Pelayanan Publik

Dua Minggu Sampah Tak Diangkut Hingga Meluber ke Badan Jalan dan Rugikan Pengusaha

Pelayananpublik.id – Pengusaha yang berada di kawasan Komplek Pertokoan MMTC merasa resah dengan menumpuknya sampah yang sudah membukit dekat lokasi mereka menjalankan bisnisnya.

Tumpukan sampah itu tak jauh dari Gedung Serbaguna Sumut, Jalan William Iskandar, Kabupaten Deliserdang pada Jumat (17/1/2020).

Parahnya, tak hanya pengusaha saja yang resah. Pengguna jalan juga tak nyaman melintasi lokasi itu karena tumpukan sampah itu sudah meluber ke badan jalan.

Tia seorang pemilik toko di MMTC mengatakan, sampah yang bertumpuk di depan rukonya itu sudah 2 minggu tidak diangkut oleh petugas kebersihan.

“Sampai sudah begitu banyak sampahnya. Yang sampahnya masih sedikit itu diangkut, tapi yang sudah bertumpuk seperti ini dibiarin saja,” katanya.

Disebutkan, sampah di pertokoan itu biasanya diangkut oleh pengelola MMTC. Tia yang memiliki usaha kuliner, mengaku dirinya sangat dirugikan.

“Pembeli juga pasti berpikir 2 kali datang ketempat saya gara-gara itu sampah,” terangnya.

Dia menambahkan bahwa selama ini dia memenuhi kewajiban administrasi untuk membayar uang kebersihan.

“Kami juga sering diminta uang kebersihan kalau ada organisasi yang buat acara, sukarela juga kami berikan. Jadi saya harap petugas kebersihan di sini, mengertilah sama kita-kita yang jualan makanan ini, karena faktor kebersihan itu penting untuk kami,” tambahnya.

Menurut pengakuan salah seorang petugas kebersihan bernama Darmini. Biasanya sampah diangkut oleh mobil kebersihan setiap jam 9 pagi. Tapi dia tak bisa menjelaskan soal sampah yang menjadi bukit di salah satu sudut pertokoan MMTC itu.

Saat ingin menanyakan perihal sampah itu ke kantor MMTC, namun saat tiba di lokasi kantor MMTC ternyata sedang tidak beroperasi.

“Kantor ini memang jarang buka bang, saya juga. tidak ingat kapan terakhir bukanya kantor ini,” kata seorang warga di sekitar lokasi.

 

Sumber : kaldera.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *