Ulasan Lengkap Tentang Mitosis, Ciri, dan Fasenya

Pelayananpublik.id- Jika Anda gemar mempelajari ilmu biologi tentu Anda tidak akan asing dengan istrilah pembelahan sel. Seperti yang diketahui, sel-sel dalam tubuh membelah diri menjadi beberapa bagian dan tumbuh menjadi sel baru.

Dalam pembelahan sel itu juga ada beberapa istilah, salahsatunya adalah mitosis. Mitosis sendiri adalah pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak dengan jumlah kromosom dan jenis kromosom yang sama dengan sel induknya.

Atau lebih jelasnya tentang arti dari pembelahan mitosis yaitu sebuah proses pembelahan inti sel yang menjadi 2 inti sel baru melalui tahapan-tahapan tertentu dan menghasilkan sel anak dengan jenis dan jumlah kromosom yang sama dengan sel induknya.

Dari satu sel kemudian menjadi 2 sel anak identik, masing-masing dari sel anak mewarisi kromosom yang sama banyak dengan kromosom yang dimiliki induknya.

Contohnya jika sel induk mempunyai 2n kromosom, maka setiap sel anak akan mempunyai 2n kromosom.

Meskipun unit terkecil, sel mempengaruhu perkembangan keturunan manusia. Jika sel membelah secara mitosis maka sifat makhluk hidup yang sesuai dengan induknya sehingga beberapa sifat makhluk hidup akan dapat dipertahankan oleh keturunannya.

Kata Mitosis sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu ‘mites’ yang mempunyai arti benang; dan ‘osis’ yang mempunyai arti proses. Dari asal-usul katanya, pembelahan mitosis dapat diartikan sebagai proses pembelahan nukleus menjadi dua anakan nucleus dimana setiap anakan nucleus akan menerima 1 set kromosom yang berbentuk benang halus dan panjang yang memiliki jumlah sama dengan jumlah kromoson sel induknya. Proses mitosis terjadi di sel tubuh (sel somatis).

Pembelahan mitosis terjadi secara tidak langsung karena melalui tahap-tahap fase pembelahan sereta melibatkan benang-benang gelendong untuk mengatur tingkah laku kromosom.

Pembelahan mitosis mempertahankan pasangan kromosom yang sama melalui pembelahan inti dari sel somatis secara berturut-turut.

Fase Pembelahan Mitosis

Mitosis juga memiliki tahapan atau fase pembelahan yakni profase, metafase, anafase, telofase. Berikut penjelasannya.

1. Tahap Profase

Dalam tahap ini sel induk yang akan membelah memperlihatkan gejala berupa terbentuknya 2 sentriol dan sentrosoma, yang satu tetap di tempat, yang satu bergerak ke arah kutub yang berlawanan. Kemudian, dari setiap sentriol akan muncul serabut-serabut berupa filamen yang disebut benang gelendong pembelahan (benang spindel) yang menghubungkan sentriol satu dengan sentriol lain.

Setelah itu akan terlihat terpecahnya membran inti dan benang kromatin berubah menjadi kromosom.

Setelah itu kromosom menduplikasi membujur menjadi dua bagian, yang masing-masing disebut kromatid. Bersamaan dengan itu nukleolus mengecil ukurannya dan menghilang.
Kromatid terjerat pada benang spindel.
Benang spindel tampak meluas ke luar ke segala arah disebut sebagai aster.

Dan akhirnya selubung inti sel pecah dan setiap kromatid melekat di beberapa benang spindel di kinetokor. Kromosom duplikat lalu meninggalkan daerah kutub dan berjajar di ekuator.

2. Tahap Metafase

Setelah proses profase selesai, masuklah tahap metafase.
Pada fase ini, membran inti sudah menghilang, kromosom berada di bidang ekuator, dengan sentromernya seolah kromosom berpegang pada benang gelendong pembelahan. Pada fase ini kromosom tampak paling jelas.

3. Tahap Anafase

Tahap ketiga pembelahan mitosis adalah anafase. Dalam anafase, kromatid bergerak menuju ke arah kutubkutub yang berlawanan.

Kinetokor yang masih melekat pada benang spindel berfungsi menunjukkan jalan, sedangkan lengan kromosom mengikuti di belakang.

4. Telofase

Tahapan terakhir dalam pembelahan mitosis adalah telofase. Apa yang terjadi pada tahapan telofase.

Di tahap telofase, Kromatid-kromatid mengumpul pada kutubkutub.
Benang gelendong menghilang, kromatid menjadi kusut dan butiran-butiran kromatin muncul kembali.
Selaput inti terbentuk kembali dan nukleolus terlihat lagi.
Pada bagian ekuator terjadi lekukan yang makin lama makin ke dalam hingga sel induk terbagi menjadi dua yang masing-masing mempunyai sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya.

Ciri-ciri Mitosis

Ada banyak jenis pembelahan sel. Salahsatunya adalah mitosis tau penbelahan biasa. Tentu ada beberapa hal yang menjadi ciri agar mitosis bisa dibedakan dengan jenis pembelahan sel lain. Berikut cirinya:

1. Pembelahan mitosis berlangsung satu kali;

2. Jumlah sel anak yang dihasilkan dari pembelahan mitosis yaitu dua buah;

3. Jumlah kromosom sel anak sama dengan jumlah kromosom pada induknya, yaitu 2n (diploid);

4. Sifat sel anak sama dengan sifat pada induknya;

5. Terjadi pada sel tubuh (sel somatik) misalnya pada jaringan embrional antara lain ujung akar, ujung batang, lingkaran kambium;

6. tujuan pembelahan mitosis yaitu untuk memperbanyak sel-sel seperti pertumbuhan atau perbaikan sel yang rusak;

7. Melewati tahapan pembelahan yaitu interfase, profase, metafase, anafase, dan telofase, namun secara umum tahap-tahap tersebut akan kembali ke tahap semula sehingga membentuk suatu siklus sel.

Demikian ulasan mengenai pembelahan sel secara mitosis yakni pengertian, ciri hingga prosesnya. Semoga bermanfaat. (Nur Fatimah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *