Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli dan Secara Umum

Pelayananpublik.id- Ekonomi sangat dekat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Sebab kegiatan ekonomi terjadi setiap hari di tengah masyarakat.

Karena itu ekonomi juga menjadi bidang ilmu yang dipelajari banyak orang.

Lalu apa itu ekonomi?

Secara etimologis, ekonomi berasal dari dua kata yakni oikos dan nomos. Dimana oikos berarti rumah tangga atau keluarga, dan nomos berarti aturan.

Sehingga ekonomi bisa diartikan sebagai segala aturan atau managemen dalam rumah tangga.

Sementara menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), ekonomi berarti cabang ilmu yang tertuju pada asas-asas produksi, distribusi, pemakaian barang atau kekayaan.
Adapun kekayaan yang dimaksud termasuk uang, perdagangan atau segala perindustrian, serta yang berkaitan dengan pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dan sebagainya.

Pengertian ekonomi yang lainnya adalah suatu ilmu yang mempelajari berbagai aktivitas perilaku manusia (sosial) yaitu berupa kegiatan produksi, distribusi, serta konsumsi terhadap barang dan jasa.

Ilmu ekonomi juga dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang usaha manusia dalam mencapai kemakmuran.

Nah, agar lebih jelas berikut ini kami rangkumkan pengertian ekonomi menurut para ahli.

1. Aristoteles, mengatakan ilmu ekonomi adalah suatu cabang yang bisa digunakan melalui dua jalan yaitu adanya kemungkinan untuk dipakai dan kemungkinan untuk ditukarkan dengan barang. (Nilai pemakaian dan nilai pertukaran).

2. Adam Smith mengungkapkan pengertian ekonomi adalah ilmu sistematis yang mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan tertentu.

3. M. Manullang mendefenisikan ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari tentang bagaimana memenuhi keinginan manusia atau masyarakat demi tercapainya kemakmuran.

4. Richard G. Lipsey mengartikan ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari pemanfaatan sumber daya yang langka guna media yang tidak terbatas.

5. Khursid Ahmad menyatakan bahwa pengertian ekonomi adalah suatu usaha sistematis untuk memahami permasalahan ekonomi dan perilaku manusia dalam hubungan dengan permasalahan tersebut dari sudut pandang Islam.

6. Suherman Rosyidi menyebut pengertian ilmu ekonomi adalah cabang ilmu pengetahuan yang sungguh-sungguh memberikan pengetahuan.

7. Menurut Louis Cantori mengatakan ilmu ekonomi merupakan ilmu yang didasari atas segi Islam. Yaitu mengenai masalah yang menjamin berputarnya harta yang dimiliki oleh manusia.

8. Hermawan Kertajaya mendefenisikan ekonomi sebagai suatu wadah yang didalamnya terdapat sektor-sektor industri yang sudah melekat.

9. Gregori Mankiw berpandangan bahwa ilmu ekonomi ialah cabang ilmu yang di dalamnya memperlajari tentang bagaimana cara masyarakat dalam mengelola sumber daya yang langka.

10. Abraham Maslow memaparkan bahwa ekonomi adalah ilmu yang berguna untuk menyelesaikan berbagai permasalahan hidup manusia.

11. John Stuart Mill mengartikan ekonomi sebagai cabang ilmu praktis atau sains praktikal yang mempelajari tentang seluk beluk penagihan dan pengeluaran. Juga tentang kegiatan produksi dan distribusi kekayaan.

12. Amwal berpendapat ilmu ekonomi adalah ilmu untuk menentukan sebuah keputusan yang efektif. Keputusan ini diambil guna mengelola sumber daya yang ada. Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat.

13. Penson menyatakan ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari mengenai sebuah kesejahteraan material pada setiap diri manusia. Kesejahteraan material ini dapat berupa barang atau jasa.

15. J. B. Say mendefenisikan ilmu ekonomi sebagai suatu kajian ilmu yang di dalamnya terdapat berupa peraturan yang bisa saja mengatur kekayaan seseorang.

Prinsip Ilmu Ekonomi

Dalam ekonomi ada tiga kegiatan yang biasa dilakukan yakni produksi, distribusi dan konsumsi. Nah, ilmu ekonomi memiliki prinsip yang diterapkan dalam masing-masing kegiatan tersebut.

Prinsip ilmu ekonomi sendiri dipakai untuk panduan mencapai perbandingan rasional antara pengorbanan dan hasilnya atau dengan kata lain mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan pengorbanan sekecil-kecilnya.

Prinsip ekonomi pada dasarnya membuat seseorang meminimalkan kerugian yang ia derita.

Berikut ini pembagian prinsip-prinsip ilmu ekonomi yang perlu kamu ketahui:

1. Prinsip Ekonomi di Produksi

Prinsip ekonomi produksi sebagai dasar dalam menghasilkan berbagai barang dan jasa yang sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi serta pengorbanan tertentu.

Sebagai contoh penerapannya diantaranya saat membuka tempat usaha yang dekat dengan bahan baku, tenaga kerja atau daerah pemasaran, kemudian menggunakan tenaga kerja yang terampil, Memilih bahan baku yang berkualitas terbaik, namun dengan harga ekonomis, hingga ke penentuan harga jual yang menguntungkan masuk ke dalam prinsip ekonomi produksi.

2. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi

Selain produksi prinsip ekonomi juga diterapkam.ke Pada suatu kegiatan ekonomi, distribusi merupakan penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Sebagai contoh, misalnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan, penyaluran barang yang selalu tepat waktu dan tidak pernah terlambat, Menggunakan beragam sarana distribusi dengan harga murah, membeli barang dari produsen secara langsung, menyediakan barang dan jasa yang populer bagi konsumen.

3. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi

Pada suatu kegiatan ekonomi, konsumsi merupakan upaya untuk memperoleh kepuasaan sebesar-besarnya dari suatu barang atau jasa dengan pengorbanan dan penggunaan anggaran tertentu.

Contoh misalnya penerapannya mulai dari hanya Membeli barang hanya yang berkualitas, Membeli barang dengan harga yang cukup terjangkau, Membuat daftar barang apa saja yang dibutuhkan dan mengadakan proses tawar menawar sebelum membeli sesuatu.

Demikian ulasan mengenai apa itu ekonomi, dan pengertian ekonomi menurut para ahli. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *