Ceramahnya Dibatalkan UGM, UAS Malah Jadi Pembicara di 3 Kota Inggris

Pelayananpublik.id – Pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) telah membatalkan ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid Kampus pada Sabtu (12/10/2019).

Pembatalkan ceramah tersebut sempat menjadi pertanyaan publik, lantaran sosok UAS sendiri sedang naik daun dan ceramahnya selalu dibanjiri jamaah di Indonesia. Bahkan untuk mengundang UAS sendiri dikabarkan cukup sulit karena jadwalnya yang sangat padat.

Berdasaran keterangan pers yang diberikan pihak UGM, alasan pembatalan tersebut tidak rinci sehingga menimbulan tanda tanya di masyarakat.

“Berkaitan dengan acara yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 12 Oktober 2019, maka pimpinan Universitas meminta agar acara tersebut dibatalkan,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Aryani dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (9/10/2019) dilansir dari detik.com.

Iva menyebut alasan di balik keputusan ini adalah untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan nonakademik dengan jati diri UGM.

“(Yang tidak selaras) keterkaitan antara acara dan pembicaranya,” sambungnya.

Pembatalan kegiatan UAS tersebut berbanding terbalik dengan 3 acara yang menggundang UAS sebagai narasumber di 3 kota besar di Inggris.

UAS diundang dalam kegiatan Human Aid Initiative Charity Week Event 2019 di Birmingham, London dan Manchester.

Informasi dari akun media sosial Human Aid Initiative, Ustadz Abdul Somad dijadwalkan mengisi kegiatan itu mulai Jumat 25 Oktober 2019.

Agenda Ustadz Abdul Somad di Birmingham akan digelar Jumat (25/10/2019) mulai jam 14:30 – 19:00 waktu setempat.

Lalu juga menjadi pembicara kegiatan di London mulai jam 13.30 18.00 waktu setempat pada (26/10/2019).

Selanjutnya UAS akan ke Manchester Ahad (27/10/2019) mulai jam 13:15 – 17:30.

Human Aid Initiative yang mengundang UAS ke Inggris, adalah organisasi kemanusiaan global yang berbasis di Inggris yang didirikan pada bulan April 2017.

Fokus organisasi ini adalah memberikan bantuan darurat dan mengentaskan kemiskinan dengan memberdayakan masyarakat lokal melalui berbagai program.

“Sebagian besar pekerjaan kami saat ini dipusatkan pada respons darurat, pemulihan dan rehabilitasi berkelanjutan dari kehancuran bencana alam di Indonesia. Kami mencapai tujuan kami dengan bekerja bersama organisasi mitra,” tulis situs resmi Human Aid Initiative.

Human Aid Initiative beroperasi di beberapa negara termasuk Indonesia, Bangladesh, India, Yordania, Nepal, Pakistan, Somalia, Sri Lanka, dan Turki.

Penolakan dan pembatalan ceramah UAS yang cenderung mendadak di beberapa lokasi di Indonesia sampai sekarang masih jadi tanda tanya. Penolakan ceramah agama tersebut juga dinilai bertolak belakang dengan semangat bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi toleransi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.