Pengertian Proposal Usaha, Manfaat, Unsur, Jenis dan Cara Membuatnya

Pelayananpublik.id- Dalam mengembangkan usaha kadang diperlukan suntikan modal yang cukup besar. Modal ini bisa didapatkan dari perusahaan atau orang yang akan meminjamkan dana sebagai investor.

Namun, tak jarang mendapatkan investor justru susah padahal usaha Anda sangat menjanjikan.

Nah, disitu Anda perlu membuat proposal usaha yang bagus agar investor tertarik mendanai Anda.

Proposal usaha biasanya berisi tentang profil perusahaan Anda, produknya, pangsa pasar hingga proyeksi keuntungan yang akan diraih dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Proposal usaha tentu sangat bermanfaat bagi perkembangan usaha Anda. Anda bisa memilih salahsatu dari beberapa jenis proposal usaha untuk diajukan, sesuai usaha Anda.

Namun sebelum beranjak lebih jauh, mari kita simak dulu apa pengertian proposal usaha.

Pengertian Proposal Usaha

Dari segi bahasa proposal berasal dari bahasa Imggris yakni to propose berarti mengajukan, secara bahasa proposal dapat di artikan sebagai bentuk pengajuan atau permohonan.

Adapun penawaran itu dapat berupa ide, gagasan, pemikiran atau sebuah rencana kerja yang diberikan kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, baik itu yang sifatnya izin, persetujuan, dana dan lain-lain.

Proposal bisa juga diartikan sebagai sebuah tulisan atau pemaparan yang dibuat oleh penulis yang bertujuan untuk melakukan penjabaran atau menjelaskan sebuah rencana dengan suatu tujuan atau kegiatan kepada pembaca atau pihak yang menjadi target.

Jadi, bisa dikatakan, proposal usaha adalah dokumen tertulis yang disiapkan oelah wirausahawan yang menggambarkan semua unsur yang relevan.

Proposal usaha mencakup sasaran dan strategi. Sasaran di sini adalah apa yang dicapai perusahaan, sedangkan strategi adalah arah tindakan untuk mencapai sasaran usaha.

Manfaat Proposal Usaha

1. Untuk Menguji Kelayakan Ide Bisnis

Proposal usaha bermanfaat untuk membantu Anda menguji, apakah ide bisnis yang tercetus layak untuk dipertahankan atau tidak. Dengan demikian, Anda tak membuang banyak uang, waktu, dan tenaga pada ide bisnis yang kurang tepat atau bahkan tidak berlaku lagi di kalangan masyarakat.

Jadi proposal usaha membantu pengusaha dalam melakukan riset yang lebih dalam di bidang industri itu sendiri.

2. Membuat Perencanaan Bisnis yang Efektif

Rencana bisnis ini juga akan membantu Anda meninjau apa saja tujuan yang telah dicapai selama ini, perubahan apa saja yang dibutuhkan, perbaikan apa yang patut ditambahkan, dan lain sebagainya.

3. Mengatur Sekaligus Mengamankan Pendanaan

Manfaat membuat proposal usaha juga adalah untuk mengumpulkan dukungan dana dari investor.

Karena itu Anda memiliki proposal usaha yang jelas. Apalagi bagi bisnis yang sudah berdiri cukup lama dan membutuhkan dana yang lebih banyak.

4. Menarik investor ataupun donatur

Bukan hanya dana, dukungan dari investor bisa berbagai macam termasuk izin, tempat, dan lainnya.

Dengan proposal usaha yang memadai, maka Anda bisa menarik investor yang tentunya bermanfaaat untuk keberlangsungan usaha Anda.

5. Mengembangkan Usaha dan Mencapai Sukses

Setelah mendapatkan dukungan dari investor maka Anda berkesempatan mengembangkan bisnis Anda hingga peluang untuk sukses semakin besar.

Sebagian besar pebisnis sepakat, bahwa proposal usaha bisa membantu bisnis mereka untuk meraih peluang kesuksesan yang lebih tinggi di tengah ketatnya persaingan.

Jenis Proposal Usaha

– Proposal Usaha Formal, yakni dibuat dengan cara formal digunakan untuk merespon permintaan proposal dari pihak lain yang hendak bekerja sama dengan perusahaan yang Anda kelola.

Proposal formal biasanya isinya sedikit menyesuaikan dengan yang diminta oleh klien supaya bisa lebih mudah dimengerti sehingga terbangun kerja sama yang baik antara satu dan lainnya.

– Proposal Usaha Informal, yakni proposal satu ini sengaja dibuat oleh calon pembeli yang tertarik dengan produk usaha. Proposal informal dibuat dengan melihat siapa klien yang meminta dan isinya pun harus sesuai dengan sudut pandang klien yang bersangkutan.

– Unsolicited Proposal, yakni proposal yang dibuat tanpa ada permintaan secara resmi dan tidak diminta secara jelas. Biasanya, proposal semacam ini berupa brosur ataupun email blast.

Cara Membuat Proposal Usaha

Untuk membuat sebuah proposal usaha, Anda harus memahami unsur-unsur yang terkandung dalam proposal itu.

Jangan sampai unsur yang penting justru tertinggal dan tidak terkandung dalam proposal itu.

Untuk itu, berikut kami rangkum beberapa unsur penting yang harus ada dalam sebuah proposal usaha.

Unsur Proposal Usaha

– Pendahuluan, isinya penjelasan tentang bisnis yang sedang atau yang akan Anda jalankan. Termasuk visi-misinya, latar belakang usaha yang dijalankan seperti apa, dan juga menjalaskan keadaan pasar.

– Profil Bisnis, isinya penjelasan tentang jenis usaha Anda jalankan, nama bisnis lokasi dan potensinya.

– Jenis Bisnis, isinya penjelasan tentang jenis bisnis apa yang ingin atau sedang Anda jalankan secara singkat. Misalnya usaha kuliner, street food, garmen, atau yang lain.

– Nama Bisnis, yakni merk atau brand produk Anda. Nama atau brand produk Anda harus menarik, gampang diingat dan relevan dengan produknya.

– Lokasi

Salah satu hal yang sangat penting dalam berbisnis adalah pemilihan lokasi terlebih jika kamu menjualnya secara langsung maka pemilihan lokasi adalah hal mutlak yang harus kamu perhatikan.

Jangan lupa cantumkan lokasi perusahaan Anda di proposal dan segala akses yang bisa dikontak.

– Struktur Organisasi Perusahaan, isinya daftar nama pengurus usaha Anda. Misalnya, direktur, wakil direktur, manager, penanggung jawab divisi hingga karyawan.

– Produk Perusahaan, isinya ulasan detail mengenai produk yang akan dipasarkan. Termasuk bagaimana produk itu dibuat untuk memenuhi permintaan pelanggan. Hal ini juga akan dipertimbangkan oleh pemodal. Ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar modal yang harus dikeluarkan dalam produksi.

Dalam penjelasan mengenai produk, jangan lupa beberkan keunggulan dari produk Anda dibandingkan pesaingnya.

– Target Pasar, isinya penjelasan kemana produk akan dipasarkan, siapa target pasarnya, apakah warga daerah tertentu, pelajar, mahasiswa, dan lainnya. Dalam ilmu marketing hal ini disebut sebagai STP atau kepanjangan dari segmentation, targeting, dan positioning.

– Strategi Pemasaran, isinya bagaimana produk akan dipasarkan. Anda wajib menjelaskan dengan rinci strategi pemasaran apa yang akan dilakukan dalam penjualan produk yang dijual.

— Laporan¬†Keuangan, isinya keterangan alokasi dana, perhitungan laba, dan juga perhitungan bagi hasil.

– Penutup, isinya kata kata terakhir untuk meyakinkan investor, mengetuk hati investor agar lebih tertarik serta doa dan harapan kamu atas proposal yang kamu berikan. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas kesediaanya membaca proposal Anda.

– Lampiran, isinya, Biodata pemiliki usaha, Surat perjanjian, Surat ijin usaha, Sertifikat usaha atatu kepelatihan, foto produk dan lokasi usaha.

Membuat Proposal Usaha

Untuk membuat proposal usaha Anda harus memasukkan semua unsur yang sudah disebutkan di atas. Selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat proposal usaha.

1. Sasaran Proposal

Ketika ingin melayangkan proposal ke bank, mungkin Anda harus membuatnya dengan bahasa yang formal dan teratur. Tapi ketika calon imvestor Anda adalah orang yang suka keterbukaan maka proposal Anda harus dibuat semenarik mungkin dengan bahasa yang mudah dicerna dan tidak membosankan.

2. Fleksibilitas

Pastikan proposal usaha Anda bisa digunakan untuk berbagai kalangan investor dan tetap menarik dibaca.

3. Batas Waktu

Sub-sub tujuan proposal usaha harus dibuat secara berkesinambungan dan adanya evaluasi wwaktu atau kemajuan yang akan dicapai di dalam usaha.

Demikian ulasan mengenai apa itu proposal usaha, manfaat, unsur hingga cara membuatnya. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *