Pengertian Sequence Diagram, Komponen, Hingga Contohnya

Pelayananpublik.id– Jika Anda sedang belajar teknik informatika, pasti Anda pernah mendengar istilah Sequence Diagram.

Pengertian sequence diagram ini adalah diagram yang menggambarkan interaksi objek dan memberi petunjuk atau tanda komunikasi diantara objek-objek tersebut. Sequence diagram ini biasanya digunakan untuk menggambarkan perilaku pada sebuah skenario dan mendeskripsikan bagaimana entitas dan sistem akan berinteraksi, termasuk pesan-pesan yang dipakai saat interaksi .

Nah, semua pesan itu akan dideskripsikan dalam urutan pada eksekusinya.

Sequence diagram berhubungan erat dengan Use Case Diagram , dimana 1 Use Case akan menjadi 1 Sequence Diagram.

Tujuan Sequence Diagram

Adapun beberapa tujuan penggunaan sequence diagram adalah:

1. Untuk menganalisa dan mendesain deskripsi tentang sistem yang ada pada sebuah atau beberapa use case pada use case diagram yang menggambarkan hubungan antara actor dan use case diagram. Kemudian itu dipakai untuk memodelkan Logika dari sebuah method sepeti Operation, Function atau Prosedure , dan Digunakan juga untuk memodelkan logika dari Service.

2. Mengkomunikasikan requirement kepada tim teknis karena diagram ini dapat lebih mudah untuk dielaborasi menjadi model design.

3. mengembangkan model deskripsi use-case menjadi spesifikasi design.

Komponen dalam Sequence Diagram

– Aktor, yakni komponen dalam sequence diagram yang merepresentasikan entitas yang berada di luar sistem dan berinteraksi dengan sistem. Aktor dalam sequence diagram bisa berupa manusia, hardware ataupun sistem yang lain.

– Lifeline, yakni komponen yang mengeksekusi objek selama sequence (message dikirim atau diterima dan aktifasinya).

– General, yakni komponen yang berfungsi merepresentasikan entitas tunggal dalam sequence diagram. Entitas ini memiliki nama , stereotype atau berupa instance (class).

– Boundary, yakni komponen yang berupa tepi dari sistem , seperti user interface atau suatu alat yang bisa berinteraksi dengan sistem yang lain.

– Control, yakni komponen yang bertugas mengatur aliran dari informasi untuk sebuah skenario . Objek ini umumnya mengatur perilaku dan perilaku bisnis.

– Entity, yakni komponen bertanggung jawab menyimpan data atau informasi. Ini dapat berupa beans atau model object.

– Activation adalah komponen dimana terdaoat objek yang sudah berpartisipasi di dalam sebuah sequence. Komponen itu juga yang menunjukkan kapan sebuah objek mengirim atau menerima objek.

– Message, yakni komponen yang berfungsi sebagai komunikasi antar objek yang menggambarkan aksi yang akan dilakukan .

– Message Entry, komponen yang bertugas menggambarkan pesa/hubungan antar objek yang menunjukkan urutan kejadian yang terjadi.

-Message to Self, komponen menggambarkan pesa/hubungan objek itu sendiri , yang menunjukkan urutan kejadian yang terjadi.

– Message Return, komponen yang menggambarkan hasil dari pengiriman message dan digambarkan dengan arah dari kanan ke kiri.

Pengambaran Diagram Sequence

Dalam Diagran Sequence, objek biasanya diurutkan dari kiri ke kanan. Aktor yang menginisiasi interaksi biasanya diletakkan di paling kiri dari diagram.

Sequence diagram terdiri atas 2 dimensi yakni dimensi vertikal (merepresentasikan waktu) , dan dimensi horizontal (merepresentasikan objek – objek yang terkait).

Dalam penggambarannya, bagian paling atas dari diagram menjadi titik awal dan waktu berjalan ke bawah sampai dengan bagian dasar dari diagram .

Kemudian garis vertikal yang juga disebut lifeline akan diletakkan pada setiap objek atau aktor.

Lalu lifeline tersebut digambarkan menjadi kotak ketika objek melakukan suatu operasi, kotak tersebut disebut dengan activation box. Objek dikatakan mempunyai live activation pada saat tersebut .

Pesan yang dipertukarkan atar objek digambarkan sebagai sebuah anak panah antara activation box pengirim dan penerima . Kemudian diatasnya diberikan label pesan.

Contoh Sequence Diagram

Diagram Sequence

 

Nama : Pengaktifan PIN

Tujuan : Mengaktifasikan PIN

Deskripsi : Laboran mencatat PIN yang akan diaktivasi

Aktor : Laboran

Kondisi Awal : Menginputkan PIN aktivasi

Kondisi Akhir : Data Hasil Aktivasi

Demikian ulasan terkait diagram sequence, pengertian, tujuan, komponen hingga contohnya. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *