Arti Perusahaan Manufaktur, Sistem Kerja, Hingga Jenisnya

Pelayananpublik.id- Salahsatu jenis perusahaan yang sering terdengar adalah manufaktur. Jika Anda pernah mendengar pabrik kecap yang iklannya sering muncul di televisi, pabriknya merupakan perusahaan manufaktur. Mengapa?

Itu karena pabrik kecap mengubah bahan mentah yakni kedelai menjadi kecap, lalu dikemas dan dilabeli dengan menggunakan mesin serta tenaga kerja.

Pengertian Perusahaan manufaktur adalah jenis suatu badan usaha yang pekerjaannya yang menggunakan mesin, peralatan, serta tenaga kerja tertentu. Dalam proses pekerjaannya, perusahaan ini memiliki ciri khas yakni mengubah suatu bahan mentah menjadi sebuah barang jadi yang mempunyai nilai jual yang besar.

Dalam proses serta tahapan yang dilakukan pada kegiatan perusahaan manufaktur telah dilakukan dengan berdasarkan pada Standar Operasional Prosedur atau biasa disebut SOP yang telah ditetapkan. Salah satu dari bagian perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia biasanya disebut pabrik. Pabrik adalah suatu tempat untuk proses manufakturing.

Pengertian manufaktur berdasarkan teknis adalah kegiatan pengolahan bahan mentah melalui proses kimia dan fisika dalam mengubah suatu bentuk, sifat, serta tampilan untuk membuat sebuah produk. Selain itu manufaktur sendiri mencakup mengenai perakitan berbagai bahan hingga menjadi suatu produk.

Berbeda lagi dengan pengertian manufaktur berdasarkan segi ekonomi. Dimana manufaktur adalah kegiatan transformasi suatu bahan mentah menjadi suatu produk yang memiliki bentuk, serta nilai jual.

Sistem Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur harus menerapkan mengenai proses pengerjaan suatu barang agar menjadi lebih efektif. Sistem yang bagus dalam perusahaan manufaktur adalah penerapan sistem lean manufacturing.

Penerapan sistem ini akan meningkatkan produktivitas pekerja, memiliki nilai efisiensi, serta unggul dalam operasional perusahaan. Berikut ini penerapan sistem lean manufacturing antara lain:

– Menerapkan Pull System

Sistem ini merupakan penarikan material dilakukan pada waktu saat dibutuhkan saja. hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas perusahaan

– Fokus Pada Peningkatan Kualitas

Fokus serta menjaga kualitas harus dilakukan oleh setiap perusahaan. Dengan menjaga kualitas, produk akan memiliki kualitas yang terbaik untuk diberikan kepada pelanggan.

– Planning dan Eksekusi

Tujuan dibuatnya perencanaan ini adalah untuk mengurangi terjadinya pemborosan ataupun terjadinya produksi yang gagal.

– Perbaikan Terus Menerus

Perbaikan terus menerus bertujuan untuk melakukan peningkatan setiap waktu terhadap produk agar pelanggan merasa senang.

– Kemampuan Pengambilan Keputusan

Mengambil keputusan adalah salah satu hal penting untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan mengambil keputusan yang tepat serta akurat akan menjadi suatu cara yang efektif dalam proses pembuatan barang.

Jenis Perusahaan Manufaktur

1. Perusahaan Makanan dan Minuman

Makanan dan minuman memang banyak yang dijadikan suatu perusahaan manufaktur sebagai bahan utamanya. Industri makanan dan minuman ini bergerak dengan cara mengolah suatu bahan mentah menjadi suatu makanan dan minuman yang siap dikonsumsi oleh konsumen.

Contoh: Grup Mayora, PT Sinar Sosro, PT Dua Kelinci dan lainnya

2. Otomotif

Otomotif merupakan industri perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia juga. Industri ini bergerak dengan memanfaatkan teknologi tingkat tinggi untuk melakukan proses produksi. Terdapat banyak sekali barang hasil produksi dari industri otomotif yang ada di Indonesia, barang hasil produksi dari industri otomotif meliputi sepeda motor, mobil, dan lain-lain.

Contoh: Astra Group,PT Honda Prospect Motor dan lainnya

3. Tekstil dan Garmen

Tekstil dan garmen merupakan salah satu industri perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia. Industri tekstil ini berjalan dengan mengolah kapas menjadi benang, lalu benang menjadi suatu kain, dan kain tersebut dapat diolah kembali menjadi suatu pakaian seperti baju, celana dan lain-lain.

Contoh: PT Sri Rejeki Isman, PT Madani Production, PT PA Rubber Indonesia dan lainnya.

4. Elektronik

Elektronik mempunyai kesamaan dengan industri otomotif, dimana perusahaan manufaktur industri elektronik menggunakan teknologi yang tinggi dalam membuat suatu barang. Hasil produksi dari industri elektronik sangatlah banyak dan sangat sering ditemukan serta digunakan oleh masyarakat contohnya seperti Televisi, Komputer, Laptop, Handphone, Kulkas, AC, Kipas Angin, Dispenser, Kompor Listrik, dan lain-lain.

Contoh: Maspion Electronics, Toshiba Group dan lainnya.

5. Kerajinan

Kerajinan merupakan suatu industri yang banyak digunakan oleh perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia. Banyak sekali hasil kerajinan dari Indonesia dikirim ke luar negeri. Ada banyak sekali jenis produk yang berasal dari industri kerajinan contohnya seperti keramik, kain tenun, pahatan dari kayu maupun batu, dan lain-lain.

Demikian ulasan mengenai perusahaan manufaktur mulai dari pengertian, jenis, sistem hingga contohnya. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *