Arti Politik, Tujuan, Manfaat Hingga Jenisnya

Pelayananpublik.id- Politik merupakan salahsatu bidang yang penting dalam kehidupan bernegara. Politik bisa sangat bermanfaat karena mengakomodir kepentingan orang banyak. Namun, banyak juga yang menyebut politik adalah dunia kelam nan kejam.

Ini karena politik itu dilakukan oleh orang-orang yang berambisi kotor dan mengejar keuntungan pribadi. Sehingga tak sedikit pula orang yang menjadi kurang respect terhadap politik. Padahal politik dapat membawa kemajuan dan kesejahtern rakyat jika dilakukan dengan benar.

Bila membahas arti politik, maka kita beranjak dari etimologisnya. Kata politik sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yang berarti kota yang berstatus negara (city state).

Nah menurut filsuf terkenal Aristoteles dan Plato, politik adalah suatu usaha untuk mencapai masyarakat politik yang terbaik.

Aristoteles menyebut politik dengan zoon politikon yang kemudian terus berkembang menjadi polites atau warga negara, politeia yang artinya hal-hal yang berhubungan dengan negara, politika atau pemerintahan negara, lalu terakhir menjadi politikos yang artinya kewarganegaraan.

Menurut Miriam Budiardjo, politik adalah beragam kegiatan dalam suatu sistem politik yang menyangkut proses menentukan tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan tersebut. Jadi, menurut dia, pengertian politik adalah segala urusan yang menyangkut negara atau pemerintahan melalui suatu sistem politik yang menyangkut cara mencapai tujuan tersebut.

Manfaat dan Tujuan Politik

Politik dilakukan dengan tujuan tertentu. Adapun tujuan politik secara umum adalah sebagai berikut:

– Agar kekuasaan yang ada di masyarakat maupun pemerintah diperoleh, dikelola, dan diterapkan sesuai dengan norma hukum.

– Menciptakan kekuasaan dalam masyarakat maupun pemerintah yang demokratis.

– Membantu terselenggaranya kekuasaan pemerintah dan masyarakat yang mengacu pada prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.

– Mensejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.

– Melindungi hak-hak semua warga negara Indonesia dan menjamin terlaksananya kewajiban-kewajiban warga negara.

– Menjaga keamanan dan perdamaian negara.

– Menjaga kehidupan sosial yang seimbang untuk kemajuan bangsa.

Manfaat Politik

Manfaat politik bagi negara adalah dapat mempermudah tujuan negara mensejahterakan rakyatnya. Selain itu politik juga mengakomodir kepentingan semua pihak saat pemerintah membuat sebuah kebijakan.

Sedangkan manfaat politik bagi rakyat salahsatunya adalah alat untuk menyampaikan kritik dan pendapat untuk pemerintah dan negara.

Dengan menguasai politik warga juga paham akan aturan kenegaraan. Selain itu, manfaat politik bagi warga adalah meningkatkan kemampuan negosiasi. Negosiasi diperlukan untuk memberikan penawaran yang tentu lebih menarik dibandingkan yang lain. Selain itu dalam politik juga diajarkan bagaimana cara untuk berempati terhadap masyarakat tanpa membeda-bedakan. Sehingga kesejahteraan tidak lagi menyimpang dan perbedaan tidak lagi terlihat lebih menonjol.

Jenis Sistem Politik

Macam Macam Sistem Politik

Ada beberapa sistem politik secara umum digunakan oleh berbagai negara yakni:

– Sistem Politik Liberalisme

– Sistem Politik Fasisme

– Sistem Politik Komunisme

– Sistem Politik Monarki

– Sistem Politik Totaliteralism

– Sistem Politik Oligarki

– Sistem Politik Demokrasi

Dan masih ada beberapa sistem politik lagi yang digunakan di negara-negara lain.

Perlu diketahui bahwa sistem politik yang berlaku dalam suatu negara akan berbeda satu dengan lainnya tergantung tujuan negara itu sendiri.

Perilaku Politik Masyarakat

Nah, dalam menghadapi politik, masyarakat menunjukkan kecenderungan sikap yang disebut “perilaku politik”. Berikut adalah beberapa perilaku politik masyarakat dalam sebuah negara.

1. Radikal

Perilaku radikal politik sendiri dalah sebuah perilaku yang mencerminkan ketidakpuasan terhadap keadaan yang ada dan ingin adanya perubahan secara cepat dan mendasar.

Kelompok yang brperilaku radikal biasanya berkarakter kuat dan susah untuk diajak kompromi. Perilaku radikal dapat menyebabkan adanya perselisihan hingga kerusuhan apabila tidak ditindak dengan cermat dan hati-hati, sebab kelompok radikal cenderung tidak mengindahkan orang lain dan semaunya sendiri.

2. Liberal

Selain radikal ada pula liberal. Perilaku liberal mengindikasikan suatu masyarakat yang berpikiran bebas dan maju. Perilaku liberal juga dicerminkan dengan masyarakat yang ingin adanya suatu perubahan secara cepat dan progresif.

3. Konservatif

Nah, perilaku konservatif adalah perilaku yang menunjukkan kepuasan dengan keadaan politik yang sekarang, sehingga mereka merasa tidak perlu ada perubahan.

4. Moderat

Kelompok perilaku politik moderat mengindikasikan suatu kelompok yang merasa sudah cukup puas dengan keadaan politik yang ada. Perilaku ini mencerminkan masyarakat yang mampu berpikiran maju, namun belum dapat menerima perubahan secara cepat seperti yang ada pada perilaku radikal.

5. Status Quo

Perilaku politik status quo yaitu perilaku masyarakat yang merasa sudah cukup puas dengan kondisi politik yang ada. Perilaku ini berusaha mempertahankan keadaan yang sudah ada tanpa ada perubahan.

Nah, demikianlah ulasan mengenai pengertian politik, manfaat, tujuan, jenis hingga perilaku masyarakat. Perlu diingat, politik selama dijalankan berlandaskan kepentingan orang banyak, akan membawa banyak sekali kemajuan dan manfaat bagi masyarakat.

Persoalan politik juga perlu penyelesaian yang tepat agar tidak timbulk konflik baru yang menyebabkan perpecahan, mengingat dalam satu negara perilaku politik warganya bisa berbeda-beda. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.