Pengertian Pendidikan Secara Umum dan Tujuannya

Pelayananpublik.id- Pendidikan merupakan hal vital dalam pembangunan negara dan bangsa. Pendidikan juga merupakan hak dasar bagi warga negara.

Konon jika sistem pendidikan di sebuah negara baik, maka negara itu akan maju.

Lalu apa sebenarnya pengertian pendidikan itu sendiri dan apa tujuannya? Simak ulasan yang berikut ini.

Pengertian Pendidikan Secara Umum

Secara umum pendidikan berarti usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Pengetian pendidikan Menurut UU No. 20 Tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar pesertadidik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

Selain itu pengertian juga bisa didefenisikan sebagai usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau  untuk kemajuan lebih baik.

Jadi bisa disimpulkan tingginya pendidikan berbanding lurus dengan tingginya taraf hidup masyarakat. Termasuk taraf kesehatan, sosial dan budaya masyarakat itu sendiri.

Jika diartikan secara Etimologi, pendidikan berasal bahasa Latin yakni educatum yang tersusun dari dua kata yaitu E dan Duco dimana kata E berarti sebuah perkembangan dari dalam ke luar atau dari sedikit banyak, sedangkan Duco berarti erkembangan atau sedang berkembang.

Sehingga pendidikan adalah proses mengembangkan kemampuan diri sendiri dan kekuatan individu.

Nah, menurut ilmu bahasa, pendidikan berasal dari kata “pedagogi” yaitu “paid” yang artinya anak serta “agogos” yang artinya menuntun, jadi pedagogi yaitu pengetahuan dalam menuntun anak.

Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia, kata pendidikan berasal dari kata dasar “didik” dengan memperoleh imbuhan “pe” serta akhiran “an”, yang artinya langkah, sistem atau perbuatan mendidik.

Arti Pendidikan Menurut Para Ahli

1. Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara adalah Bapak Pendidikan Nasional Indonesia. Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, supaya nantinya mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

2. Ahmad D. Marimba

Marimba menyebut pendidikan adalah bimbingan atau bimbingan secara sadar oleh pendidik terdapat perkembangan jasmani dan rohani terdidik menuju terbentuknya keperibadian yang utama.

3. Martinus Jan Langeveld

Jan Langeveld mendefenisikan pendidikan sebagai upaya menolong anak untuk dapat melakukan tugas hidupnya secara mandiri supaya dapat bertanggung jawab secara susila. Pendidikan merupakan usaha manusia dewasa dalam membimbing manusia yang belum dewasa menuju kedewasaan.

4. Gunning dan Kohnstamm

Pendidikan adalah proses pembentukan hati nurani. Sebuah pembentukan dan penentuan diri secara etis yang sesuai dengan hati nurani.

5. Stella Van Petten Henderson

Stella Van Petten Henderson mengatakan pendidikan adalah kombinasi pertumbuhan, perkembangan diri dan warisan sosial.

6. Prof. Herman H. Horn

Menurut Horn pendidikan merupakan satu sistem dari penyesuaian lebih tinggi untuk makhluk yang sudah berkembang secara fisik serta mental yang bebas dan sadar pada Tuhan seperti termanifestasikan dalam alam sekitar, intelektual, emosional serta tekad dari manusia.

Tujuan Pendidikan

Setelah menyimak pengertian pendidikan secara umum dan berdasarkan pendapat ahli, tentu Anda bisa menyimpulkan tujuan dari diselenggarakannya pendidikan.

Menurut UU No. 2 Tahun 1985, tujuan pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsadan mengembangkan manusia yang seutuhnya yaitu yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan bangsa.

Sementara menurut MPRS No. 2 Tahun 1960 tujuan pendidikan adalah membentuk pancasilais sejati berdasarkan ketentuan-ketentuan yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945 dan isi UUD 945.

UU. No.20 Tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional dalam pasal 3 menyebutkan tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sedangkan tujuan pendidikan menurut United Nations, Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) adalah meningkatkan kualitas suatu bangsa lewat empat pilar pendidikan yakni learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together.

Demikian ulasan mengenai pengertian pendidikan secara umum, menurut ahli hingga tujuannya. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *