Ombudsman Banten: Pelayanan PLN di Masa Pandemi Covid-19

Pelayananpublik.id – Hari ini, Jumat 28 Agustus 2020 Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten kembali melakukan Kegiatan dialog interaktif yang di siarkan secara langsung secara virtual di akun Facebook resmi milik Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten, kali ini mengangkat tema Pelayanan PLN Banten di masa pandemi covid-19.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Kepala Keasistenan Pencegahan Eni Nuraeni, juga menghadirkan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten Dedy Irsan, General Manager PLN Unit Induk Distributor Banten Paranai Suhasfan dan juga Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni sebagai pembicara.

Diawal kegiatan, Paranai Suhasfan menjelaskan bahwa PLN Unit Induk Distribusi Banten wilayah kerjanya di Provinsi Banten. Saat ini memiliki enam unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan yakni di Banten Utara, Banten Selatan, Cikupa, Teluk Naga, Cikokol, Serpong. Selain itu juga ada Unit Pelaksana Pengatur Distribus (UP2D) dan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Provinsi Banten yang menangani elektrifikasi desa di Provinsi Banten. Khusus di Banten Utara dan Banten Selatan titik ujung pelayanan PLN Banten juga ditangani oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP), yakni di Serang, Cikande, Prima Krakatau, Cilegon, Malingping, Pandeglang, Labuan, Anyer, dan Rangkasbitung.

Selain itu, Paranai juga menjelaskan bahwa dalam masa pandemi covid-19, PLN berupaya untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan dibentuknya kebijakan-kebijakan yang dapat meringankan beban masyarakat diantaranya yaitu kebijakan Pemerintah terkait Stimulus Covid-19 bagi pelanggan. Program ini sudah 3 tahapan dan periodenya hingga Desember 2020. “ stimulus terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu stimulus pertama yaitu bagi rumah tangga sejak April hingga bulan Desember untuk daya 450 VA digratiskan 900 VA yang subsidi diberikan diskon 50%, stimulus kedua berlaku untuk UKM yakni daya 450VA dan 900 VA gratis selama 6 bulan, stimulus ketiga yaitu untuk Industri, mulai Agustus – Desember dibebaskan untuk biaya rekening minimum atau biaya beban” Ujarnya

Sementara itu, Andra Soni selaku Ketua DPRD Provinsi Banten dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada PLN karena dalam keadaan pandemic ini PLN masih hadir kepada masyarakat dengan memberikan stimulus kepada masyarakat namun demikian Andra Soni juga menyoroti terkait pemerataan listrik diseluruh wilayah Banten yang masih belum merata khususnya apa yang terjadi di pulau tunda “saya fikir, PLN punya solusi bagaimana cara efektif agar saudara saudara kita di Pulau Tunda juga dapat menerima aliran listrik” Ujar Andra

Kemudian, Dedy Irsan menyampaikan bahwa untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat PLN masih perlu meluaskan sosialisasi dan edukasi agar informasi-informasi dapat tersampaikan kepada masyarakat. “edukasi yang tidak sampai, sehingga banyak masyarakat yang menyalah artikan kebijakan sehingga perlu adanya komunikasi yang baik kepada masyarakat Jelas Dedy.

Dalam menanggapi terkait persoalan di Pulau Tunda, harus ada komitmen dari semua pihak untuk mencari solusi dan ombudsman siap untuk mendorong terwujudnya agar Pulau Tunda dapat juga menerima aliran listrik.
Dan di akhir sesi, Dedy menyampaikan bahwa yang terpenting yang diharus dilakukan oleh PLN adalah lebih ditingkatkannya unit pengelolaan pengaduan internal PLN agar masyarakat yang ingin melakukan pengaduan dapat terlayani dengan baik dan dapat diselesaikan oleh internal PLN sendiri, sehingga tidak harus mengadukan kepada pihak lain lagi.

dalam kegiatan tersebut ada beberapa pertanyaan pertanyaan yang muncul terkait pelayanan PLN serta saran dan masukkan dari peserta yg ikut dan semuanya dijawab dengan baik oleh PLN dan narasumber lainnya, diakhir kegiatan PLN memberikan hadiah 5 kompor induksi kepada 5 peserta yang bertanya secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *