Penjelasan Foto Wali Kota Serang Bersama Pegawai Pajak yang Meninggal Karena Corona 

Pelayananpublik.id – Tersiar sejumlah berita soal foto seorang pegawai perpajakan inisial ENW sebelum meninggal karena corona bersama Wali Kota Serang Syafrudin.
ENW merupakan seorang pegawai setingkat kepala seksi di KPP Pratama Serang Barat yang dinyatakan positif Covid-19

Dia mendapatkan perawatan intensif sesuai penanganan medis di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Minggu (30/03/2020).

Mendiang sempat bertemu dan berfoto bersama sejumlah pejabat Pemkot Serang, di antaranya Wali Kota Serang Syafrudin, Sekda Kota Serang Urip Henus, dan Asda II Setda Kota Serang Djoko Soetrisno.

Mereka bertemu dalam rangka menghadiri kegiatan asistensi pengisian SPT Tahunan pada tanggal 28 Februari 2020.

Lantas foto bersama itu sempat dibahas dalam pemberitaan. Alhasil sempat terjadi ketidaknyamanan di lingkungan Pemkot Serang setelah berita itu muncul.

Berikut ini jejak perjalanan mendiang sebulan terakhir. Pada tanggal 9 Maret 2020 menghadiri undangan Rapat koordinasi dari Kanwil di KPP Pratama Cikupa. Dilanjutkan 10 Maret 2020, berkunjung ke DPMPTSP, Dinas Pendidikan Wilayah Serang dan Untirta.

Dan pada tanggal 11 Maret 2020 bertemu dengan Dinas Kesehatan, Polres Serang dan Dinas Tenaga Kerja dan Administrasi. Lalu tanggal 12-13 Maret 2020 sempat memberikan pengarahan untuk kegiatan Persiapan Pemutakhiran Data yang berlokasi di Kota Serang sebelum petugas/pegawai melaksanakan kegiatan di lapangan.

Selang satu hari pada tanggal 15 Maret 2020, almarhum mulai merasa tidak enak badan dan langsung memeriksakan diri ke Dokter Umum di Klinik Dhia dekat rumah di daerah Ciputat. Namun, setelah dua hari pada tanggal 18 Maret 2020, kondisi ENW belum juga membaik, dan akhirnya melakukan kontrol ke dokter.

Setelah cek up ke Dokter, pada 20 Maret 2020 rupanya kondisinya semakin memburuk dan dilarikan ke IGD RSPI Bintaro dan kemudian dirawat di RS. Hingga sampai pada tanggal 22 Maret 2020, barulah dinyatakan suspect Covid-19 dan masuk ruang isolasi. Menunggu hasil swan selang dua hari tanggal 25 Maret 2020 dinyatakan positif Covid-19.

26 Maret 2020 kondisi menurun dan masuk ke ICU dengan dipasang alat bantu pernafasan. Sampai dengan hari ini (Minggu, 29 Maret 2020) masih berada di ICU karena menurut informasi dari istrinya virus sudah sampai ke organ tubuh yang lain. 26 Maret 2020 pkl 18.40. Kepala KPP lapor bahwa istrinya mengabarkan pegawai ybs baru saja meninggal dunia.

Menanggapi isu-isu bertemu dengan pejabat di Pemkot Serang, Sekda Kota Serang Urip Henus, mengaku tidak merasa resah atau khawatir karena pertemuannya pada saat itu sudah terlalu lama bahkan hampir lewat waktu 1 bulan.

“Ya soal berita itu saya rasa wajar-wajar saja ya namanya silaturahmi kan, insyallah saya tetap menjaga kesehatan dan hari ini saya baik-baik saja,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon. (kimi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *