Pengertian Sabotase, Ciri, Tujuan, Sasaran dan Jenisnya

Pelayananpublik.id- Kata sabotase mungkin sering terdengar di tengah masyarakat terutama lewat televisi.
Baik berita maupun film di televisi sering menunjukkan aksi sabotase terhadap sesuatu.

Sabotase sendiri secara sederhana bermakna merusak. Jadi aktivitas merusak dengan sengaja agar timbul kerugian bagi korbannya bisa jadi tergolong sabotase.

Pengertian Sabotase

Sabotase berasal dari bahasa Inggris “sabotage” yang berarti merusak.

Secara umum sabotase adalah tindakan merusak dan menghancurkan peralatan, senjata, atau bangunan untuk mencegah keberhasilan musuh atau pesaing.

Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sabotase adalah perusakan milik pemerintah dan sebagainya (oleh pemberontak), penghalangan produksi perusahaan atau tindakan merusak dan menentang kelancaran kerja (oleh kaum buruh yang tidak puas), pemusnahan fasilitas militer, perhubungan, atau pengangkutan wilayah musuh oleh agen rahasia lawan atau oleh kelompok gerakan perlawanan bawah tanah.

Sabotase Fisik

Pengertian sabotase adalah tindakan yang sengaja dilakukan secara terencana dan tersembunyi untuk melakukan pengrusakan terhadap sasaran tertentu.

Biasanya yang diserang adalah peralatan, personel, atau aktivitas vital yang berada di tengah-tengah masyarakat seperti infrastruktur dan struktur ekonomi dari sasaran yang dituju sehingga memberikan dampak yang besar secara psikologis.

Sabotase Jaringan

Di era digital, tindakan sabotase juga tak hanya terpaut pada hal-hal yang bersifat fisik tapi juga jaringan. Orang yang menyabotase jaringan dapat mengakses informasi yang sifatnya sangat rahasia yang dapat mempengaruhi kelangsungan sebuah negara.

Sabotase Diri

Selain sabotase terhadap perusahaan hingga negara, adapula istilah sabotase diri.

Seseorang dikatakan melakukan sabotase diri ketika ia sendiri yang menyebabkan kegagalan demi kegagalan dalam hidupnya. Semua bakat dan kemampuan dalam dirinya tidak bisa menghantarkannya kepada kesuksesan karena sabotase yang dilakukannya terhadap diri sendiri.

Contoh sabotase diri seperti merasa diri tidak bahagia, takut, terlalu cepat puas, rasa malas, tidak konsisten, suka menunda-nunda pekerjaan, dan lain sebagainya.

Sasaran Sabotase

Dari tindakannya, sasaran sabotase mulai dari sebuah rencana, acara, perusahaan sampai level yang cukup besar seperti sebuah negara.

Sabotase erat kaitannya dengan aksi spionase atau memata-matai. Sebelum sabotase dapat dilancarkan tentu diperlukan perencanaan yang matang agar aksi sabotase dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan dan memberikan efek yang besar.

Untuk itu diperlukan informasi yang akurat mengenai sasaran yang akan dihancurkan. Biasanya informasi ini didapatkan dari kegiatan spionase terhadap sasaran, apakah sebuah perusahaan, organisasi, atau sebuah negara.

Ciri-ciri Sabotase

Dari pengertian yang sudah dipaparkan di atas tindakan sabotase bisa memiliki beberapa ciri yakni

1. Terencana

Tindakan sabotase biasanya dilakukan secara terencana dan bukan tiba-tiba. Karena tujuannya adalah penghancuran dan membuat gagal sebuah rencana atau sistem yang telah berjalan dengan baik.
Jika hal buruk terjadi secara tiba-tiba bisa jadi itu insiden, bukan sabotase.

2. Dilakukan dengan Sengaja

Sabotase adalah tindakan yang terencana jadi sudah jelas itu disengaja. Jika perusakan dilakukan secara tidak sengaja, itu tidak bisa disebut sebagai tindakan sabotase.

3. Berefek Besar

Tindakan sabotase, karena dilakukan secara terencana maka biasanya akan berakibat besar. Kerusakan yang disebabkan oleh sabotase biasanya signifikan dan sangat merugikan korbannya.

Asuransi untuk Sabotase

Karena tindakan sabotase tidak menutup kemungkinan dapat terjadi dimana dan kapan saja, ada beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan produk berupa asuransi sabotase.

Ini karena sabotase adalah tindakan pengrusakan harta benda atau penghalangan kelancaran pekerjaan atau yang berakibat turunnya nilai suatu pekerjaan.

Pekerjaan yang dimaksud bisa dilakukan oleh seseorang atau kelompok baik bertindak sendiri atau atas nama berkaitan dengan suatu organisasi atau pemerintah dalam usaha mencapai tujuan politik, agama, ideologi atau yang sejenisnya. Termasuk intensi untuk mempengaruhi pemerintah dan atau membuat public atau bagian dari public dalam ketakutan.

Nah, asuransi sabotase adalah jaminan untuk melindungi harta benda dari kerusakan tersebut. Mengenai aturan mainnya, sama seperti asuransi harta benda lainnya.

Demikian ulasan mengenai sabotase, ciri, tujua, sasaran dan jenisnya. Semoga artikel ini bermanfaat dalam menambah wawasan Anda. (Nur Fatimah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.