India Hancurkan Rumah Muslim yang Protes Penghinaan Nabi Muhammad

Pelayananpublik.id- Sentimen keagamaan antara Hindu dan Muslim di India semakin tajam. Apalagi baru-baru ini politisi India mengejek Nabi Muhammad SAW yang memancing protes dari warga muslim.

Sebagai tanggapan pihak berwenang India justru menghancurkan rumah orang-orang yang berpartisipasi dalam protes tersebut.

Para korban dituduh menyebarkan kekerasan selama protes baru-baru ini terhadap pernyataan kebencian juru bicara partai BJP tentang Nabi Muhammad.

bank sumut selamat hari raya idul fitri

“Rumah-rumah di kota Kanpur, Saharanpur dan Prayagraj (sebelumnya Allahabad) dihancurkan di tengah kehadiran polisi yang ketat atau akan dihancurkan,” kata warga dikutip dari Republika.co.id, Senin (13/6/2022).

Sebagai informasi, pemerintah daerah setempat yang banyak di antaranya milik BJP sayap kanan Narendra Modi, mengklaim rumah-rumah itu adalah bangunan ilegal.

Dilansir dari Hindustan Times, Kepala menteri negara bagian terbesar di India Uttar Pradesh, Yogi Adityanath yang dikenal karena komentarnya yang penuh kebencian dan menghasut terhadap Muslim, mengatakan penghancuran rumah akan terus dilakukan untuk melenyapkan ‘penjahat dan mafia’.

Ribuan Muslim selama beberapa minggu terakhir memprotes komentar menghina yang dilakukan oleh juru bicara partai BJP yang sekarang ditangguhkan. Polisi menanggapi dengan paksa. Puluhan video online yang menunjukkan polisi secara brutal memukuli pengunjuk rasa dengan tongkat dan pentungan.

Selain itu, sekitar 230 orang sejauh ini telah ditangkap dari tujuh distrik di Uttar Pradesh menyusul protes yang berubah menjadi kekerasan setelah sholat Jumat pada 10 Juni.

Sementara ratusan pendemo lainnya telah ditangkap di seluruh India, dan dua orang tewas di kota timur Ranchi diduga selama penembakan polisi.

India juga dilaporkan memakai penghancuran rumah sebagai hukuman terhadap mereka yang dicurigai melakukan kejahatan. Banyak rumah yang diratakan milik anggota komunitas Muslim India.

Awal tahun ini, otoritas pemerintah di Madhya Pradesh, Delhi dan Gujarat menghancurkan rumah, toko, dan pintu masuk ke sebuah masjid segera setelah ekstremis Hindu sayap kanan mengorganisir aksi unjuk rasa di wilayah Muslim. Beberapa negara Muslim dan Arab, termasuk Qatar, Arab Saudi, Iran, dan Indonesia mengutuk pernyataan juru bicara partai BJP Napur Sharma yang mengolok Nabi Muhammad. (*)