Berita Asahan

Jembatan Bally Senilai Rp7,5 Miliar, Materialnya Dicuri OTK

Pelayananpublik.id – Aksi pencurian material Jembatan Bally membuat resah masyarakat. Pasalnya ketahanan jembatan jadi berkurang akibat banyak material yang dicuri.

Jembatan Bally dibangun Pemkab Asahan pada tahun anggaran 2017 dengan dana sebesar Rp7,5 miliar.

Pembangunan jembatan itu untuk menghubungkan Kelurahan Mutiara dengan Kelurahan Kedai Ledang, Kabupaten Asahan.

Tujuan pembangunan jembatan Bally juga untuk mempemudah akses masyarakat menghindari kemacetan di jalan raya.

Diduga sudah beberapa kali terjadi pencurian material rangka baja untuk pengikat bagian atas jembatan. Hal itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait berkurangnya kekuatan jembatan Bally.

”Sekarang, kita lebih waswas bila melintas di Jembatan ini, padahal setiap harinya jembatan ini kita gunakan untuk ngantar anak sekolah” ungkap Dedi, warga Kelurahan Kedai Ledang, saat melintas di lokasi Senin (20/1/2020).

(foto : Jembatan Bally Asahan dicuri. ist)

Terkait hal tersebut, Kadis Kominfo Asahan, Rahmat Hidayat Siregar menyampaikan bahwa Pemkab Asahan akan koordinasi dengan Polres Asahan untuk menindaklanjuti dugaan aksi pencurian material jembatan Bally oleh orang tak dikenal (OTK).

“Baca juga Berita Asahan yang lain di Sini”

Rahmat juga menyarankan agar Camat, Lurah dan Kepling dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat guna mencegah pencurian material jembatan Bally terjadi lagi.

”Kita mengharapkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama dengan Pemerintah Setempat lakukan pemantauan dalam mencegah aksi pencurian material jembatan, terlebih jembatan tersebut memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat,” imbau Rahmat. (siswanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *