Apa Itu Komik? Pengertian, Ciri dan Jenisnya

Pelayananpublik.id- Apa itu komik? Mungkin sebagian Anda sudah familir dengan kata komik, cerita bergambar yang digandrungi anak-anak hingga orang dewasa.

Komik berisikan cerita yang dijabarkan lewat gambar. Sehingga orang yang membacanya seperti menonton film kartun atau animasi.

Karena berbentuk animasi itu, orang sering berfikir bahwa komik hanyalah bacaan untuk anak-anak. Padahal komik banyak sekali jenisnya, mulai cerita untuk anak di bawah umur hingga cerita dewasa. Menarik bukan? Nah, sebelum membahas lebih jauh, silakan simak dulu pengertian komik berikut ini.

Pengertian Komik

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komik adalah sebagai suatu cerita bergambar yang sifatnya mudah dicerna dan lucu (biasanya terdapat di majalah surat kabar atau dibuat berbentuk buku). Secara umum komik dapat diartikan sebagi salah satu media yang berfungsi untuk menyampaikan cerita melalui ilustrasi gambar untuk pendeskripsian cerita. Selain itu, komik juga dapat diartikan sebagai karya sastra berbentuk cerita yang ditampilkan berupa gambar, yang didalam kisah ceritanya terdapat satu tokoh yang diunggulkan. Komik pada umumnya berisi tentang cerita fiksi, sama seperti dengan karya sastra yang lain.

Menurut Franz & Meier (1994:55), komik adalah suatu cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang ditampilkan lewat urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata.

Sedangkan menurut Hurlock (1978), komik merupakan sebuah media yang dapat memberikan model yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kepribadian anak. Komik juga dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, sarana untuk menyampaikan cerita, pesan, dan bahkan sampai pada hal-hal yang berbau ilmiah sekalipun seperti halnya genre sastra anak yang lainnya.

Sudjana dan Rifai (2011) menyebut komik dapat dipergunakan sebagai bahan ajar berupa komik. Komik dapat dijadikan bahan ajar karena dapat mengefektifkan proses belajar mengajar, meningkatkan minat belajar siswa, dan menimbulkan minat apresiasi siswa.

Menurut Scott McCloud (2002:9), komik adalah kumpulan gambar yang berfungsi unutk menyampaikan informasi atau menghasilkan respon estetik bagi yang melihatnya. Seluruh teks cerita dalam komik tersusun secara rapi dan saling berhubungan antara gambar (lambang visual) dengan kata-kata (lambang verbal). Gambar di dalam sebuah komik diartikan sebgai gambar-gambar statis yang tersusun secarata berurutan dan saling berkaitan antara gamabar yang satu dengan gambar yang lain sehingga membentuk sebuah cerita.

Selain istilah komik, ada pula komikus yang berarti si pembuat komik atau cerita bergambar. Namun sekarang ada pula istilah komika. Komika ini merupakan sebutan untuk orang yang membawakan cerita lucu di hadapan banyak orang.

Komik adalah bacaan yang sangat popular, sekarang ini komik merupakan salah satu bacaan yang paling di gemari di kalangan anak-anak, namun bukan hanya anak-anak yang menjadi penggemar komik, orang dewasa juga menggemari bacaan tersebut. Komik memang bacaan yang dibutuhkan pada usia anak-anak dan usia remaja, selain ceritanya yang asik untuk dibaca di dalam komik juga terdapat gambar-gambar yang menarik sebagai penunjang untuk memikat hati si pembaca khususnya anak-anak.

Selain itu, di samping untuk menyajikan cerita, komik juga mampu untuk mengekspresikan berbagai gagasan, pemikiran atau maksud-maksud tertentu sebagaimana halnya dengan karya sastra. Gagasan yang diungkapkan juga dapat bervariasi seperti cerita fiksi, cerita binatang, cerita faktual dan historis, biografi serta ide-ide faktual untuk menyindir atau menampilkan cerita lucu.

Layaknya karya sastra lain, komik juga menyampaikan pesan ceritanya dengan baik. Kelebihannya ialah gambar yang bisa membuat pembaca melihat langsung kejadian yang diceritakan.

Ciri-ciri Komik

Sebagaimana halnya dengan buku bacaan fiksi dan nonfiksi, komik memiliki beberapa ciri-ciri tersendiri sehingga dapat dibedakan dengan karya sastra yang lain. Adapun ciri-ciri komik antara lain sebagai berikut:

1. Menyampaikan cerita melalui gambar dan bahasa.

Hal ini tentu berbeda dengan karya fiksi dan nonfiksi yang lain yang menyampaikan cerita dengan terks verbal.

2. Bersifat Proposional

Komik dapat membuat pembaca terlibat langsung secara emosional ketika membaca komik. Pembaca seperti ikut berperan dan terlibat dalam komik dan menjadi pelaku utamanya.

3. Bahasa Percakapan

Komik tidak pernah menggunakan bahasa yang sulit untuk dipahami oleh pembaca. Dalam komik, bahasa yang digunakan biasanya adalah bahasa yang digunakan untuk percakapan sehari-hari sehingga pembaca mudah mengerti dan memahami isi komik tersebut.

4. Bersifat Kepahlawanan

Pada umumnya isi cerita yang terdapat di dalam sebuah komik akan membuat pembacanya mempunyai rasa ataupun sikap kepahlawanan.

5. Penggambaran Watak

Penggambaran watak dalam komik biasanya digambarkan secara sederhanasehingga pembaca lebih mudah mengerti karakteristik tokoh-tokoh yang terlibat dalam komik tersebut.

6. Menyediakan Humor

Humor yang tersaji dalam komik akan sangat mudah dipahami oleh pembaca komik karena humor yang disajikan tersebut sering terjadi dalam masyarakat.

Jenis-Jenis Komik

Sama seperti halnya dengan berbagai jenis genre sastra anak yang lain, komik juga terbagi kedalam beberapa kategori-kategori.

Berdasarkan Medianya

1. Komik Strip (Comic Strip)

Komik stripm merupakan jenis komik yang hanya terdiri dari beberapa panel gambar saja. Akan tetapi jika dilihat dari segi isinya komik ini telah mengungkapkan gagasan isi yang utuh. Karena gambarnya yang hanya sedikit sehingga gagasan yang disampaikan juga tidak terlalu banyak, biasanya hanya melibatkan satu fokus pembicaraan saja seperti tanggapan terhadap berbagai peristiwa-peristiwa atau isu-isu yang sedang terjadi. Komik strip biasanya sering ditemukan dalam berbagai majalah anak dan surat kabar seperti majalah Bobo.

3. Komik buku

Komik buku merupakan jenis komik yang dikemas dalam bentuk buku dan biasanya dalam satu buku hanya menampilkan sebuah cerita yang utuh. Komik buku biasanya berbentuk seri dan satu judul buku komik sering muncul berpuluh seri dan seperti tidak ada habisnya. Komik-komik tersebut ada yang memang menampilkan cerita yang berkelanjutan, tetapi ada juga yang tidak. Contoh komik populer pada masanya adalah Elex Media Komputindo.

4. Komik Online

Internet yang menyerbu dunia membuat segalanya bisa dilakukan secara online termasuk baca komik. Bahkan situs komik online sangat banyak pengunjung dan penggemarnya. Para komikus yang berbakat pun bisa mengembangkan diri di sana. Salahsatu situs komik online yang populer adalah Webtoon Line. Aplikasi komik asal Korea ini memuat ratusan komik setiap harinya. Komikusnya pun dari berbagai negara seperti Korea, Jepang, Thailand dan Indonesia.

Berdasarkan Genre

1. Komik Anak

Komik yang berisikan cerita-cerita sederhana tentang hewan, buah dan kehidupan sehari-hari

2. Komik humor dan petualangan

Komik humor dan petualangan ini merupakan komik yang paling banyak digemari oleh anak-anak. Komik humor merupakan komik yang isinya menampilkan sesuatu yang lucu dan mengundang pembaca untuk tertawa ketika pembaca sedang menikmati komik tersebut. Aspek humoris tersebut dapat diperoleh melalui berbagai cara baik melalui gambar maupun melalui kata-kata.

Sedangkan komik petualangan ialah komik isi ceritanya berupa petualangan dalam seperti pencarian, pembelaan, perjuangan perkelahian atau pun aksi yang lain yang termasuk jenis petualangan. Biasanya komik ini menceritakan dua kelompok tokoh yaitu protagonis dan antagonis. Kelompok protagonis merupakan kelompok yang baik dan antagonis merupakan kelompok yang jahat. Biasanya antar kedua kelompok tersebut memperebutkan sesuatu atau pun mempertahankan sesuatu dan biasanya cerita dalam komik jenis ini selalu berakhir dengan kelompok protagonislah yang memenangkan cerita walaupun pada awalnya kelompok protagonis inilah yang memiliki banyak kesulitan.

3. Komik biografi dan komik ilmiah

Komik biografi biasanya menceritakan kisah kehidupan seorang tokoh sejarah yang ditampilkan dalam bentuk komik. Sedangkan, komik ilmiah biasanya berisi campuran antara komik dan arasi. Contoh komik yang berisi campuran dari komik dan narasi antara lain penemuan listrik, penemuan lampu, penemuan telepon dan lain sebagainya.

4. Komik Misteri dan Horor

Komik ini biasanya untuk usia dewasa, karena ada taampilan gambar yang tidak pantas serta mengerikan untuk dilihat anak-anak. Jalan ceritanya pun dibuat berliku dan rumit sehingga pembaca semakin penasaran.

5. Drama dan Romantis

Nah, bagi anak-anak baru gede, genre ini pasti yang paling ditunggu-tunggu. Kisah-kisah percintaan manis ABG dengan keajaiban-keajaiban ala komik pasti memikat para remaja. Kisahnya dibuat sangat manis, lalu dibumbui kisah sedih yang membuat mata berkaca-kaca.

Berdasarkan Jenis Cerita

1.Komik Edukasi

Komik edukasi bisanya berfungsi sebagai hiburan dan sebagai media edukatif

2. Komik Promosi (Iklan)

Komik jenis ini digunakan dibuat untuk keperluan promosi sebuah produk.

3. Komik Wayang

Komik wayang merupakan komik yang isi ceritanya tentang cerita perwayangan seperti Mahabharata, Ramayana, dan lain sebagainya.

4. Komik Silat

Komik silat merupakan komik yang sangat popular, karena tema yang disajikan dalam komik berupa adegan laga atau pertarungan yang hingga saat ini tetap menjadi idola. Misalkan komik Naruto, One Piece, Dragon Ball dan lain sebagainya.

Itulah ulasan mengenai pengetian komik, ciri, hingga jenisnya. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *