal ini telah disampaikan kepada regulator sesuai peraturan yang berlaku. Atas Penonaktifan tersebut Sdr. Rahmat Fadillah Pohan menyampaikan surat pengunduran diri yang diterima tanggal 5 Januari 2023,” jelas Agus kepada wartawan di Bank Sumut, Kota Medan pada Kamis (5/1/2023).

Terkait perubahan jabatan Dirut Bank Sumut tersebut, Manajemen PT. Bank Sumut memastikan operasional Bank Sumut tetap dapat berjalan sebagaimana biasa.

Komisaris Utama Bank Sumut Brata Kesuma menerangkan Dewan Komisaris memastikan seluruh pelaksanaan kegiatan operasional PT Bank Sumut saat ini tetap berjalan normal dibawah supervisi Direksi yang bekerja secara bersama-sama (collective collegial) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dalam rangka menjaga kelangsungan pelaksanaan operasional dan tata kelola Bank, maka Dewan Komisaris telah menunjuk pelaksana tugas Dirut Bank Sumut yaitu Direktur Pemasaran Hadi Sucipto,” jelasnya.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Hadi Sucipto menyampaikan penonaktifan Direktur Utama Bank Sumut tidak mempengaruhi kinerja Bank Sumut termasuk rencana IPO Bank Sumut. Seperti diketahui bahwa Bank Sumut telah memperoleh ijin pernyataan efektif dari OJK per Tanggal 3 Januari 2023, dan siap untuk segera melantai di bursa pada awal tahun ini. Bank Sumut merencanakan melaksanakan Public Expose pada Senin 9 Januari 2023 mendatang.

Hadi Sucipto juga memaparkan kondisi kinerja keuangan Bank Sumut (sebelum diaudit) yang baik, ditandai dengan peningkatan laba sebesar 15,15% YoY atau sebesar Rp706 miliar dari posisi Desember tahun lalu sebesar 614 Milyar.

“Asset Bank Sumut tercatat sebesar Rp40,6 triliun, penyaluran kredit sebesar Rp27,8 triliun atau meningkat sebesar 10,58% YoY dari sebelumnya Rp25,1 triliun pada Desember 2021. Bank Sumut juga tercatat berhasil menghimpun Dana Pihak ketiga sebesar Rp31,9 triliun atau meningkat 3% YoY dari Desember 2021 sebesar Rp30,9 triliun,” pungkas Hadi (rilis)