Kominfo Buka Pendaftaran Beasiswa S2 Luar Negeri 2022 untuk PNS dan Umum, Intip Syaratnya

Pelayananpublik.id– Melanjutkan jenjang pendidikan ke program magister atau S2 membutuhkan dana dan persiapan yang lebih, apalagi jika ingin kuliah di luar negeri.

Namun terkadang banyak faktor yang menghambat terutama masalah dana. Oleh karena itu banyak orang yang berburu beasiswa S2 agar bisa meringankan biaya.

Nah, bagi Anda yang sedang mencari beasiswa, Anda bisa mencoba program Beasiswa S2 di Luar Negeri dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Program ini merupakan prioritas percepatan Transformasi Digitalisasi Nasional yang meliputi 4 (empat) sektor strategis, yaitu infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital dan masyarakat digital.

Beasiswa S2 Luar Negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika TA 2022 kembali dibuka bagi ASN/Anggota TNI/POLRI dan masyarakat umum yang berminat untuk melanjutkan studi Magister di bidang studi terkait Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Sejauh ini ada 4 universitas di 4 negara yang masih membuka pendaftaran yakni India, Hungaria, Belanda dan Jepang.

Pendaftaran tahap 1 ditutup 31 Maret 2022. Adapun batas pendaftaran masing-masing universitas adalah sebagai berikut.

1. Eötvös Loránd University Hungaria pada tanggal 30 April 2022

2. University of Twente Belanda, 1 Mei 2022.

3. Jepang – UEC (The University of Electro Communications)

4. International Institute of Information Technology Bangalore India, Mei 2022

Calon pendaftar juga diminta memperhatikan batas waktu pendaftaran ke Kementerian Kominfo serta perguruan tinggi yang dituju.

Persyaratan Umum

– Warga Negara Indonesia (WNI);

– Berlatar belakang pekerjaan di sektor teknologi informasi dan komunikasi dan pelaku rintisan (start-up) lokal (bagi pelamar dari masyarakat umum, termasuk penyandang disabilitas);

– Berusia maksimal 37 tahun untuk ASN/Anggota TNI/POLRI dan 33 tahun untuk masyarakat umum pada saat penutupan pendaftaran;

– Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 baik atas biaya sendiri maupun dari lembaga lain;

– Mendapatkan izin pejabat yang berwenang;

– Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun;

– Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan;

– Lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dan khusus bagi penyandang disabilitas minimal 2,50 (dari skala 4,0);

– Memiliki sertifikat TOEFL ITP dengan skor paling sedikit 530 atau TOEFL iBT 90 atau IELTS 6,5 (Bagi pelamar yang belum memiliki sertifikat TOEFL iBT/IELTS, dapat menyerahkan sertifikat TOEFL ITP untuk seleksi internal beasiswa Kementerian Kominfo. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan Bahasa Inggris yang ditetapkan Mitra Perguruan Tinggi);

– Pelamar wajib mendaftar ke perguruan tinggi untuk penerimaan bulan Agustus/September 2022;

– Memenuhi persyaratan khusus dari perguruan tinggi yang dituju.

Syarat Berkas Pendaftaran

– Formulir Pendaftaran

– Scan KTP

– Scan Paspor hijau bagi masyarakat umum dan Paspor biru bagi ASN (jika telah tersedia)

– Salinan SK PNS (bagi PNS)

– Salinan SK Pengangkatan atau Perjanjian Kontrak (bagi Karyawan Swasta) atau Portofolio (bagi Wirausaha atau Pendiri start-up)

– Salinan Ijazah S1/D4

– Salinan Transkrip Akademik

– Scan Sertifikat TOEFL/IELTS

– Outline rencana tugas akhir maksimal 1 halaman (judul, tujuan dan manfaat yang sesuai dengan program Transformasi Digitalisasi Nasional)

– Surat Rekomendasi (Atasan/Dosen/Lainnya)

Formulir pendaftaran, Surat Izin Atasan, Surat Rekomendasi dan Form Check list berkas pendaftaran dapat diunduh melalui tautanhttps://k-cloud.kominfo.go.id/s/BeasiswaS2LNKominfo.

Seluruh berkas pendaftaran dapat dikirimkan dalam satu dokumen pdf dengan format nama; dokumen Beasiswa_Kominfo2022_(NamaLengkap) ke alamat beasiswaln@mail.kominfo.go.id.

Demikian informasi mengenai beasiswa S2 luar negeri Kemkominfo 2022, semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.