Pengertian Sampel dan Bermacam Metode Sampling

Pelayananpublik.id- Sampel dan teknik pengambilan sampel merupakan bagian dari sebuah penelitian. Peneliti biasanya mengambil beberapa sampel dari sebuah populasi untuk diteliti hingga menghasilkan sebuah kesimpula.

Mengapa menggunakan sampel? Karena tidak mungkin meneliti satu per satu objek dalam sebuah populasi karena bisa jadi ada ribuan bahkan jutaan.

Maka diambillah sampel yang akan dianggap mewakili seluruh jumlah populasi tersebut.

Pengertian sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya.

Adapun sampel yang diambil dari populasi tersebut harus representatif atau mewakili populasi tersebut.

Sementara pengertian populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek/subyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

Populasi tidak harus manusia atau makhluk hidup. Tapi apa bahan yang sedang diteliti itulah yang menjadi populasi yang akan diambil sampelnya.

Populasi pun tidak sekedar jumlah yang ada pada obyek atau subyek yang dipelajari, akan tetapi meliputi semua karakteristik, sifat-sifat yang dimiliki oleh obyek atau subyek tersebut.

Metode Pengambilan Sampel (Sampling)

Metode atau teknik pengambilan sampel disebut sampling. Nah, dalam memgambil sampel dari sebuah populasi ada banyak caranya.

Namun secara garis besar teknik sampling dikelompokkan menjadi dua yakni probability dan non-probability sampling.

1. Probability Sampling

Teknik sampling dengan cara probability sampling akan memberikan peluang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Adapun jenis probality sampling adalah sebagai berikut:

– Area sampling, yakni teknik sampling daerah dipakai untuk menentukan sampel jika objek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas, contohnya penduduk dari suatu negara, provinsi atau dari suatu kabupaten.

– Simple Random Sampling yakni pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak, tanpa memperhatikan strata yang terdapat dalam populasi tersebut. Namun cara ini hanya bisa dilakukan jika anggota populasi dianggap homogen.

– Dispropotionate Stratified Random Sampling yaitu teknik yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel, yang populasinya berstrata tetapi kurang proporsional.

– Proportionate stratified random sampling adalah teknik yang digunakan
pada populasi yang mempunyai anggota tidak homogen serta berstrata secara proporsional.

2. Non-probability Sampling

Setelah probability sampling, kini kita membahas non-probability sampling yakni sebuah teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel.

Adapun teknik yang termasuk Non-probability Sampling adalah sebagai berikut.

– Sampling aksidental, yakni penentuan sampel berdasarkan kejadian kebetulan, misalnya siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dan cocok jadi sampel.

– Purposive Sampling ini kebalikan dari aksidental. Jika di aksidental sampelnya bisa karena kebetulan, maka tidak demikian di purposive sampling. Karena teknik penentuan sampel harus dengan pertimbangan tertentu atau seleksi khusus.

– Sampling Sistematis yakni teknik sampling berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut.

– Sampling Kuota yakni menentukan sampel yang berasal dari populasi yang memiliki ciri-ciri tertentu sampai jumlah kuota yang diinginkan.

Contohnya, jumlah sampel laki-laki sebanyak 100 orang maka sampel perempuan juga sebanyak 100 orang.

– Sampling Jenuh adalah pengambilan sampel dengan menggunakan semua anggota populasi sebagai sampel. Hal ini sering sekali dilakukan jika jumlah populasi relatif kecil atau sedikit, yaitu kurang dari tiga puluh orang.

– Snowball Sampling merupakan teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil atau sedikit, lalu kemudian membesar.

Demikian ulasan mengenai pengertian sampel hingga berbagai metode pengambilan sampel dalam sebuah penelitian. Semoga bermanfaat. (*)

Rgg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *