Virus Corona

Kreatif, ICMI Banten Ciptakan Bilik Disinfektan dengan Biaya Rp500 Ribu

Pelayananpublik.id – Program kreatif diciptakan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Banten. Mereka membuat sebuah bilik disinfektan yang terbuat dari bahan sederhana.

Bilik tersebut dibuat karena melihat kondisi dan situasi saat ini penyebaran Covid-19 belum juga ada titik terang. Terlebih bulan Ramadan semakin dekat sehingga membuat ICMI harus membuat langkah untuk membantu masyarakat.

“Bermula dari kekhawatiran jika Ramadan tiba, karena kan pastinya jamaaah tarawih akan merasa khawatir juga dan was-was untuk salat berjamaah dalam masjid,” ujar Boyke Pribadi, Wakil Ketua Umum ICMI Orwil Banten pada Selasa (24/03/2020).

Selain melakukan disinfektan dalam ruangan masjid, jamaaah juga harus steril sebelum masuk ke dalam masjid.

“Maka dari itu kami berpikir untuk membuat bilik disinfektan (disinfektan Chamber) sebagai upaya untuk membersihkan jamaah dari virus corona,” tuturnya.

Bilik berukuran tinggi 2 meter dan lebar 1 meter tersebut dibuat sederhana dari rangka kayu yang ditutupi plastik agar cairan/uap disinfektan tetap berada dalam bilik guna membersihkan tubuh jamaah.

(foto: Bilik disinfektan dibuat oleh ICMI Organisasi Wilayah Banten)

“Dalam bilik tersebut disemprotkan cairan disinfektan dari spray otomatis yang menyemprot setiap beberapa menit sekali, dan kipas yang menyemprot uap disinfektan secara kontinu,” jelas Boyke.

Biaya pembuatan bilik disinfektan yang dikeluarkan sekitar Rp500 ribu rupiah di luar cairan disinfektan.

“Ini hanya upaya membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah corona, dan kita berdoa semoga taraweh tahun ini tetap bisa terlaksana dengan khusyu,” tandasnya.

Pihaknya juga berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dapat membuat lebih banyak untuk disimpan di setiap sudut kota atau paling tidak dipasang di masjid Agung agar jamaah merasa nyaman. (kimi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *