Guru yang Tak Kebagian BSU Akan Dapat Bantuan Lain Rp1,8 Juta dari Kemenag

Payananpublik.id- Baru-baru ini Kementerian Agama (Kemenag), telah merealisasikan bantuan kepada guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Kemenag berupa Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Bantuan ini diberikan juga masih dalam rangka bantuan penanggulangan efek pandemi Covid-19.

Adapun jumlah BSU yang diterima guru dan tendik adalah Rp600 ribu per bulan selama 3 bulan jadi Rp1,8 juta sebelum dipotong pajak.

Namun, masih banyak guru dan tendik yang berada di lingkungan Kemenag yang belum mendapatkannya. Oleh karenanya Kemenag kembali meluncurkan bantuan lewat program Wakaf Uang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dengan bantuan tersebut, guru yang telah terdaftar dan memenuhi syarat akan menerima uang sejumlah Rp1,8 Juta, dan diberikan berangsur sebanyak tiga kali dengan kisaran Rp600 ribu per bulan, disertai potongan pajak.

Dan kabar gembiranya lagi, tidak hanya guru agama yang dijadikan perhatian oleh Kemenag, namun masyarakat umum pun diperhatikan kesejahteraanya.

Launching dari program yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam ini disampaikan oleh menteri agama yang beberapa waktu yang lalu baru dilantik, Yaqut Cholil Qoumas.

Menag Menteri Agama, Yaqut Cholil juga memberikan apresiasinya kepada keluarga besar Kemenag

“Saya sangat bangga dan terharu berada di tengah keluarga besar Kementerian Agama seluruh Indonesia. Apalagi momen ini juga bertepatan dengan Launching Wakaf Uang ASN Kemenag. Alhamdulillah, spirit ikhlas beramal ternyata selalu melekat dalam diri kita semua,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas membuka sambutannya dalam Launching Wakaf Uang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama, di Jakarta, Senin 28 Desember 2020.

Menurut Yaqut, program ini adalah bukti kepeduliaan dari para ASN Kemenag.

“Wakaf uang adalah bukti nyata dedikasi dan loyalitas ASN Kementerian Agama terhadap umat,” ucapnya. Dikutip PotenisBisnis.com dari laman resmi Kemenag.

Yaqut berharap Gerakan Wakaf Uang ASN Kemenag yang dilaunching hari ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk mendorong masyarakat umum mengikutinya, karen asalah satu tujuan dari program ini ialah sebagai percontohan sekaligus inisiator wakaf uang di kalangan ASN serta masyarakat umum.

“Kita mulai dari diri kita, dari rumah kita, dan dari institusi kita,” kata Yaqut.

Dalam acara Launching Wakaf Uang ASN Kemenag hadir pula Menpan RB, Tjahjo Kumolo, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *