Apa Itu GPS, Cara Kerja, Manfaat, Jenis dan Cara Menggunakannya

Pelayananpublik.id- Jika Anda memiliki smartphone maka seharusnya Anda tidak asing lagi dengan istilah GPS. Sebab GPS berada dalam ponsel Anda dan itulah yang menyebabkan keberadaan Anda bisa dilacak.

GPS berhubungan dengan letak atau lokasi. Pada ponsel zaman now bahkan kita bisa dengan sangat mudah menemukan lokasi sesuatu yang kita cari.

Namun apa sebenarnya GPS itu dan bagaimana cara kerjanya?

Pengertian GPS

GPS adalah singkatan dari Global Positioning System yang merupakan sistem navigasi yang menggunakan satelit didesain agar dapat menyediakan posisi secara instan, kecepatan dan informasi waktu di hampir semua tempat di muka bumi, setiap saat dan dalam kondisi cuaca apapun.

Dengan menggunakan alat ini, pengguna akan sangat mungkin dapat melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real-Time.

Sekarang fungsi GPS dalam menentukan lokasi banyak diaplikasikan dalam berbagai hal, mulai dari software navigasi, olahraga, ride sharing, hingga bermain game.

Tentu saja ada teknologi canggih yang terlibat di dalamnya. GPS menggunakan teknologi berbasis konstelasisatelit yang membantu gadgetdalam menentukan posisinya di muka bumi.

Sejarah GPS

Awalnya, sebelum GPS ditemukan para ilmuwan meluncurjan satelit ke orbit bumi.

Para ilmuwan ketika itu menemukan bahwa mereka bisa melacak posisi satelit dengan mengamati pergesaran sinyal radionya atau dari efek dopplernya dari bumi.

Pertengahan 60-an, militer AS mulai melakukan eksperimen navigasi dengan satelit untuk melacak pergerakan kapal selam nuklirnya.

Hasilnya, eksperimen itu sukses, mereka bisa menemukan kapal selam nuklir itu lewat navigasi.

Kemudian pada dekade berikutnya Departemen Pertahanan AS mulai meluncurkan satelit GPS yang mulanya bernama Navstar, kependekan dari Navigation System with Timing and Ranging.

Awalnya GPS cuma bisa dipakai oleh militer AS saja. Namun, kebijakan tersebut berubah setelah insiden pesawat Korean Airlines yang ditembak jatuh karena nyasar ke wilayah larangan terbang Uni Soviet pada 1983.

Presiden AS Ronald Reagan pun memutuskan untuk membuka akses publik ke sistem navigasi GPS yang pada saat itu sebenarnya masih bersifat rahasia, demi mempermudah navigasi untuk kebaikan bersama.

Pada Desember 1993, sistem navigasi GPS sudah siap beroperasi secara penuh dengan konstelasi yang terdiri dari 24 buah satelit di orbit bumi.

Itulah awal dari teknologi navigasi GPS yang ada dalam smartphone Anda saat ini.

Cara Kerja GPS

Seperti yang disebutkan di atas, GPS bekerja dengan menggunakan konstelasi satelit.

Jadi pada sistem GPS itu ada 3 bagian yakni satelit di angkasa, stasiun pengendali di bumi, dan receiver alias perangkat penerima sinyal satelit yang berada di tangan pengguna, contohnya ponsel pintar.

Dijelaskan Garmin-salah satu perusahaan pembuat perangkat navigasi-satelit GPS mengorbit bumi sebanyak dua kali dalam sehari.

Ketika mengorbit ini mereka memancarkan sinyal unik dan parameter orbit untuk ditangkap oleh receiver di bumi.

Alat receiver kemudian menghitung jarak antara dirinya dan satelit GPS dengan mengukur waktu yang dibutuhkan untuk menerima sinyal dari masing-masing satelit.

Informasi jarak inilah yang kemudian bisa dipakai untuk menentukan posisi receiver di bumi melalui teknik trilateration, yakni mencari titik persilangan di antara radius jarak tiga satelit GPS terdekat.

Sementara untuk menentukan lokasi dan melacak pergerakan dua dimensional (garis bujur dan lintang), receiver membutuhkan sinyal dari tiga satelit.

Dengan 4 satelit atau lebih, bisa dilakukan pelacakan posisi secara tiga dimensi (garis bujur dan lintang, serta ketinggian).

Hebstnya, satelit-satelit GPS berada dalam konstelasi yang mencakup seluruh permukaan bumi. Oleh sebab itu, di lokasi manapun di planet ini, receiver selalu bisa “melihat” dan mendapat sinyal dari setidaknya 4 satelit GPS di langit.

Usai mendapatkan informasi lokasi, receiver pun bisa menghitung berbagai hal seperti kecepatan, arah (bearing), jarak ke tujuan, dan lain-lain.

GPS biasanya bisa melacak posisi receiver dengan akurat hingga radius 10 meter atau kurang.

Namun, ada beberapa faktor yang mempengaruhi akurasinya seperti lingkungan dengan gedung-gedung tinggi atau pepohonan rapat yang bisa menghalangi penerimaan sinyal satelit.

Sinyal satelit juga kesulitan menembus bangunan sehingga GPS lebih sukar mengunci posisi saat receiver berada dalam situasi indoor ketimbang outdoor.

Manfaat GPS

1. Militer

Manfaat GPS bagi militer tentu sangat besar. Itu kenapa yang pertama kali mengembangkan GPS adalah militer.

GPS biasanya digunakan untuk keperluan perang, seperti menuntun arah bom, atau mengetahui posisi pasukan berada. Dengan cara ini maka kita bisa mengetahui mana teman, mana lawan untuk menghindari salah target ataupun menentukan pergerakan pasukan.

2. Navigasi

Sesuai tujuan utama pembuatannya, GPS banyak digunakan sebagai alat navigasi seperti kompas.

Saat ini ponsel pintar telah dilengkapi dengan GPS sehingga bisa menjadi alat navigasi juga.

Teknologi ini juga sangat membantu taksi online dan ojek online melakukan pekerjaan mereka untuk mengantarkan penumpang.

3. Sistem Informasi Geografis

Untuk keperluan Sistem Informasi Geografis, GPS sering juga diikutsertakan dalam pembuatan peta, seperti mengukur jarak perbatasan, ataupun sebagai referensi pengukuran.

4. Pelacak kendaraan

Kegunaan lain GPS adalah sebagai pelacak kendaraan. Dengan bantuan GPS, pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada di mana saja kendaraannya/aset bergeraknya berada saat ini.

5. Pemantau Gempa

Bukan cuma soal navigasi, GPS juga bisa melacak pergerakan tanah, yang ordenya hanya milimeter dalam setahun.

Pemantauan pergerakan tanah berguna untuk memperkirakan terjadinya gempa, baik pergerakan vulkanik ataupun tektonik.

6. Navigasi Pesawat Terbang

Selain di darat dan laut, GPS tentu juga berguna untuk navigasi angkutan udara seperti pesawat terbang.

Kebanyakan sistem penerbangan menggunakan alat GPS biasa dalam penerbangan, kecuali ketika mendarat dan lepas landas, sama seperti alat elektronik lain.

Sebaliknya, sebagian penerbangan juga memasukkan GPS ke dalam sistem hiburan penerbangan. Dengan pengamatan GPS, maka informasi posisi 3D, kecepatan dan percepatan pesawat terbang dapat ditentukan secara teliti.

7. Penangkapan Ikan

Trimble memperkenalkan penerima GPS pertama di dunia untuk navigasi laut pada tahun 1985. Ini juga digunakan para penangkap ikan ketika mereka berada di laut dan ketika ingin kembali ke daerah mereka. Dengan GPS mereka bisa menemukan perairan terbaik untuk menangkap ikan tanpa perlu tersasar.

Jenis GPS

Teknologi canggih GPS membuat banyak orang tertarik, sehingga teknologi ini dikembangkan oleh negara-negara adikuasa selain AS.

Rusia misalnya yang mengembangkan GLONASS.

GLONASS adalah singkatan dari Globalnaya Navigatsionnaya Sputnikivaya Sistema (Sistem Satelit Navigasi Global). Pengembangannya dimulai pada 1976.

Konstelasi satelit GLONASS selesai diluncurkan pada 1995, namun kapasitasnya sempat menurun karena terbengkalai pada akhir dekade tersebut. Rusia kemudian merestorasi GLONASS sehingga kembali beroperasi penuh pada 2011

Jumlah satelit yang mengorbit dalam konstelasi GLONASS lebih sedikit dibanding GPS, yakni 24 buah berbanding 30-an yang aktif untuk GPS saat ini, namun tingkat akurasi keduanya relatif sama.

Uni Eropa juga mengembangkan sistem satelit navigasi bernama Galileo yang dijalankan oleh pihak sipil.

China turut membuat sistem serupa bernama BeiDou yang masih dikonstruksi dan baru beroperasi di atas sebagian wilayah Asia.

Kemudian ada pula yang disebut A-GPS alias Assisted GPS. Gunanya untuk mempercepat penguncian lokasi awal (TTFF, Time To First Fix) di ponsel dengan memanfaatkan jaringan seluler.

Biasanya, menara BTS (Base Transciever Station) seluler juga dilengkapi receiver GPS serta terus menerus memperbarui informasi dan menghitung data lokasi.

Assisted GPS membantu proses pencarian lokasi receiver (ponsel) dengan meneruskan data lokasi yang sebelumnya sudah dikalkulasi dan disimpan oleh BTS (base station). Proses pengiriman ke ponsel menggunakan koneksi seluler. (Windows Central)

Cara Menggunakan GPS

GPS ada di ponsel Anda bisa dengan mudah digunakan. Berikut adalah langkah menggunakannya.

1. Buka Google Map

2. Hidupkan fitur lokasi di ponsel Anda lewat pengaturan ponsel. Maka GPS akan menemukan titik keberadaan Anda.

3. Masukkan posisi Anda, misalnya titik yang muncul kurang akurat.

4. Kemudian masukkan tempat yang Anda cari. Misalnya restoran A.

5. Lokasi yang Anda cari akan terlihat di peta.

6. Pilih navigasi

7. Maka akan ada garis penunjuk arah dari lokasi Anda ke restoran A

8. Jika takut nyasar Anda bisa hidupkan penunjuk arah, maka Google akan memandu Anda dengan suara ke tujuan.

Demikian ulasan mengenai GPS, mulai dari pengertian, manfaat, sejarah, cara kerja hingga cara menggunakannya. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *