Tak Hanya Wali Kota, Sejumlah Wartawan Kota Serang Turut Ikuti Rapid Test Covid-19

Pelayananpublik.id – Hari ini kota Serang mulai melakukan Rapid Test Covid-19 dari mulai Wali Kota Serang, pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wartawan dari Pokja Wartawan Kota Serang (PWKS) dan beberapa pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang.

Test ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Serang di Labkesda Dinkes Kota Serang, Selasa (07/04).

Ditempat berbeda, Wali Kota Serang Syafrudin juga mengikuti Rapid Test Covid-19 di ruang kerjanya, bersama dengan Dinkes Kota Serang.

“Alhamdulillah baru saja saya mengikuti Rapid Test Covid-19, hasilnya yaitu non-reaktif/negatif setelah melakukan proses Pemeriksaan yakni wawancara dan pengambilan sampel darah selama 15 menit,” ujar Syafrudin.

Sementara itu, Ketua PWKS Muhamad Tohir mengatakan bahwa semula ada 20 wartawan yang bersedia memeriksakan diri, akan tetapi hari ini ternyata hanya sekitar 10 orang yang di Rapid Test Covid-19.

“Kenapa kami ingin memeriksakan diri, karena wartawan menjadi kelompok yang paling rentan kedua menurut saya setelah tenaga kesehatan,” kata Tohir.

Menurutnya, dengan melihat aktivitas setiap hari yang dilakukan wartawan kerapkali bertemu dengan narasumber yang berbeda-beda, wawancara dari jarak dekat akan beresiko bagi wartawan untuk terkapar Covid-19.

“Ditambah belum lama ini kan ada pegawai dari pajak yang meninggal dan positif Covid-19. Nah untuk antisipasi, kemudian dan juga supaya teman-teman tenang begitu. Artinya sekalian saja di test positif atau negatif. Jadi kan ya kalau positif dirawat tapi kalau negatif ya alhamdulillah. Tapi mudah-mudahan sih enggak ada yang positif,” ujarnya.

Tohir juga menjelaskan, sebelumnya PWKS sudah memberikan imbauan agar melakukan jaga jarak dengan narasumber, mencuci tangan dengan sabun, menggunakaan masker dan hand sanitizer.

“Dan sebisa mungkin tempat-tempat berisiko mending dari jauh, karena tidak ada berita senilai nyawa,” jelasnya. (Kimi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.