Pemerintah Akui Sempat Anggap Enteng Covid-19

Pelayananpublik.id- Pemerintah Indonesia terus berupaya menangani penyebaran virus Covid-19 yang sudah merebak di Tanah Air sejak 2019 silam. Bahkan kasus di Indonesia terbilang parah karena tertinggi se-Asia saat ini.

Pemerintah pun mengakui sempat anggap enteng virus ini dan mengira akan bisa menanganinya dalam satu tahun. Ternyata perkiraan itu meleset. Hingga 2021, kasus Covid-19 bukan hilang tapi malah makin parah.

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Raden Pardede mengakui awalnya pemerintah memperkirakan Covid-19 hanya berlangsung paling lama setahun yakni di tahun 2020 saja.

bank sumut selamat hari raya idul fitri

Ia pun menyebut hal ini diperparah dengan munculnya varian baru yang bahkan lebih ganas dari varian asli seperti delta.

“Tahun lalu kita anggap enteng dan menganggap setahun (selesai), tapi ternyata tahun ini masih alami (Covid-19),” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (13/8/2021).

Bahkan, kemungkinan besar virus ini masih akan hidup berdampingan dengan masyarakat dunia termasuk Indonesia hingga tahun depan.

“Tahun depan mungkin sebagian besar negara masih mengalami (pandemi Covid-19). Karena sekarang ada varian baru delta yang bikin pusing,” kata dia.

Oleh karenanya, kata dia, saat ini yang bisa dilakukan adalah mencoba untuk bisa hidup berdampingan dengan virus sembari tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat.

Tentunya ini dilakukan sejalan dengan percepatan program vaksinasi agar kekebalan komunal tercapai dan diharapkan varian baru yang lebih ganas tidak muncul.

“Semoga nggak ada varian lainnya seperti delta plus, z dan varian-varian lain. Kalau tidak ada itu perkiraan kita bisa selesai lebih cepat,” tegasnya. (*)