Serba Online, Kini Pelayanan Langsung di Disdukcapil Kota Serang Terbatas

Pelayananpublik.id – Selama 14 hari kedepan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang tidak lagi melayani masyarakat secara langsung dari kantor dalam membuat dokumen-dokumen kependudukan.

Hal ini upaya menindak lanjuti surat edaran yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Dukcapil Kemendagri, untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

“Kami imbau kepada masyarakat yang ingin membuat dokumen kependudukan agar tidak datang langsung ke kantor Disdukcapil tapi dengan membuat permohonan secara online melalui aplikasi yang telah disediakan,” ujar Kepala Disdukcapil Mamat Hambali, Kamis (19/3/2020).

Berdasarkan pantauan di lokasi, loket pelayanan yang biasanya dipenuhi oleh orang-orang yang hendak mengurus dokumen-dokumen kependudukan seperti KTP dan lain-lain kini terlihat sepi. Hanya terlihat satu dua orang saja yang sedang mengurusi dokumen kependudukan.

“Perlu digarisbawahi, kita disini bukan penghentian pelayanan, tapi pelayanan masih kita berikan namun dalam bentuk online, tapi kedatangan masyarakat ke disdukcapil itulah yang kami batasi,” jelasnya.

Kendati mengeluarkan imbauan untuk tidak mengurus dukumen kependudukan secara konfensional, pihaknya tetap membuka beberapa loket pelayanan untuk masyarakat yang memiliki kebutuhan yang sifatnya mendesak.

“Masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak seperti untuk persyaratan di rumah sakit, pembuatan BPJS dan pembuatan paspor bisa datang kesini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Yandapduk pada Disdukcapil Kota Sirang, Iis Nurbaeni mengungkapkan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang masuk pada kategori mendesak tersebut, pihaknya telah membuat jadwal piket bagi pegawai-pegawai yang bersangkutan.

“Dari 10 operator yang ada, kita bagi dari tanggal 18 sampai 24 lima orang dan dari tanggal 24 sampai dengan 31 juga lima orang. Selain itu untk ASN juga kita bagi jam kerjanya,” imbuh Iis. (kimi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.