Rasyid Assaf Dongoran, Figur Muda yang akan Bertarung di Pilkada Tapsel

Pelayananpublik.id – Kandidat calon kepala daerah dari kalangan pemuda sering membawa warna berbeda di perhelatan pemilihan kepala Daerah (Pilkada).

Cara pandang baru, energik, kreatif dan inovatif dalam pembangunan daerah melekat dalam jiwa kandidat muda.

Rasyid Assaf Dongoran adalah Praktisi Pertanian dan Lingkungan Hidup terpanggil menjadi Bakal Calon Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Periode 2020-2025.

Pemuda yang satu ini sudah berkecimpung di dunia Politik dengan Partai Golongan Karya (Golkar) sejak 2002-2005 sebagai Kepala Tata Usaha pada DPD Partai Golkar Tapanuli Tengah yang saat itu dipimpin Jamaluddin Pohan.

Kecintaannya pada partai berlambang beringin itu, membuatnya kembali masuk dalam struktur Partai di era Ngogesa Sitepu sebagai Ketua Biro Lingkungan Hidup di tahun 2018.

Putra Tapanuli Selatan asal Kecamatan Aek Bilah itu juga masuk dalam salah satu jajaran pengurus teras sebagai Wakil Ketua di DPD Golkar Provinsi Sumatera Utara di Era Kepemimpinan Plt Ketua Dr Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

“Saya sudah merasakan sebagai Kader Golkar sejak mengurusi Golkar Tapanuli Tengah di tahun 2003-2005 dan sejak tahun 2018 akhir lalu kembali masuk Golkar, maka saya merasa dirumah sendiri,”ungkap Rasyid Assaf Dongoran kepada awak media, Rabu (12/01/2020) di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Rasyid memiliki segudang pengalaman kerja. Dia pernah bekerja di Lembaga Asing milik Jerman bernama German Agro Action yang bertugas sebagai Task Manager (Livelihood Market Specialist) di Provinsi Aceh dan juga pernah bekerja pada Lembaga Misi Keislaman asal Inggris (Islamic Relief Worldwide) sebagai Senior Project Coordinator di beberapa Program Yatim Piatu, Rehabilitasi Pertanian dan Perikanan di wilayah Aceh.

Pada tahun 2009 berpindah kembali ke Sumatera Utara dan merintis program pendampingan pertanian di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) melalui lembaga yang didirikanya terkhusus bidang Pertanian dan Kehutanan.

Praktisi Berlatar belakang pendidikan Pengelolaan Sumber Daya Alam itu, beberapa kali bekerja sebagai Konsultan pelaksana beberapa perusahaaan asing dalam menyusun perencanaan dan riset.

Dengan segudang pengalamannya itu, dia ingin mengabdikannya bagi Masyarakat Tapanuli Selatan lewat program-program yang sudah dirancangnya selama ini.

“Sebagai putra Tapsel asal Kecamatan Aek Bilah atau Dulu Kecamatan Saipar Dolok Hole ( SDH) maka saya berpikir untuk berjuang Sedaya mampu saya bagi kemajuan Bona Pasongit atauTanah Leluhur kami sekaligus Ranah Pengabdian Pada Nusa dan Bangsa,” ungkap Rasyid.

Paling penting juga membuktikan pada rakyat bahwa Golkar dipenuhi para cendikia dan berbagai ahli bidang tertentu, bukan sekedar politisi.
“Kader partai selalu tampil ingin membuktikan diri dan bekerja melalui mengabdikan ketrampilan dan keilmuannya bagi Rakyat,” tambahnya.

Pengamat kebijakan Publik Dadang Darmawan Pasaribu menyebutkan peluang anak muda saat ini sangat terbuka karena diharapkan dapat melakukan janji-janji muda yang meyakinkan masyarakat.

“Yang terpenting adalah orang muda harus berani mengambil terobosan baru untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat dibuktikan dengan kontrak politik secara tertulis kepada masyarakat, sehingga masyarakat lebih terbuka dalam menyampaikan aspirasinya yang sudah tertulis yang akan mereka tagih saat kandidat mereka dukung duduk di kursi pemerintahan,”ungkap Dadang.

Tambah Dadang Darmawan, Penduduk Tapsel sebagian besar petani dan perkebunanan untuk itu sangat dibutuhkan anak anak muda yang ingin turun kebawah menyapa masyarakat dan menyampaikan Visi-Misi yang bisa meningkatkan taraf hidup para petani dan perkebunan. (Tw)

Leave a Reply

Your email address will not be published.