Baksos Hatra : Memasyarakatkan Kemandirian & Keswadayaan Kesehatan Tradisional dan Obat Herbal

Baksos Hatra :
Memasyarakatkan Kemandirian & Keswadayaan Kesehatan Tradisional dan Obat Herbal

Ditengah riuh rendah suara musik yang disalurkan oleh pengeras suara dan celoteh perbincangan para tamu undangan yang datang bergelombang secara bertahap memenuhi lebih dari seratus kursi yang disediakan, tidak menyurutkan semangat para praktisi kesehatan tradisional Perkumpulan Aktivist Penyehat Tradisional Sumatera Utara (P-APASU) untuk mengkampanyekan hidup sehat mandiri secara tradisional.

Para tamu undangan yang hanya ingin tahun, ingin sehat dan bahkan ingin sembuh dari penyakit tertentu, menunggu giliran sentuhan tangan para penyehat tradisional untuk pijat akupresur, saat itu membludak, sehingga berakibat pada beberapa praktisi penyehat tradisional harus bertahan sampai larut malam demi melakukan pelayanan penyehatan tradisional dengan pijat.

Hal ini terjadi pada 21 September 2019 lalu, dimana dilakukan Bakti Sosial Kesehatan Tradisional (Baksos Hatra) dilakukan oleh P-Apasu dengan tampilan “tidak biasa”, karna kegiatan ini dilakukan disela-sela acara syukuran atas pelantikan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan.

“Minat yang tinggi dari masyarakat yang ingin mengikuti penyelenggaraan Baksos Hatra di bulan September lalu itu membuat mengusik Saya. Kenapa bisa begini membludaknya peminat penyehatan tradisional ini?” Sebut Mulia Syahputra Nasution, tokoh masyarakat yang kini menjadi anggota DPRD Medan tersebut. Karna rasa penasaran tersebut, akhirnya Sabtu, 18 Januari 2020, dilakukan Baksos Hatra yang sama sekalian kegiatan Sosialisasi salah satu Peraturan Daerah (Perda) kota Medan di kawasan Jl Karya Wisata, Kompleks Crown, J-City Medan Johor, Kota Medan.

Tidak beda dari acara sebelumnya, antusiasme kaum ibu sangat tinggi untuk mengikuti Baksos Hatra ini. “Kalau tau ada acara kayak gini. Kubawa kain sarung dari rumah agar lebih enak pijatnya”, komentar seorang Ibu peserta Baksos Hatra, yang disambut gelak tawa peserta lainnya yang sedang menunggu giliran untuk dipijat.

Kesempatan baik ini, tidak disia-siakan para praktisi Hatra dari P-APASU untuk mempromosikan dirinya yang siap melakukan pelayanan home care (pelayanan dalam bentuk dipanggil ke rumah pasien untuk melakukan pemijatan).

(foto : kegiatan Baksos Hatra)

“Anggota P-APASU yang tersebar di wilayah kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat dan Binjai, memudahkan para praktisi berkunjung ke masyarakat yang berada di lokasi terdekat dengan domisili masyarakat dari daerah asalnya masing-masing.” Kata Tuti, Pengurus P-APASU yang berasal dari Serdang Bedagai, di sela-sela kegiatan Baksos.

Beberapa produk obat herbal (OH) juga sempat diperkenalkan pada publik yang hadir dalam Baksos.

“Minat para undangan untuk mengetahui lebih jauh tentang manfaat dan fungsi produk OH tersebut tinggi.” Kata Nurjannah Ginting, Pengurus P-APASU dari Namo Rambe.

“Para tamu undangan yang mendapat layanan pijat dan konsultasi kesehatan, saat mau pulang, juga diberikan souvenir berupa jamu instan serbuk siap seduh untuk menjaga kesehatan dan menambah stamina. Hal ini diharapkan dapat memicu semangat para praktisi untuk terus berinovasi menciptakan produk OH yang dibutuhkan masyarakat.” Sebut Sofian, pengurus P-APASU dari Binjai.

“Dalam kesempatan Baksos kali ini, terdata sebagian keluhan peserta berada di seputar keluhan kebas tangan dan nyeri tulang serta gangguan lambung.” Papar Palan Siahaan, pengurus P-APASU dari dataran tinggi, desa Tanjung Harap, Serdang Bedagai. Setelah menunjukkan buku daftar pasien atau peserta Baksos, dan membacakannya.

“P-APASU tidak hanya mencetak para praktisi yang mumpuni dalam hal pijat memijat tapi juga mengembangkan kapasitas ilmu jamu sehat tradisional yang aman dengan berbagai varian bentuk seperti rebusan simplisia kering dan basah, jamu serbuk instan, jamu sirup, sabun herbal, kapsul dan yang lainnya.” Begitu secara substansial dipaparkan oleh Muhammad Yusuf Harahap, Ketua Umum P-APASU.

Pada kesempatan Baksos kali ini, P-APASU juga melibatkan para praktisi yang berasal dari Klub Energi, Serdang Bedagai dan para penyehat dari Serikat Pekerja Rumahan (SPR) Sejahtera yang berasal dari Medan, Binjai dan Deli Serdang.

“Harapan kami, ilmu mengenai kesehatan tradisional dapat berkembang luas di masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk dari dukungan tokoh agar berkembangnya Hatra. Dewan akan berupaya mendukung dan mewujudkan program pelatihan pijat tradisional pada masyarakat, agar masyarakat dapat mandiri dalam hal penyelenggaraan kesehatan secara tradisional,” pungkas Mulia Syahputra Nasution.

Penulis : Dara Agustissi – Jurnalis Warga dari P-APASU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *