Apa Itu Objektif, Bagaimana Ciri dan Contohnya

Pelayananpublik.id- Dalam menyampaikan sebuah pernyataan, ada yang disebut pernyataan subjektif dan juga objektif.

Keduanya tentu berbeda. Jika pernyataan subjektif mengacu kepada pandangan si pembicara, maka pernyataan objektif adalah pernyataan mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi.

Ciri-ciri Pernyataan Objektif

1. Berdasarkan fakta. Pernyatakan dikatakan objektif karena menilai berdasarkan fakta yang ada, misalnya si A mampu berbahasa Inggris dengan lancar (penilaian objektif), namun gaya bicaranya kurang enak didengar (penilaian subjektif).

2. Memandang hanya dari segi objeknya. Misalnya, si A layak menjadi ketua klub Debat Bahasa Inggris karena nilai-nilai bahasa Inggrisnya memang bagus. Penilaian tidak berdasarkan sifat-sifat pribadi yang ada pada diri si A.

Nah, jika dipandang dari pengertian sejarah objektif dan subjektif, objektif merupakan sejarah yang terjadi diluar dugaan atau pemikiran manusia.

Contoh sejarah objektif adalah tsunami, gempa bumi, maupun bencana yang ditimbulkan oleh alam.

Sedangkan subjektif merupakan sejarah yang terjadi dengan sepengetahuan manusia atau bahkan karena ulah dari manusia itu sendiri.

Contoh sejarah subjektif adalah perang, tentang penemuan, dan lain sebagainya.

Sedangkan dalam seni, sifat objektif dalama nilai estetis berkaitan dengan suatu keindahan yang dihasilkan dari suatu karya seni dari mata wujud fisik suatu benda.

Sedangkan subjektif yaitu sifat yang tergantung individu memandang nilai estetika suatu karya seni tersebut, dan setiap individu memiliki penilaian berbeda.

Pandangan Objektif: Seseorang menilai karya seni karena memang bagus dan bernilai jual tinggi. Hal tersebut berdasarkan pendapat yang tidak didapat hanya oleh satu orang.
Dengan dukungan fakta yang menyatakan bahwa barang tersebut memang bagus.

Pandangan Subjektif: Seseorang menilai suatu karya seni yang bagus dari segi warna yang gelap, sedangkan pendapat orang lain menyatakan bahwa suatu karya seni tersebut tidak bagus karena tidak menyukai warna yang gelap tersebut.

Demikianlah ulasan mengenai pengertian objektif, ciri serta contohnya. Semoga bermanfaat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *