Pengertian Motivasi, Motivator Serta Jenis dan Tujuannya

Pelayananpublik.id- Ketika Anda merasa tidak bergairah untuk melakukan sesuatu lagi, padahal biasanya sesuatu itu adalah rutinitas Anda, mungkin Anda butuh motivasi. Motivasi sering memberikan hal positif bagi orang untuk melakukan sesuatu dengan lebih semangat lagi.

Di era digital ini banyak orang-orang berpengaruh yang mulai memotivasi pengikutnya agar lebih baik lagi. Salahsatu selebgram, Revina VT misalnya yang memotivasi para perempuan untuk mengisi otak dengan ilmu agar tidak mudah ditipu laki-laki yang berujung pada pelecehan seksual. Ia juga memotivasi perempuan korban pelecehan seksual agar tetap semangat menjalani hidupnya serta menyembuhkan diri dari trauma masa lalu.

Motivasi bisa diartikan sebagai dorongan atau alasan yang menjadi dasar semangat seseorang untuk melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu.

Arti lain motivasi adalah semua hal yang menimbulkan dorongan atau semangat di dalam diri seseorang untuk mengerjakan sesuatu.

Motivasi sendiri berasal dari bahasa Inggris, yakni “motivation” yang diartikan sebagai daya batin atau dorongan. Motivasi bisa datang dari dalam diri sendiri maupun dari perkataan atau perbuatan orang lain.

Weiner (dikutip Elliot et al.) mengatakan motivasi adalah kondisi internal yang membangkitkan seseorang bertindak dan mendorong individu untuk mencapai tujuan serta membuat individu tetap tertarik dalam suatu kegiatan.

Sementara menurut Henry Simamora motivasi merupakan harapan individu bahwa upaya tertentu akan menghasilkan tingkat kinerja yang pada gilirannya akan membuahkan imbalan atau hasil yang dikehendaki.

Dan A. Anwar Prabu Mangkunegara mengatakan pengertian motivasi yaitu suatu kondisi yang berpengaruh membangkitkan, mengarahkan serta memelihara perilaku yang berubungan dengan lingkungan kerja.

Sedangkan motivator adalah orang yang berprofesi sebagai pembicara yang memotivasi orang banyak dengan ilmunya. Biasanya seorang motivator ini berasal dari kalangan pengusaha sukses, psikolog atau orang yang menguasai ilmu komunikasi dengan baik.

Fungsi dan Tujuan Motivasi

Motivasi memiliki beberapa fungsi yang berdampak kepada seseorang. Adapun beberapa fungsi motivasi adalah sebagai berikut:

– Menentukan tujuan yang akan dicapai. Motivasi dalam fungsi ini adalah sebagai pendorong atau daya tarik pada seseorang untuk melakukan perbuatan dengan tingkat antusiasme yang tinggi.
Motivasi juga dapat menunjukkan arah terhadap kegiatan yang dilakukan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

– Menyeleksi Perbuatan. Yakni motivasi dalam diri seseorang untuk melakukan upaya tertentu demi mencapai hasil yang diharapkan. Dengan demikian, motivasi befungsi sebagai penyeleksi untuk membantu individu membuang perbuatan yang tidak berkaitan dengan tujuannya.

– Menentukan Cepat atau Lambatnya Suatu Tindakan. Yakni sebagai promotor, atau mesin penggerak yang memberikan kekuatan bagi individu untuk melakukan sesuatu. Seseorang yang termotivasi akan menentukan upaya apa yang harus ditempuh agar tujuan semakin cepat tercapai.

Selain fungsi di atas, motivasi juga memiliki beberapa tujuan yakni:

– Memberikan dorongan atau semangat terhadap bawahannya

– Meningkatkan produktivitas seorang pegawai dalam bekerja

– Mempertahankan tingkat loyalitas karyawan agar tetap bertahan dalam perusahaan

– Meningkatkan kedisiplinan karyawan dan memperkecil angka absensi karyawan

– Menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif serta hubungan yang baik antar karyawan

– Menjadikan karyawan lebih kreatif dan selalu berpartisipasi dalam kegiatan kantor

– Menumbuhkan rasa tanggung jawab bagi karyawannya terhadap tugas-tugas yang diterima

Jenis-Jenis Motivasi

Secara umum motivasi terbagi dua yakni motivasi yang datang dari dalam diri sendiri, dan motivasi yang datangnya dari orang lain, berikut penjelasannya.

1. Motivasi Intrinsik, adalah motivasi yang datangnya dari dalam diri sendiri. Jadi motivasi intrinsik ini ditandai dengan adanya kemauan pelaku untuk melakukan sesuatu murni dari kemauan dirinya sendiri tanpa paksaan siapapun.
Misalnya: Anak-anak sekolah yang ingin meraih juara di kelas belajar sendiri tanpa disuruh atau dipaksa guru dan orangtua.

2. Motivasi Ekstrinsik, yakni keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu yang disebabkan oleh faktor dorongan dari luar diri sendiri untuk mencapai suatu tujuan yang menguntungkan dirinya.

Faktor-Faktor Motivasi

Proses psikologis di dalam diri seseorang yang menimbulkan motivasi dipengaruhi oleh berbagai faktor. Adapun faktor-faktor motivasi adalah sebagai berikut:

1. Faktor Internal

Faktor internal adalah faktor motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang. Motivasi internal timbul karena adanya keinginan individu untuk memiliki prestasi dan tanggungjawab di dalam hidupnya.

Beberapa hal yang termasuk dalam faktor internal adalah harga diri dan prestasi, harapan, tanggungjawab dan kepuasan kerja.

2. Faktor Eksternal (Ekstern)

Faktor eksternal adalah faktor motivasi yang berasal dari luar diri individu, atau dari orang lain. Motivasi eksternal timbul karena adanya peran dari luar, misalnya organisasi, yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupannya.

Beberapa hal yang termasuk dalam faktor eksternal adalah:

– Jenis dan sifat pekerjaan, yakni faktor jenis pekerjaan yang bisa membuat orang termotivasi. Kondisi ini juga berkaitan dengan besar imbalan yang didapatkan pada pekerjaan tersebut.

– Kelompok kerja, yaitu perusahaan dimana seseorang bekerja untuk mendapatkan penghasilan bagi kebutuhan hidupnya.

– Kondisi kerja, keadaan selama bekerja atau iklim tempat dia bekerja apakah nyaman, atau penuh tekanan.

– Keamanan dan keselamatan kerja, berkaitan dengan perlindungan yang diberikan oleh organisasi kepada pekerjanya.

– Hubungan interpersonal, yakni bagaimana orang semakin termotivasi karena dukungan rekan-rekan sejawatnya.

Demikian ulasan mengenai pengertian motivasi, fungsi, tujuan hingga jenis dan contohnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *