Fakta Baru, Polisi Ungkap Dana Penggagalan Pelantikan Presiden Jokowi Hanya Rp700 Ribu

Pelayananpublik.id – Polisi memastikan bahwa dana yang dikucurkan oleh Suci Rahayu untuk rencana penggagalan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia hanya Rp700 ribu.

Hal itu dijelaskan Polda Metro Jaya dalam konferensi pers, sebelumnya dikabarkan Suci memberikan dana sebesar Rp 700 juta. Tapi fakta yang ditemukan dalam penyelidikan hanya Rp700 ribu.

Kasubbit Penmas Dithumas Polda Metro Jaya, AKBP I Gede Nyeneng menerangkan, Suci mentransfer dana tersebut langsung ke rekening Samsul Huda yang juga telah ditetapkan tersangka.

Samsul merupakan salah satu admin dari grup WhatsApp yang jadi tempat para tersangka berkomunikasi.

“SR (Suci Rahayu) juga adalah ikut memberikan uang atau sebagai penyandang dana dengan jumlah Rp 700 ribu. Pertama (dikirim) Rp 200 ribu, kedua (dikirim) Rp 500 ribu,” kata Gede di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (24/10/2019) dilansir dari kumparan.com.

Selain Suci, seorang pria berinisial RA alias Abu Yaksa juga ditetapkan sebagai tersangka karena mendanai sebanyak Rp75 ribu.

Semua dana yang diberikan itu diduga digunakan untuk membeli perlengkapan terkait dengan ketapel bom. Peralatan yang dibeli yakni ketapel, karet dan kayu.

Gede mengatakan keduanya menggunakan dana pribadi untuk aksi mereka. Saat ini polisi belum mengatahui berapa jumlah dana keseluruhan yang terkumpul untuk aksi tersebut.

“Masih dalam pengembangan. Jadi belum bisa disampaikan seluruh totalnya berapa,” kata Gede.

Penangkapan Suci dan Abu menambah daftar tersangka untuk kasus yang sama menjadi delapan orang. Sebelumnya Polda Metro Jaya juga sudah mengamankan tersangka E, FAB, RH, HRS, PSM, dan SH alias Samsul Huda.

 

Sumber : kumparan.com

Foto : okezone.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.