Arti Narasi, Ciri, Hingga Contohnya

Pelayananpublik.id– Kata narasi sudah sangat umum didengar oleh siapa saja. Di sekolah dan bangku kuliah pelajar juga diajarkan bagaimana membuat teks narasi yang baik.

Lalu apa pengertian narasi?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian narasi adalah suatu cerita atau deskripsi kejadian atau peristiwa, kisahan, tema suatu karya seni.

Narasi adalah suatu bentuk pengembangan paragraf pada sebuah karangan atau karya tulis dimana di dalamnya menjelaskan tentang rangkaian peristiwa secara runut dari waktu ke waktu; mulai dari awal, tengah, hingga akhir.

Narasi pada dasarnya adalah cerita baik fakta maupun fiksi yang dikisahkan sesuai alurnya.

Dalam menulis teks narasi ada struktur yang harus ada di dalamnya seperti pengenalan, awal pertikaian, klimaks dan kemudian anti klimaks yang menjelaskan mengenai penyelesaian masalah dalam suatu cerita dan merupakan tanda bahwa cerita tersebut berakhir.

Untuk lebih memahami, berikut pengertian narasi menurut pendapat ahli.

1. Gorys Keraf

Narasi adalah suatu bentuk wacana yang berusaha mengisahkan suatu kejadian seolah-olah pembaca melihat atau mengalami sendiri peristiwa itu.

Narasi lebih mengisahkan suatu kehidupan yang dinamis dalam suatu rangkaian waktu.

2. Atar Semi

Narasi adalah bentuk percakapan atau tulisan yang bertujuan menyampaikan atau menceritakan rangkaian peristiwa atau pengalaman manusia berdasarkan perkembangan dari waktu ke waktu.

3. Widjono H.S

Narasi adalah uraian yang menceritakan sesuatu atau serangkaian kejadian, tindakan, keadaan, secara berurutan dari permulaan sampai akhir sehingga terlihat rangkaian hubungan satu sama lain.

Jenis Narasi

Teks narasi memiliki beragam jenis sesuai sifat dsn tujuannya. Ada yang sekedar memberi info, hingga yang memberi sugesti dan bujukan. Adapun jenis-jenis narasi adalah:

1. Narasi Informatif

Narasi informatif adalah jenis narasi yang bertujua menyampaikan suatu informasi mengenai suatu peristiwa secara tepat sehingga menambah pengetahuan audiens mengenai informasi tersebut.

2. Narasi Artistik

Narasi artistik adalah jenis narasi yang berisi suatu cerita rekaan bersifat imajinatif dengan menggunakan bahasa yang figuratif.

Tujuan dari narasi itu juga tidak disampaikan secara gamblang dalam tulisan melainkan tersembunyi di dalamnya.

3. Narasi Sugestif

Ini adalah jenis narasi dimana di dalamnya terdapat kisah rekaan, khayalan, atau imajinasi dari pengarang. Narasi ini bersifat fiktif yang melibatkan imajinasi dimana tujuannya adalah kesan terhadap peristiwa yang dikisahkan.

4. Narasi Ekspositorik

Ini adalah jenis narasi yang menyampaikan suatu peristiwa/ kejadian berdasakan data dan fakta yang sebenarnya.

Terdapat satu tokoh utama dalam narasi ini, dimana kisah tokoh tersebut diceritakan mulai dari masa kecil hingga akhir hidupnya, contohnya Biografi.

Tujuan Menulis Teks Narasi

– Untuk menyampaikan suatu informasi sehingga memperluas pengetahuan atau wawasan audiens.

– Untuk membagikan suatu pengalaman agar audiens turut merasakan pengalaman tersebut.

Ciri Teks Narasi

Berikut adalah ciri-ciri teks narasi menurut beberapa ahli .

1. Atar Semi

– Narasi menceritakan kejadian berdasarkan pengalaman penulis.

– Peristiwa yang disampaikan dapat berupa kejadian nyata, imajinasi, atau bahkan penggabungan keduanya.

– Narasi dibuat berdasarkan konfiks untuk membuatnya lebih menarik.

– Narasi itu mempunyai nilai estetika.

– Narasi menjelaskan susunan kejadian secara kronologis.

2. Gorys Keraf

– Narasi lebih menonjolkan unsur tindakan atau perbuatan.

– Suatu narasi dirangkai dalam suatu urutan waktu yang kronologis.

– Narasi dibuat sebagai upaya untuk menjawab pertanyaan “apa yang terjadi?”

– Di dalam narasi pasti terdapat konflik.

Demikian ulasan mengenai narasi. Semoga bermanfaat. (Nur Fatimah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *