Cerita Fantasi, Dongeng dan Urband Legend: Pengertian, Ciri, Hingga Contohnya

Pelayananpublik.id– Bagi Anda penggemar bacaan fiksi, tentu sudah tidak asing lagi mendengar genre cerita fantasi, dongeng dan urband legend.

Secara umum, ketiganya merupakan kisah atau teks yang berisi cerita khayalan yang belum tentu ada di dunia nyata.

Lalu bagaimana ciri cerita fantasi, dongeng serta urband legend secara spesifik? Mari simak penjelasan berikut ini.

Cerita Fantasi

Cerita fantasi merupakan teks yang berisi kisah-kisah di luar nalar dan hanya khayalan belaka seperti misalnya kisah manusia menunggangi naga atau manusia super.

Cerita fantasi adalah cerita fiksi yang memiliki dunia imajinasi yang di buat oleh penulis. Tokoh dalam cerita fantasi tidak nyata karena hanya fantasi dari penulis.  Adapun tema yang di buat adalah magic dan futuristik.

Biasanya dalam cerita fantasi memiliki keterbukaan pada ide cerita, memiliki sebuah hal yang misterius, dan sedikit aneh, tokoh yang aneh namun unik, ceritanya bersifat khayalan dan memiliki gaya bahasa.

Ciri-Ciri Cerita Fantasi

Adapun beberapa ciri – ciri cerita fantasi adalah sebagai berikut :

-Bersifat fiksi atau tidak nyata

– Alur cerita ada sesuatu seperti hal magic

– Latar dapat menembus waktu dan ruang

– Keunikan yang di miliki tokoh karena seperti memiliki kekuatan super

Struktur Teks Cerita Fantasi

Struktur cerita ini sama dengan teks narasi karena terdiri dari konflik, orientasi, ending dan resolusi yang di jelaskan seperti berikut :

– Orientasi artinya bahwa cerita fantasi memberikan sebuah pengenalan mengenai penokohan, tema dan sedikit alur.

– Konflik artinya bahwa cerita ini memiliki bagian masalah dari awal hingga klimaks

– Resolusi artinya bahwa cerita fantasi memiliki penyelesaian konflik yang di tentukan oleh penulis

– Ending adalah sebuah bagian penutup cerita fantasi yakni happy ending dan sad ending

Jenis Cerita Fantasi

Beberapa jenis cerita fantasi adalah sebagai berikut :

1. Berdasarkan Kesesuasi

Cerita fantasi total, yakni cerita fantasi yang lebih condong ke objek yang di tentukan oleh pengarang.  Nama tokoh hingga kota dan lainnya adalah ilusi dari pengarang.

Cerita fantasi irisan, merupakan cerita yang mengungkap  cerita nyata seperti peristiwa yang pernah terjadi.

2. Berdasarkan Latar Cerita

Latar sezaman, berarti menggunakan latar di satu masa dan tetap menggunakan fantasi

Latar lintas waktu, cerita yang menggunakan latar waktu yang berbeda – beda.

Dongeng

Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.

Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik), dan juga menghibur.

Bedanya dengan cerita fantasi adalah cerita dongeng biasanya sudah ada dituturkan nenek moyang. Namun semakin hari kisah-kisah dari nenek moyang dimodifikasi agar sesuai zaman.

Sedangkan cerita fantasi bisa tentang apapun, yang penting terkait khayalan manusia.

Dongeng memiliki karakteristik tersendiri yang membedakannya dengan jenis karya sastra lainnya.

Adapun ciri-ciri dongeng adalah sebagai berikut:

– Cerita dalam dongeng memiliki alur yang sangat sederhana.

– Cerita dongeng biasanya singkat dan bergerak cepat.

– Karakter tokoh dalam cerita dongeng biasanya tidak disampaikan secara rinci.

– Dongeng biasanya disampaikan secara lisan sebagai hiburan atau cerita pengantar tidur.

– Pada umumnya dongeng mengandung pesan moral kepada pendengar/ pembacanya.

Struktur Dongeng

Secara umum, cerita dongeng terdiri dari tiga bagian penting. Adapun struktur dongeng adalah sebagai berikut:

Pendahuluan; yaitu bagian pengantar dalam cerita dongeng. Bagian ini biasanya dibuat untuk menjelaskan secara ringkas isi cerita dongeng.

Isi (Peristiwa); yaitu bagian utama dan terpenting dari suatu dongeng dimana isinya menceritakan setiap kejadian secara berurutan.

Penutup; yaitu bagian akhir dari cerita dongeng yang biasanya berisi pesan moral dan kata penutup.

Jenis-jenis Dongeng

– Mite; mite atau mitos adalah jenis dongeng yang menceritakan hal-hal yang berhubungan dengan mahluk halus, seperti jin, setan, atau dewa-dewi. Beberapa contoh mitos: Nyi Roro Kidul, Joko Tarub, Laweyan, dan lain-lain.

– Sage; yaitu jenis dongeng yang ceritanya mengisahkan sejarah tokoh tertentu yang memiliki keberanian, kepahlawanan, kesaktian, kebaikan. Contoh sage: Calon Arang, Ciung Wanara, Airlangga, dan lainnnya.

– Fabel; yaitu jenis dongeng yang menceritakan mengenai kehidupan hewan dimana hewan-hewan tersebut dapat berperilaku seperti manusia. Contoh fabel; Kancil dan Buaya, Semut dan Belalang, dan lain-lain.

– Legenda; yaitu jenis dongeng yang dipercaya oleh beberapa penduduk setempat benar-benar terjadi, tetapi tidak dianggap suci atau sakral. Contoh legenda: Lutung Kasarung, Danau Toba, Batu Menangis, dan lain-lain.

– Parabel: yaitu jenis dongeng yang ceritanya mengandung nilai-nilai pendidikan, baik pendidikan moral, agama, atau pendidikan lainnya yang disampaikan secara tersirat. Contoh parabel: Malinkundang.

Urband Legend

Urband legend atau legenda urban  merupakan mitos atau legenda kontemporer yang seringkali dipercaya secara luas sebagai sebuah kebenaran.

Kebanyakan berkaitan dengan misteri, horor, ketakutan, humor, atau bahkan kisah moral.

Legenda urban tidak selalu berarti kisah bohong namun sama seperti kisah yang disebarkan dari mulut ke mulut. Legenda Urban juga sering dibesar-besarkan sehingga menjadi lebih sensasional.

Legenda urban ini juga ada di setiap negara kebanyakan kisah horor yang menakutkan.

Contoh Urban Legend di Indonesia

– Wewe Gombel, sosok hantu wanita yang suka menculik dan anak-anak.

– Nenek Gayung, tidak ada yang tahu asal-usul Nenek Gayung, atau siapa pun dia sebenarnya. Rumor yang beredar mengatakan, Nenek Gayung biasanya muncul tiba-tiba di pinggir jalan dengan membawa gayung dari batok kelapa dan sebuah tikar untuk memandikan jenazah (beberapa mengatakan dia juga membawa payung hitam).

– Kakek Cangkul, rumor bahwa ada kakek-kakek yang membawa cangkul dan mencari korbannya. Dalam rumor tersebut kakek cangkul ini bukan manusia tapi hantu.

Demikian ulasan mengenai cerita fantasi, dongeng hingga urband legend beserta contohnya. Semoga menambah wawasan Anda.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *