Virus Corona

Bupati Serang Bentuk Tim Khusus Guna Evakuasi 8 Mahasiswa dari Tiongkok


Pelayananpublik.id – Tim Khusus untuk mengevakuasi dibentuk Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah untuk memulangkan para mahasiswa asal Kabupaten Serang dan Banten umumnya yang tertahan di Tiongkok saat mewabahnya virus Corona.

Saat ini Tim sudah melakukam komunikasi dengan para mahasiswa yang menyatakan ingin pulang ke Indonesia.

Berdasarkan Informasi dari salah satu mahasiswa yang tertahan yakni Rifani (Kota Serang), Fadel Ramadhan (Kota Serang), Herawati (Kota Serang), Rio Priyanto (Kota Serang), Syah Abriyatna (Kab. Serang), Kenny Eliezer Jaya (Kota Tangerang Selatan), Muhammad Pajar (Kab. Serang), dan Soelthan Andhara Kelvin (Kab. Tangerang).

Sekretaris Dinas Sosial Sri Rahayu mengatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak Dinsos Provinsi Banten untuk sama-sama berkoordinasi membantu para mahasiswa.

“Alhamdulillah para mahasiswa dalam keadaan sehat, tetapi berdasarkan komunikasi dengan mereka, stok makanan dan masker sudah menipis,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Serang, Pemprov Banten, dan pemerintah pusat dipastikan akan melakukan upaya maksimal untuk membantu para mahasiswa asal Indonesia yang tertahan di Tiongkok.

“Kita doakan bersama, semoga mereka dalam keadaan sehat dan bisa kembali ke Tanah Air,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya, Bupati Serang sudah menugaskan Dindikbud dan Dinas Sosial (Dindos) untuk berkoordinasi dan mengevakuasi para mahasiswa.

“Alhamdulillah kami sudah terhubung dengan beberapa mahasiswa yang tertahan di Tiongkok, mereka dalam keadaan sehat, dan ingin dipulangkan ke Indonesia,” kata Asep kepada awak media.

Asep mengatakan, Bupati Serang langsung memimpin Tim Khusus, dan telah menugaskan Dinsos Kabupaten Serang untuk juga berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Banten. Kemudian Dindikbud melakukan koordinasi dengan kementerian dan KBRI di Tiongkok.

“Intinya, kami akan melakukan upaya maksimal untuk memulangkan rekan-rekan kita yang tertahan di Tiongkok,” ujarnya. (Kimi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.