Seorang Ibu Meninggal Dunia Saat Mau Antre Minyak Goreng, Ini Kata Alfamidi

Pelayananpublik.id– Terbatasnya jumlah minyak goreng dengan harga normal membuat para ibu berebut dan rela antre di minimarket terdekat.

Peristiwa sedih terjadi saat masyarakat berlomba antre minyak goreng di gerai Alfamidi
Jalan Kampung Cina, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Seorang ibu yang diketahui bernama Sandra meningal dunia jelang mengantre minyak goreng. Awalnya Sandra memang sudah merasakan sakit dada karena ia memang memiliki asma. Namun dirinya tetap bersikeras untuk ikut mengantre minyak goreng bersama warga yang lain.

Namun saat turun dari motor, ia langsung jatuh dan kejang, lalu dilarikan ke rumah sakit. Dalam perjalanan Sandra menghembuskan nafas terakhir.

Terkait itu, Corporate Communication Manager PT Midi Utama Indonesia Arif Nursandi meminta maaf kejadian tersebut.

“Kami turut berduka sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” terangnya dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (13/3/2022).

Sebagai perwakilan dari perusahaan, ia juga memohon maaf lantaran belum bisa menyediakan stok minyak goreng sesuai kebutuhan masyarakat di Berau.

“Minimnya persediaan minyak goreng ini terjadi karena terbatasnya pengiriman dari pemasok. Semoga masyarakat (Berau dan Kaltim) bisa sedikit bersabar dalam kondisi seperti ini,” harapnya.

Sebelumnya, Kapolsek Teluk Bayur AKP Kasiyono yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Korban bernama Sandra, 41 tahun. Dia merupakan warga Teluk Bayur dan punya riwayat penyakit asma.

“Kejadian tadi pagi, sekitar jam 7. Saat korban hendak bergabung dengan warga lainnya di depan toko, dia tiba-tiba jatuh, batuk-batuk dan kejang-kejang,” ucap AKP Kasiyono.

“Meninggalnya saat perjalanan ke rumah sakit,” lanjut dia.

Warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Bayur yang tak jauh dari lokasi kejadian. Keterangan saksi pun dihimpun. Ada tiga warga yang dimintai keterangan. Diketahui, sesaat sebelum kejadian, Sandra belum sempat bergabung dengan warga yang menunggu toko buka.

“Turun dari motor langsung terjatuh. Dari keterangan suami, dia sudah melarang istrinya ikut antre minyak goreng karena mengeluh dadanya sakit,” tutupnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *