Pengertian “Ungkapan”, Tujuan dan Contohnya Dalam Kalimat

Pelayananpublik.id- Ungkapan seringkali terdengar dalam percakapan sehari-hari. Bukan hanya dalam percakapan tapi juga dalam berbagai tulisan di media massa.

Ungkapan atau idiom sendiri merupakan gabungan kata yang maknanya sudah menyatu dan tidak ditafsirkan dengan makna unsur yang membentuknya.

Gabungan kata tersebut membentuk arti baru dimana tidak berhubungan dengan kata pembentuk dasarnya.

Gabungan kata itu juga jika tidak ada konteks yang menyertainya memiliki dua kemungkinan makna, yaitu makna sebenarnya (denotasi) dan makna tidak sebenarnya (makna kias atau konotasi).

Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah gabungan kata itu termasuk ungkapan atau tidak, harus ada konteks kalimat yang menyertainya.

Contoh Ungkapan

1. Banting tulang artinya bukan membanting tulang secara harfiah tapi kiasan untuk menyatakan kerja keras

2. Gulung tikar artinya bangkrut.

3. Angkat kaki artinya pergi

4. Naik pitam artinya marah

5. Buah bibir artinya topik pembicaraan

6. Angkat tangan artinya menyerah

7. Buah tangan artinya oleh-oleh.

Contoh Ungkapan dalam Kalimat

1. Kasus pembunuhan itu telah bergulir ke meja hijau.

Artinya kasus pembunuhan tersebut telah masuk persidangan.

2. Kita harus menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin.

Kepala dingin artinya dengan tenang dan tidak emosi.

3. Itulah akibatnya kalau menjadi anak yang berkepala batu.

Berkepala batu artinya tidak mau menurut dan sesusakanya sendiri.

4. Mereka merupakan anak buah rentenir yang biasa keliling di desa kami.

Anak buah artinya anggota.

5. Pidatonya digaraminya dengan lelucon sehingga menarik para pendengarnya.

Digarami artinya ditambah atau dihiasi.

6. Perselisihan ini harus selesai sampai ke akarnya agar tidak terulang lagi.

Sampai ke akarnya artinya sampai tuntas hingga ke penyebabnya.

7. Kalau bekerja dengan setengah hati, hasilnya kurang memuaskan.

Setengah hati artinya tidak sungguh-sungguh.

8. Hati-hati terhadap orang yang besar mulut itu.

Besar mulut artinya suka membual

9. Usai pertengkaran, suaminya gelap mata dan memukuli istrinya.

Gelap mata artinya hilang kesabaran

10. Lebih baik berputih tulang daripada hidup menanggung malu seperti ini.

Berputih tulang artinya mati.

Tujuan Ungkapan

Sebenarnya dalam bahasa sehari-hari, ungkapan bisa saja muncul atau tidak samasekali. Kadang ungkapan diucapkan untuk beberapa tujuan seperti menegaskan, manyindir, memperhalus bahasa dan lainnya.

Sedangkan dalam karya sastra ungkapan bertujuan untuk memperindah bahasa.

Demikian ulasan mengenai ungkapan atau idiom mulai dari pengertian hingga contohnya. Semoga bermanfaat. (Nur Fatimah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *