Pelayananpublik.id- Harga beras di Sumatera Utara naik secara signifikan.
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengatakan pihaknya akan mengecek harga beras ke sejumlah pasar dan tempat distributor.
Menantu Jokowi itu juga meminta agar Bulog mencari tahu penyebab dan solusi agar harga beras stabil di Sumut.
“Harga beras naik? Nanti kita coba cek ke pasar-pasar,” jelasnya, Kamis (24/7/2025).
Bobby juga mendorong, agar Bulog mendistribusikan beras yang ada di gudangnya.
“Kita juga mendorong agar bulog segera mendistribusikan beras yang ada di gudangnya,” ucapnya.
Terkait kenaikan harga beras ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sendiri mengklaim Harga Beras di Sumut sudah di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sejak awal tahun 2025 lalu.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (Kabid PDN) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara Charles TH Situmorang mengatakan, harga beras di Sumut di atas HET
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (Kabid PDN) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara Charles TH Situmorang mengatakan, harga beras di Sumut di atas HET karena stok gabah di kilang padi berkurang.
Dijelaskan Charles saat ini harga beras di Sumut naik 1,4 persen dari HET. Sejauh ini HET beras ukuran medium Rp 13.100 sedangkan beras ukuran premium Rp 15.400.
Sementara dari data di lapangan, kata Charles harga beras medium di sejumlah pasar rata rata mencapai Rp 14. 233 persen. (*)