Mulai 23 April Tilang Elektronik Berlaku Nasional

Pelayananpublik.id- Mulai 23 April 2021 mendatang Polri resmi menerapkan tilang elektronik kepada pelanggar lalulintas.

Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) ini diberlakukan secara nasional.

Kasubditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Abrianto Pardede menyebut ETLE ini diberlakukan demi mewujudkan penegakan hukum yang tegas dan transparan.

“Ini bisa membuat disiplin masyarakat lebih bagus dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” katanya dikutip dari Merdeka.com, Jumat (19/3/2021).

Korlantas Polri, kata dia, pada tahap 1 ETLE akan meluncurkan 244 kamera ETLE di 12 Polda.

244 Kamera ETLE itu tersebar di Polda Metro Jaya 98 titik, Polda Riau 5 titik, Polda Jawa Timur 55 titik, Polda Jawa Tengah 10 titik, Polda Sulawesi Selatan 16 titik, Polda Jawa Barat 21 titik, Polda Jambi 8 titik, Polda Sumatera Barat 10 titik, Polda DIY 4 titik, Polda Lampung 5, Polda Sulawesi Utara 11 titik, dan Polda Banten 1 titik.

“Kamera ETLE ini menjadi terobosan Korlantas untuk memastikan penegakan hukum di bidang lalu lintas yang tegas dan transparan,” katanya.

Kamera ETLE , kata dia, merupakan wujud Korlantas Polri mendukung program kerja 100 hari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menjadikan Polri yang presisi, tegas dan transparan.

“Yang bermain kan robot tanpa ada pertemuan dengan petugas sehingga membuat lebih transparan dan terwujud-nya transparansi,” tutur Abrianto.

Adanya kamera ETLE Nasional ini disebut sebagai program spektakuler. Sebab, kamera ETLE yang sekarang bisa mendeteksi nomor polisi (nopol) kendaraan di luar dari wilayah tersebut.

Ia menjelaskan ETLE yang ada sejak 2019 diperbarui dan diperluas ke 12 Polda. Disebut ETLE nasional karena dapat dilakukan penindakan nopol di luar daerah-nya.

Sebagai contoh Kepolisian di Yogyakarta bisa menindak pleat ‘H’ yang dipakai oleh kendaraan dari Semarang, Jawa Tengah.

“Kemarin kan masih regional. Adanya ETLE Nasional menjadi semua Polda bisa ke nopol semua kendaraan. Artinya ini enggak cuma khusus Polda, jadi semua kendaraan di manapun bisa ditindak,” ujarnya menjelaskan.

Selain menilang, kata Abrie, ETLE akan bisa meningkatkan budaya tertib berlalu lintas. Karena kamera ETLE tidak pilih kasih.

“Tidak mau bayar langsung blokir. Ada ETLE juga dukung program pemerintah, seperti ganjil genap, “new normal”, Tak boleh bertemu. Kita dukung kebijakan pemerintah daerah,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *