Banyak PHK, Ini Daftar Pekerjaan yang Masih Dibutuhkan Saat Pandemi

Pelayananpublik.id- Pandemi Covid-19 membuat banyak perubahan pada ekonomi Indonesia. Imbasnya banyak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di berbagai perusahaan.

Selain itu perubahan irama kerja menjadi work from home (WFH) membuat perusahaan lebih memanfaatkan platform digital. Akhirnya, tenaga manusia pun dilepas, karena tidak terpakai lagi. Tak heran banyak profesi yang tak lagi dilirik perusahaan.

Namun, ada beberapa profesi dan job field yang justru semakin dicari.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, mengatakan setidaknya ada 5 profesi yang kini semakin dicari perusahaan.

Dikutip dari laman Institut Teknologi Batas (Iteba) ia mengatakan saat ini masyarakat yang awalnya banyak melakukan kegiatan offline beralih kepada kegiatan online.

Untuk menunjang kegiatan tersebut, pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan saat ini adalah software engineer.

Tidak hanya menulis coding dalam program, seorang software engineer juga akan bertugas untuk menganalisa, membuat rekayasa, menyusun spesifikasi, dan memvalidasi rancangan perangkat lunak.

Bahasa pemrograman dasar yang perlu diketahui untuk menekuni pekerjaan ini adalah Java, Phyton, dan Ruby.

Jadi, kata dia, jurusan kuliah yang pas untuk menekuni profesi sebagai software engineer adalah jursan teknik komputer dan sistem informasi.

Selain software designer, profesi UX designer juga diincar saat ini. Mereka bertugas untuk memastikan masyarakat puast saat mengunjungi platform suatu perusahaan. Profesi ini tentu membutuhkan kemampuan yang beragam.

Dibutuhkan riset untuk mengetahui pengalaman penggunaan pada platform suatu perusahaan. Jika Anda ingin menekuni profesi sebagai UX designer, jurusan yang pas untuk diambil adalah jurusan yang berkaitan dengan ilmu komputer dan teknologi.

Profesi berikutnya adalah product manager. Karena product manager akan bertugas menaikkan daya jual produk dari perusahaan.

Product manager akan bertanggung jawab membawahi seluruh tim dan memastikan strategi penciptaan produk bisa berjalan lancar. Pekerjaan ini juga membutuhkan kemampuan untuk menjelaskan dan menerjemahkan produk dengan tepat. Mahasiswa jurusan komunikasi atau manajemen rekayasa bisa mencoba profesi ini setelah lulus kelak.

Selain itu, profesi data analyst juga semakin bersinar saat pandemi.

Setiap perusahaan membutuhkan seorang data analyst untuk mengevaluasi data-data yang dimiliki perusahaan.

Data tersebut dibutuhkan untuk mengukur perkembangan bisnis suatu perusahaan. Selain mengevaluasi, data analyst juga bertanggung jawab untuk meneliti dan menganalisis data yang dimiliki perusahaan.

Nah, yang terakhir adalah Researcher. Mereka dibutuhkan karena banyak hal yang perlu diteliti contohnya adalah kandungan vaksin hingga teknologi untuk memutus rantai virus. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *