Ratusan Nelayan Gruduk Mapolres Tanjungbalai

Pelayananpublik.id – Ratusan nelayan pukat jaring asal Tanjungbalai dan Asahan menggruduk Mapolres Tanjungbalai, Kamis pagi (9/1/20).

Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak pihak kepolisian mengusut kejadian perahu yang dinahkodai Iwan ditabrak pukat trawal di 14 Mil dari pinggir pelabuhan Bagan Asahan, Sumatera Utara pada Rabu sore (8/1/2020) sekira pukul 17.00 WIB.

Tak berapa lama setelah itu, perahun yang dinahkodai Ucok Siagian dan Taufik juga juga ditabrak oleh pukat trawl yang sama sehingga perahu mengalami kerusahan.

“Pada saat itu saya menggandeng boat teman yang rusak tapi ada boat pukat trawl yang mengejar dan langsung menabrak,” ujar seorang nelayan bernama Taufik.

Atas kejadian tersebut, para nelayan meminta kepada pihak Kepolisian Resort Tanjungbalai untuk menindak lanjuti kejadian tersebut.

“Kita mendesak Kapolres Tanjungbalai untuk menindaklanjuti kejadian ditabraknya pukat jaring oleh pukat twarl” terang nelayan lainnya, Al Mustaqim.

Akibat insiden itu, ratusan nelayan tradisional terpaksa pulang dan menambatkan kapal-kapal mereka di Sungai Asahan tepatnya di bawah Titi Tabayang untuk menghindari bentrokan dengan awak pukat trawl.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *