Apa Itu Emosi, Fungsi, Jenis, Faktor Penyebab dan Cara Mengendalikannya

Pelayananpublik.id- Kata “emosi” sudah sangat familiar di telinga masyarakat bahkan hampir setiap hari digunakan. Di masyarakat awam, emosi seringkali dikaitkan dengan amarah atau tempramen, padahal arti emosi bukan hanya marah.

Memang menurut KBBI emosi juga dapat diartikan sebagai marah. Misalnya dalam kalimat “Karena emosi, Budi tak sadar menampar anaknya hingga teler,”.

Nah, dalam kalimat itu emosi berarti marah, Budi marah lalu menampar anaknya, kira-kira begitu.

Namun jangan salah, emosi bukan hanya mencakup marah, tapi juga senang sedih serta perasaan lain yang dimiliki manusia yang dipengaruhi banyak faktor.

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya pahami dulu apa pengertian emosi yang dijelaskan dalam artikel ini.

Pengertian Emosi

Menurut KBBI, emosi adalah luapan perasaan yang berkembang dan surut dalam waktu singkat, atau keadaan dan reaksi psikologis dan fisiologis (seperti kegembiraan, kesedihan, keharuan, kecintaan); keberanian yang bersifat subjektif). KBBI juga mengartikan emosi sebagai marah.

Pengertian emosi lainnya adalah suatu reaksi tubuh menghadapi situasi tertentu. Sifat dan intensitas emosi biasanya terkait erat dengan aktivitas kognitif (berpikir) manusia sebagai hasil persepsi terhadap situasi.

Pada dasarnya, emosi menggambarkan perasaan manusia menghadapi berbagai situasi yang berbeda.

Oleh karena itu, emosi merupakan reaksi manusiawi terhadap berbagai situasi nyata maka sebenarnya tidak ada emosi baik atau emosi buruk.

Pengertian emosi menurut Soergada Poerbakawatja adalah respons terhadap suatu perangsang yang menyebabkan perubahan fisiologis disertai perasaan yang kuat dan biasanya mengandung kemungkinan untuk meletus.

Respons demikian terjadi baik terhadap perasaan-perasaan eksternal maupun internal. Dengan pengertian emosi menurut Soergada ini terlihat jelas perbedaan antara perasaan dengan emosi, bahkan terlihat jelas bahwa perasaan termasuk ke dalam emosi atau menjadi bagian dari emosi.

Daniel Goleman mengatakan ada ratusan emosi bersama dengan variasi, campuran, mutasi dan nuansanya sehingga makna yang dikandungnya lebih banyak, lebih kompleks dan lebih halus dari pada kata dan pengertian yang digunakan untuk menjelaskan emosi.

Sementara pemgertian emosi menurut Chaplin adalah suatu keadaan yang terangsang dari organisme yang mencakup perubahan-perubahan yang disadari yang sifatnya mendalam dari perubahan perilaku tersebut.

Chaplin juga membedakan emosi dengan perasaan dan dia mengatakan bahwa perasaan ialah pengalaman yang disadari yang diaktifkan baik itu oleh perangsang eksternal maupun oleh bermacam-macam keadaan jasmaniah.

Karakteristik Emosi

Emosi memiliki karakteristik yaitu:

– Emosi berasal dari proses bio-evolusi,

– Biasanya tanggap terhadap rangsangan ekologis yang berlaku, tetapi emosi mungkin dipengaruhi kepribadian, evolusi budaya, dan proses epigenetik lainnya;

– Diaktifkan oleh sebuah proses persepsi yang sederhana (misalnya, melihat ular di jalan anda) yang tidak memerlukan penilaian yang kompleks atau kognisi orde tinggi, dan mereka sering beroperasi dengan pesat dan lebih atau kurang secara otomatis;

– Perasaan yang unik / komponen motivasi adalah fase dari proses neurobiologis evolusi berasal (ch. Langer, 1967/1982);

– Setiap emosi urutan pertama memiliki fungsi regulasi yang unik yang memodulasi kognisi dan tindakan;

Fungsi Emosi

1. Fungsi Survival

Emosi memiliki fungsi survival yakni sebagai sarana untuk mempertahankan hidup. Sebab emosi dapat memberikan kekuatan pada manusia untuk mempertahankan diri terhadap gangguan atau rintangan.

Emosi seperti perasaan takut, sedih, senang akan membuat manusia dapat menikmati hidup dalam kebersamaan dengan manusia lain.

2. Fungsi Membangkitkan Energi

Ternyata emosi juga bisa berfungsi sebagai energizer. Dengan emosi manusia bisa lebih semangat menjalani hidup.

Contoh simpel adalah saat ada yang Anda sukai di kantor, pasti Anda lebih semangat, datang lebih pagi, kerja lebih rajin dan lebih sering tersenyum.

3. Fungsi Messenger

Emosi juga berfungsi sebagai pembawa pesa. dari satu manusia ke manusia lain.

Emosi akan memberitahu kita bagaimana keadaan orang-orang yang berada disekitar kita, terutama orang-orang yang kita cintai dan sayangi, sehingga kita dapat memahami dan melakukan sesuatu yang tepat dengan kondisi tersebut.

Contoh gampangnya adalah ketika melihat teman Anda bersedih, Anda pasti mengambil sikap tertentu seperti menjaga bicara Anda agar dia tidak tersinggung atau tambah sedih. Anda kemudian melakukan hal yang menyenangkan hatinya agar tidak sedih.

Faktor yang Mempengaruhi Emosi

Menurut Hurlock (1997:6) mengatakan ada beberapa hal yang mempengaruhi emosi seseorang yakni.

– Keadaan jasmani, apabila kedaan jasmani kurang sehat, dapat mempengaruhi emosi seseorang. Katakanlah seorang yang lapar atau kurang tidur maka dia akan lebih mudah marah dan tidak mampu berfikir panjang.

– Sifat manusia, sifat atau pembawaan manusia berpengaruh pada emosi. Ada orang yang mudah marah, ada yang mudah sedih, ada juga orang yang mudah gembira.

– Spontanitas dan pengendalian. Manusia pada umumnya sangat spontan dalam menyatakan emosinya, tetapi karena pengaruh dari kebudayaan individu dituntut harus dapat mengendalikan ekspresi emosinya.

– Faktor kebudayaan, tidak semua rangsangan emosional dapat dinyatakan sebagaimana keinginan individu. Ekspresi emosi yang dapat diterima masyarakat dapat dinyatakan sesuai dengan keinginan individu, tetapi yang negatif atau ditolak oleh masyarakat perlu ditahan dan ditekan.

Jenis Emosi

Emosi dasar digolongkan menjadi empat golongan, yakni:

Emosi senang

Emosi senang adalah gambaran rasa senag yang dialami seseorang. Emosi senang ini terdiri dari bermacam-macam bentuk, misalnya bahagia, riang, gembira, dan cinta.

Emosi sedih

Emosi sedih adalah gambaran rasa tidak senang yang dialami seseorang. Emosi ini juga banyak macamnya seperti duka, kecewa, hampa, dan malu.

Emosi takut

Emosi takut artinya gambaran rasa tidak senang yang dialmai oleh seseorang, baik terhadap objek dari luar diri maupun dalam diri orang tersebut. Objek dari luar diri misalnya takut pada pencuri, takut pada harimau, dan perampok. Rasa takut yang objeknya dalam diri orang tersebut misalnya takut tidak lulus dan takut berbuat salah.

Emosi marah

Emosi marah merupakan gambaran perasaan terhadap suatu objek seperti peristiwa, perilaku orang, hubungan sosial, dan keadaan lingkungan. Masing-masing emosi dasar terdiri dari berbagai emosi yang sejenis. Masing-masing emosi tidak ada yng bersifat universal, tetapi ada pula yang bersifat khusus, artinya kata sifat emosi tersebut hanya ada pada golongan atau suku tertentu saja sesuai dengan budaya golongan tersebut.

Cara Mengendalikan Emosi

Seringkali emosi yang berlebihan membuat manusia terpuruk dan tidak bisa menjalani kehidupan dengan benar. Maka dari itu perlu pengendalian emosi.

Adapun beberapa cara umum mengendalikan emosi adalah.

1. Berfikir jernih dan panjang, jangan terhanyut pada emosi khususnya yang negatif

2. Memperluas wawasan agar tidak gampang sakit hati dan salah sangka kepada orang lain.

3. Melakukan hal-hal yang menyenangkan diri sendiri tapi hormati juga kesenangan orang lain.

4. Banyak bergaul

5. Tenangkan diri dan fokus pada pengendalian perasaan

Demikian ulasan mengenai emosi, mulai pengertian, fungsi, jenis hingga cara mengendalikannya. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *