Arti Dies Natalis di Kampus dan Kaitannya dengan Agama Kristen

Pelayananpublik.id- Dies Natalis merupakan kata yang umum terdengar di kalangan akademisi. Bahkan belakangan ini kampus-kampus membuat acara peringatan hari lahir atau hari berdirinya dengan menggunakan istilah Dies Natalis.

Lalu apa arti Dies Natalis itu? Apakah Dies Natalis beda dengan Natal?

Pengertian Dies Natalis adalah suatu peringatan atas hari lahir yang di dalam sejumlah besar budaya dianggap sebagai peristiwa penting yang menandai awal perjalanan kehidupan.

Oleh karena itu, secara turun-temurun peringatan itu dirayakan dengan penuh syukur dan kebahagiaan. Peristiwa itu selalu disambut dengan pengharapan akan makin bertambahnya kedewasaan.

Peristiwa ini biasanya lebih dikenal dikalangan organisasi atau Perguruan Tinggi. Berdasarkan itu juga, tidak hanya bagi manusia, pertambahan usia bagi organisasi pun selalu dikaitkan dengan tingkat kedewasaan. Apalagi bagi sebuah perguruan tinggi yang punya fungsi utama melahirkan para ilmuwan akademisi yang berkualitas.

Anniversary, birthday, hari ulang tahun, milad, mungkin semua itu tidak asing di telinga kalian. Sebenarnya, ini hanya masalah penamaan. Semua arti di sana balik lagi ke arti seperti dies natalis, yang berarti hari kelahiran. Namun mungkin istilah Dies Natalis ini agak asing di telinga kita. Bahkan karena ada kata “natal” di dalamnya, istilah itu disebut hanya digunakan orang kristen saja.

Terlepas dari asing atau tidaknya, istilah ini relatif bagi setiap orang. Karena istilah dies natalis ini lebih sering dipakai dikalangan organisasi atau perguruan tinggi.

Setiap organisasi pasti memiliki makna yang berbeda. Namun di setiap makna tersebut, pasti ada harapan agar organisasi tersebut menjadi lebih baik. Dan perayaan ini juga bermakna agar setiap orang di instansi tersebut dapat mengetahui kapan berdirinya instansi mereka.

Dengan begitu, orang-orang dapat mengetahui sedikit sejarah yang dapat membuat mereka lebih menghargai para pendiri instansi tersebut dan lebih mencintai instansinya.

Apakah Dies Natalis Milik Umat Kristiani?

Kata “natal” berasal dari ungkapan bahasa Latin Dies Natalis (Hari Lahir). Sementara Natal (dari bahasa Portugis yang berarti “kelahiran”) dan dalam bahasa Inggris perayaan Natal disebut Christmas, dari istilah Inggris kuno Cristes Maesse (1038) atau Cristes-messe (1131), yang berarti Misa Kristus.

Christmas biasa pula ditulis Χ’mas, suatu penyingkatan yang cocok dengan tradisi Kristen, karena huruf X dalam bahasa Yunani merupakan singkatan dari Kristus atau dalam bahasa Yunani Chi-Rho.

Dalam Alkitab bahasa Indonesia sendiri tidak dijumpai kata “Natal”, yang ada hanya kelahiran Yesus. Natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun oleh umat Kristiani pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus.

Natal dirayakan dalam kebaktian/Misa malam pada tanggal 24 Desember; dan kebaktian pagi tanggal 25 Desember.

Sedikit hal perlu diluruskan disini. Mungkin karena Umat Kristiani merayakan Natal maka banyak orang mengira Dies Natalis juga berarti peringatan untuk umat kristen saja.

Padahal tidak, Dies Natalis ini sama dengan perayaan ulang tahun orang lainnya bukan hanya Yesus Kristus, hanya perbedaan di istilah saja. Kalau kelahiran Nabi Muhammad SAW diperingati umat Muslim dengan perayaan Maulid Nabi.

Dies artinya hari, atau dalam bahasa Inggris day, sedangkan natalis dalam bahasa latin artinya kelahiran, atau dalam bahasa Inggris disebut birth. Jadi dies natalis itu bisa diartikan serupa dengan birthday, anniversary, milad dan istilah mengenai peringatan hari lahir lainnya. Semoga menambah wawasan Anda. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.