Pengertian Surat Berharga, Dinas, Pribadi, Lamaran Kerja dan Niaga

Pelayananpublik.id- Dalam dunia korespondensi dikenal ada banyak jenis surat. Setiap jenis surat pun memiliki peran dan tujuan masing-masing.

Surat memiliki tujuan yakni memberikan informasi kepada orang lain. Informasi apa yang akan diberikan tentu tergantung jenis suratnya.

Berikut adalah beberapa jenis surat yang sering kita dengar.

Surat Berharga

Surat berharga merupakan dokumen yang bisa digunakan sebagai alat bayar. Itu kenapa dia dikatakan berharga.

Surat berharga adalah sebuah dokumen yang diterbitkan oleh penerbitnya sebagai pemenuhan suatu prestasi berupa pembayaran sejumlah uang sehingga berfungsi sebagai alat bayar kepada pihak pihak yang memegang surat tersebut, baik pihak yang diberikan surat berharga oleh penerbitnya ataupun pihak ketiga kepada siapa surat berharga tersebut dialihkan. (Bank Indonesia)

Surat berharga adalah surat pengakuan utang, wesel, Perseroan Terbatas, saham, obligasi, sekuritas kredit atau setiap derivatif dan surat berharga atau kepentingan lain atau suatu kewajiban dari penerbit, dalam bentuk yang lazim diperdagangkan dalam pasar modal ataupun pasar uang.

Adapun beberapa fungsi surat berharga yakni alat pembayaran (contoh: cek, bilyet giro, dan wesel bayar), surat bukti investasi, sebagai surat bukti hak tagih

Contoh Surat Berharga

– Surat Wesel

Wesel adalah surat berharga yang memuat kata wesel di dalamnya, diberikan tanggal dan ditandatangani di suatu tempat, dalam mana si penerbit memberi perintah tanpa syarat kepada tersangkut untuk pada hari bayar – membayar sejumlah Uang kepada orang (penerima) yang ditunjuk oleh penerbit atau penggantinya di suatu tempat tertentu.

– Surat sanggup/Promes (Promissory Notes)

Surat sanggup adalah surat berharga yang memuat kata “aksep” atau promes dalam mana penerbit menyanggupi untuk membayar sejumlah yang kepada orang yang disebut dalam surat berharga itu atau penggantinya atau pembawanya pada hari bayar.

– Cek

Cek adalah surat berharga yang memuat kata cek/cheque dalam mana penerbitannya memerintahkan kepada Bank tertentu untuk membayar sejumlah uang kepada orang yang namanya disebut dalam cek, penggantinya, pembawanya pada saat ditunjukkan.

Cek adalah surat perintah dari nasabah, dalam hal ini pemilik dana pada rekening giro (current account), kepada tertarik, dalam hal ini Bank, untuk membayar tanpa syarat sejumlah dana kepada pemegang pada saat ditunjukkan, yang berfungsi sebagai alat pembayaran tunai.

– Saham

Saham dapat didefenisikan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau Perseroan Terbatas . Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut. Ada beberapa sudut pandang untuk membedakan saham .

Surat Dinas

Surat dinas adalah surat yang diperlukan dalam urusan kedinasan. Surat dinas ini digunakan dalam instansi pemerintahan yang isinya bisa perintah, keputusan dan imbauan.

Surat dinas termasuk dalam kategori surat resmi karena penulisannya menggunakan format khusus dimana bentuknya formal dan menggunakan bahasa baku atau resmi.

Ciri Surat Dinas

Surat dinas merupakan surat resmi, maka surat ini memiliki ciri layaknya surat resmi. Adapun ciri surat dinas adalah:

1. Memiliki Kop Surat. Kop surat berisi nama instansi yang mengeluarkan surat, alamat, nomor telepon, email dan lainnya.

2. Surat dinas memiliki nomor surat dan juga lampiran sebagai berkas pendukung.

3. Surat dinas menggunakan bahasa baku dan resmi, serta dibuat dalam format tertentu.

4. Pada bagian surat terdapat salam pembuka dan salam penutup sebagai bentuk kesopanan dalam berkomunikasi melalui surat.

5. Surat dinas harus dilengkapi dengan stempel atau cap dari instansi/ lembaga yang mengeluarkannya.

Fungsi Surat Dinas

– Sebagai pedoman kerja, misalnya surat instruksi kerja, surat izin, dan surat keputusan.

– Sebagai alat pengingat, baik kepada pemberi surat maupun penerima surat dinas tersebut. Itu sebabnya surat dinas harus selalu diarsipkan.

– Sebagai bukti adanya perubahan dan perkembangan pada suatu instansi atau lembaga.

– Sebagai alat bukti otentik, terutama surat perjanjian.

Contoh Surat Dinas

– Surat Jalan

– Surat Perintah

– Surat Edaran

– Surat Keputusan

Surat Pribadi

Surat pribadi merupakan surat yang berasal dari seseorang ke orang lainnya, bukan instansi. Surat pribadi ini mudah sekali dikenali karena tidak memakai kop.
Ciri lainnya adalah bahasanya tidak formal dan tidak baku.

Surat Lamaran Kerja

Jenis surat ini pasti sudah sering ditemui karena banyaknya para pencari kerja yang melamar pekerjaan di negeri ini.

Surat lamaran kerja adalah surat permohonan yang dibuat oleh pencari kerja (pelamar Pekerjaan), untuk dikirimkan kepada suatu badan usaha atau instansi guna mendapatkan pekerjaan atau jabatan yang sesuai dengan lowongan pekerjaan yang ditawarkan.

Dalam menulis surat lamaran kerja harus, harus menggunakan bahasa yang sopan, jelas dan tidak bertele-tele. Lamaran yang terlalu panjang hingga menghabiskan satu halaman folio lebih, akan membuat orang jenuh membacanya, bahkan mungkin tidak akan dibaca sama sekali. Satu halaman folio adalah ukuran yang normal. Tetapi bila ada keterangan yang dianggap perlu diajukan, sebaiknya diletakkan sebagai lampiran. Hal yang terpenting dalam menulis surat lamaran adalah menyampaikan keinginan untuk melamar pekerjaan dengan syarat-syarat yang dipenuhi.

Isi surat lamaran kerja biasanya adalah data pribadi pelamar, pendidikan / ijazah yang dimiliki, pengalaman kerja, kegemaran dan hobi.

Surat Niaga

Surat niaga adalah surat yang dipakai dalam bisnis atau perdagangan.

Surat ini dapat bersifat intern dan ekstern. Secara intern artinya surat ini dapat digunakan untuk berhubungan antar perusahaan itu sendiri baik dari tingkat pusat sampai kepada cabang-cabangnya.

Sedangkan kegunaan seara ekstern, bahwa surat itu dapat digunakan untuk berhubungan dengan perusahaan-perusahaan lain.

Berikut dibawah ini terdapat beberapa fungsi surat niaga, diantara sebagai berikut:

– Berfungsi sebagai bukti nyata hiitam di atas putih, khususnya surat-surat perjanjian.

– Berfungsi sebagai alat pengigat, sebab surat dapat diarsipkan dan dapat dilihat lagi jika memang dibutuhkan.

– Berfungsi sebagai duta ataupun wakil penulis untuk berhadapan dengan lawan bicaranya.

– Berfungsi sebagai pedoman kerja dalam menjalankan tugas.

– Berfungsi sebagai alat promosi.

– Berfungsi sebagai bahan untuk mengambil suatu keputusan.

– Berfungsi sebagai bukti dari sejarah.

Jenis surat niaga adalah surat permintaan, penawaran, pengiriman barang, penjualan dan lainnya.

Demikian ulasan mengenai pengertian surat dinas, surat niaga, surat lamaran kerja dan surat berharga. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *