Tanam 1001 Bibit Mangrove, Rektor UISU Resmikan Pematang Tualang Sebagai Desa Mitra

Pelayananpublik.id- Rektor UISU, Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP secara resmi melakukan penanaman bibit mangrove di Dusun V Desa Pematang Tualang Kecamatan Teluk Mengkudu Serdang Bedagai sekaligus meresmikan Pematang Tualang sebagai Desa Mitra UISU.

Rangkaian kegiatan itu dilakukan kemarin (26/9) dimulai dari Kantor Desa Pematang Tualang hingga ke lokasi penanaman di Dusun V selama seharian penuh.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah Dr. Liesna Andriany, MPd, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Ahmad Bakhori, ST. MT dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi, Andang Suhendi, SS. MA serta Dekan FKIP UISU, Prof. Dr Hasrita Lubis dan pimpinan FKIP UISU dan dosen-dosen di lingkungan UISU.

Sementara itu, dari perangkat pemerintah setempat hadir Camat Teluk Mengkudu Romian Parulian Siagian, S.STP, M.Si,Kepala Desa Pematang Tualang Ramlan dan Kepala Dusun V Herman serta tokoh pemuda dan masyarakat yang ada di Desa Pematang Tualang.

Dalam sambutannya saat di kantor Desa Pematang Tualang, Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP menjelaskan bahwa program penanaman bibit mangrove adalah implementasi dari Program Holistik Pengembangan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Kemendikbud RI tahun 2020.

Dalam rangka keberlanjutan program itu, Rektor menjelaskan bahwa UISU akhirnya menetapkan Desa Pematang Tualang menjadi desa mitra. Setidaknya, kata Rektor, ada 3 (tiga) bidang yang akan menjadi fokus kegiatan UISU di Desa Pematang Tualang. Pertama bidang Pertanian dalam hal penanaman padi dan sawit, kedua bidang UMKM dan ketiga bidang pendidikan dan sosial.

Acara di kantor Desa kemudian dilanjutkan dengan panandatangan nota kerjasama antara Rektor UISU dengan Kepala Desa Pematng Tualang, Ramlan sebagai landasan dalam rangka kegiatan UISU selanjutnya di Desa Pematang Tualang sebagai Desa Mitra. Selanjutnya Rektor Bersama Pimpinan UISU, Camat dan perangkat pemerintahan desa bersama-sama membuka kain penutup plank desa mitra yang terpasang di depan Kantor Desa Pematang Tualang.

Acara dilanjutkan dengan menuju lokasi penanaman mangrove di Dusun V. Kegiatan penanaman bibit mangrove diikuti seluruh pimpinan Universitas, Fakultas dan dosen serta mahasiswa. 1001 bibit mangrove sudah disiapkan untuk ditanam di pinggiran pantai desa Pematang Tualang.

Sebelum proses penanaman bibit, Tim PHP2D UISU yang terdiri dari 9 mahasiswa dan dosen Pembimbing Pandu Prabowo, S.Od, MPd telah bekerja sekitar 2 minggu di lokasi dengan membuat pegar bambu. “Pegar bambu ini fungsinya untuk pemecah ombak, jadi bibit mangrove yang ditanam nantinya bisa hidup dan bertahan dan tidak dihantam ombak dari laut,”ujar Pandu selaku dosen pembimbing di lokasi kegiatan.

Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin MAP beserta pimpinan UISU terlihat antusias dan semangat melakukan penanaman bibit mangrove.

Meski harus menghadapi lokasi bibir pantai yang berlumpur, ternyata tidak menyurutkan semangat pimpinan UISU untuk bersama-sama dan kompak melakukan penanaman bibit mangrove.

Sementara itu, Kepala Desa Pematang Tualang Ramlan mengatakan sangat bersyukur dengan program dari UISU ini.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti dan UISU dapat terus membimbing dan membina kami di desa Pematang Tualang,”kata Ramlan.

Pihaknya mengaku sangat terbantu dengan program penanaman bibit mangrove ini. Sebab, saat ini tingkat abrasi di desa Pematang tualang dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Teluk Mengkudu sudah sangat menghkahwatirkan.

“Hampir 1 Km sudah mengalami abrasi dalam beberapa tahun ini,”ujar Ramlan.

Sekitar 20 tahun lalu, katanya, pasir di wilayah pantai diambil secara besar-besaran menggunakan kapal besar untuk keperluan industri.

“Setelah itu dimanfaatkan untuk tambak dan kemudian ditinggalkan begitu saja,”kata Ramlan menceritakan kondisi pantai.

Sekarang pihaknya kini merasakaan imbasnya karena abrasi sudah mencapai 1 Km di sepanjang pantai yang ada di Desa Pematang Tualang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *