Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli dan Filsuf Terlengkap

Pelayananpublik.id- Filsafat seringkali diartikan sebagai ilmu fikir dan bagaimana pemahaman seseorang mengenai suatu kejadian.

Ilmu filsafat merupakan cabang ilmu yang paling pertama sebelum cabang ilmu lain muncul. Hal ini menunjukan bahwasanya ilmu filsafat memiliki kajian dan perenungan yang dalam. Sehingga mampu melahirkan banyak cabang ilmu.

Sekarang ini filsafat pun telah memiliki banyak cabang ilmu. Namun sebelum membahas itu, ada baiknya pahami dulu apa pengertian filsafat.

Untuk lebih memahami, berikut kami rangkum pengertian filsafat menurut para ahli dan filsuf terlengkap.

1. Aristoteles

Menurut Aristoteles, pengertian filsafat adalah sebuah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran. Adapun ilmu pengetahuan tersebut mencakup banyak hal yakni mulai dari ilmu retorika, ilmu etika, ilmu metafisika, ilmu politi, ilmu logika dan ilmu keindahan.

2. Al Farabi

Tokoh filsafat lainnya adalah Al Farabi, yang mengartikan filsafat sebagai ilmu tentang sifat yang mencoba untuk mengetahui sifat sebenarnya dari kebenaran.

3. Plato

Pengertian ilmu filsafat menurut Plato adalah upaya untuk mencapai pengetahuan dan mengetahui tentang kebenaran yang sebenarnya.

4. Immanuel Kant

Filsuf Immanuel Kant mengatakan filsafat adalah dasar dari seluruh ilmu pengetahuan yang meliputi banyak hal yakni isu epistemology atau yang lebih familiar dengan sebutan filsafat pengetahuan dan berperan untuk menjawab pertanyaan tentang apa yang manusia ketahui.

5. Rene Descartes

Rene Descartes mengatakan pengertian filsafat adalah kumpulan seluruh pengetahuan Allah. Kemudian manusia dan alamlah yang menjadi pokok penyelidikan untuk menemukan jawaban dan ilmu-ilmu baru.

6. Langeveld

Pengertian filsafat menurut Langeveld adalah ilmu tentang masalah dinal dan menentukan, yaitu masalah makna keabadian, makna eksistensi dan ketuhanan.

7. Marcus Tullius Cicero

Tokoh filsafat Cicero mengartikan filsafat sebagai pengetahuan tentang hal-hal yang maha agung dan usaha-usaha untuk mencapai hal tersebut.

8. Ibnu Sina

Filsuf dari kalangan Muslim yakni Ibnu Sina atau yang dikenal dengan Avicenna mengatakan filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya.

9. The Liang Gie

Pengertian filsafat menurut The Liang Gie adalah pemikiran yang sedalam-dalamnya yang bebas dan teliti mengenai ketuhanan, manusia dan alam demi tujuan mencari hakikat kebenaran.

10. Bertrand Russel

Russel mengatakan pengertian filsafat adalah kritik terhadap pengetahuan. Hal ini karena filsafat mengkaji secara kritis asas-asas yang digunakan dalam ilmu pengetahuan atau digunakan untuk mengetahui ketidakselaran yang telah terjadi. Russel juga berpendapat bahwa filsafat terletak antara theologia, dan ilmu pengetahuan terletak di antara dogma-dogma dan ilmu-ilmu eksakta.

11. N. Driyarkara

Driyarkara berpendapat bahwa filsafat adalah refleksi secara intens dan mendalam untuk mengetahui penyebabnya apa, dan menanyakan pertanyaan seperti megnapa ataupun hal lain yang merupakan bentuk refleksi dari realitas.

12. Hasbullah Bakry

Hasbullah Bakry mendefenisikan filsafat sebagai ilmu yang secara spesifik mendalami tentang ilmu alam semesta, mendalami manusia dan mendalami ketuhanan demi menghasilkan pengetahuan lebih jauh. Memikirkan ilmu tersebut hingga ke esensinya untuk menemukan makna filosofisnya.

13. D.C. Mulder

Pengertian filsafat menurut D.C. Mulder adalah ilmu yang berpikiran teoritis tentang susunan kenyataan sebagai keseluruhan. Tidak sekedar itu, menurutnya filsafat sebagai sarana untuk mengabstraksikan kenyataan dan sekaligus membuat sebuah susunan menjadi sarana untuk berpikir kritis.

14. Robert Ackerman

Pengertian filsafat menurut Robert Ackerman merupakan tinjauan kritis mengenai pendapat secara ilmiah dengan cara melakukan perbandingan terhadap kriteria tertentu. Dimana pembanding yang digunakan yang dikembangkan dari pendapat-pendapat bidang lain.

15. Fung Yu Lan

Fung Yu Lan, mengatakan pengertian filsafat adalah pikiran yang sebenarnya refleksi dari kehidupan itu sendiri yang sudah tersistematis.

16. Lewis White Beck

White Beck, juga mengartikan filsafat sebagai sebuah ilmu yang bersedia melakukan evaluasi beberapa metode dengan pemikiran ilmiah. Dimana di sana tidak sekedar melakukan evaluasi saja, tetapi juga berusaha untuk menemukan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan.

17. Michael V. Berry

Berry menyebut filsafat adalah sebuah upaya penelaah tentang logika interen yang sesuai dengan teori ilmiah yang dilengkapi dengan melakukan eksperimen.

18. May Brodbeck

Brodbeck berpendapat filsafat adalah pelukisan dan penjelasan mengenai landasan-landasan ilmu. Jadi tidak berdasarkan ilmu asal-asalan.

19. Peter Caws

Pengertian filsafat menurut Caws adalah suatu ilmu yang mencoba untuk mempelajari seluruh pengalaman manusia yang akan menghasilkan teori tentang manusia dan alam semesta. Termasuk pula bisa menghasilkan landasan, keyakinan dan tindakan. Disamping itu, filsafat ternyata juga memeriksa secara kritis terhadap banyak hal yang dapat dijadikan sebagai tindakan ataupun keyakinan.

20. Stephen R. Toulmin

Filsafat ilmu adalah unsur-unsur yang terlibat dalam proses penyeleidikan ilmiah. Misalnya terlibat dalam pengamatan, perbincangan, metafisis, dan berbagai macam penelitian lainnya yang dilakukan secara ilmiah.

21. Ir. Proejawijatna

Proedjawijatna mendefenisikan filsafat sebagai sebuah ilmu yang mencari sebab akibat untuk ditemukan solusinya.

22. Notonogo

Notonogo, menyebut filsafat adalah sesuatu yang meneliti hal-hal yang menjadi objek inti dari sudut mutlak, atau ilmu yang sifatnya tetap yang kemudian disebut sebagai ilmu alami.

23. Fuad Hasan

Guru besar Psikologi asal Indonesia, Fuad Hasan mengartikan filsafat sebagai ikhtiar untuk berpikir radikal. Mulai dari gejala yang muncul, dari akar masalah yang akan dimasalahkan, dan dengan jalan penjajakan yang radikal itulah filsafat berusaha untuk menyimpulan secara universal.

24. Notonagoro

Notonagoro yang mendefinisikan filsafat itu sebagai ilmu untuk menelaah objek tertentu lewat sudut inti yang mutlak, mendalam dan menyeluruh, namun tidak berubah.

25. Driyakarya dan Sidi Gazalba

Driyakarya berpendapat bahwa filsafat adalah perenungan dalam tentang kenyataan dan menanyakan sebab akibat secara mendalam. Kenapa semua itu terjadi dan apa esensinya.

Sedangkan Sidi Gazalba lebih menekankan bahwa filsafat itu mencari kebenaran. Dari kebenaran yang diperoleh diperuntukan untuk kebenaran.

Demikian ulasan mengenai pengertian filsafat menurut para ahli terlengkap. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.