Jangan Sampai jadi Korban! Hati-hati Modus Penipuan Rekrutmen INALUM

Pelayananpublik.id- Kebutuhan masyarakat akan lapangan kerja seringkali menjadi celah orang yang tidak bertanggungjawab untuk mengambil keuntungan.

Kejahatan yang dilakukan bisa penipuan hingga pemerasan dengan modus penerimaan karyawan atau rekrutmen pegawai di perusahaan. Mereka juga sering membawa nama perusahaan besar agar menyakinkan.

PT INALUM misalnya, salahsatu nama perusahaan yang dijanjikan kepada korban pelamar kerja.

Menghindari korban penipuan, PT INALUM pun menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada lowongan kerja palsu yang kini banyak beredar.

“Sehubungan dengan maraknya penipuan rekrutmen yang mengatasnamakan INALUM akhir-akhir ini maka dapat kami sampaikan bahwa pengumuman rekrutmen INALUM yang resmi adalah pengumuman yang tercantum dalam website www.inalum.id, media sosial resmi INALUM serta email dari recruitment@inalum.id,” demikian imbau Humas Inalum lewat media sosial mereka.

Sebelum memutuskan untuk melamar, masyarakat diminta untuk memastikan informasi terkait rekrutmen yang diterima berasal dari website atau media sosial resmi INALUM.

INALUM juga tidak pernah bekerjasama dengan travel manapun maupun memungut biaya dalam proses rekrutmen.

Jadi ciri lowongan kerja palsu itu sebenarnya mudah dilihat. Jika info bukan dari website resmi perusahaan maka Anda boleh meragukannya.

Kemudian apabila Anda disuruh mengirim lamaran ke alamat email yang bukan email perusahaan, bisa jadi lowongan itu palsu. Terlebih saat ini perusahaan besar atau BUMN sudah menggunakan sistem pendaftaran online. Maka, metode mengirim email pun sudah jarang digunakan.

Anda dihubungi lewat telpon, sms atau email oleh seseorang dan dimintai sejumlah biaya untuk berbagai alasan. Nah, bisa dipastikan itu penipuan.

Alasan yang sering digunakan adalah Anda diminta biaya tiket pesawat atas nama sebuah travel dalam rangka mengikuti tes masuk kerja. Mereka juga biasanya bilang uang Anda akan diganti setelah sampai lokasi tes.

Jika Anda mengalaminya, jangan pernah mengirimkan uang sepeserpun. Karena itu merupakan penipuan. (Nur Fatimah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.