JMSI Medan Apresiasi Kinerja Bank Sumut Permudah Pelaku UMKM Naik Kelas

Pelayananpublik.id- Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Medan memberikan apresiasi kepada pihak Bank Sumut, dengan berbagai program andalannya untuk membantu pelaku UMKM di Sumatera Utara naik kelas dan sejahtera.

Momen hangat tersebut terjadi saat Pengurus JMSI Medan melakukan silaturahmi dengan Bank Sumut, yang diterima langsung oleh Sofian Hadi selaku Pimpinan Departemen Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM dan Konsumer lainnya beserta jajaran, Selasa (4/8/2026).

Sofian Hadi menjelaskan produk kredit original Bank Sumut untuk pelaku UMKM cukup banyak dan kita sudah memulai dari tahun 2011, dengan nama Kredit Sumut Sejahtera (KSS). KSS ini menyasar kelompok perempuan pelaku usaha mikro yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan pembiayaan formal, dan juga sebagai penunjang kegiatan suami. KSS ini berkembang terus hingga berubah nama menjadi Kredit Permaisuri di tahun 2014 dengan konsep yang sama. Di tahun 2026 ini, kredit permaisuri kita rubah menjadi namanya KUR Berkah.

“Program KUR Berkah ini mendapat dukungan dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. KUR Berkah saat ini masih dalam tahap piloting, yang kita lakukan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Nias, Kota Medan, dan Kota Pematang Siantar. KUR Berkah ini tetap menyasar kepada kelompok perempuan, tapi dengan konsep dan penyederhanaan dalam hal pemberian kreditnya dan tanpa agunan. Untuk KUR Berkah akan menggunakan aplikasi, yang mempermudah teman-teman pemasar dalam hal memasarkan KUR Berkah. Untuk plafon KUR Berkah ini dimulai dari Rp 1 juta hingga Rp 20 juta,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk produk lainnya Bank Sumut punya KMSB, yang pinjamannya mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 15 juta. KMSB ini suku bunganya khusus yakni hanya lima persen, dan pemasarannya juga khusus untuk provinsi Sumatera Utara. Pengajuan KMSB ini non agunan, yang menjadi bukti peranan Direksi Bank Sumut dan Pemprov Sumut terhadap bantuan untuk pelaku UMKM ini menjadi prioritas penting.

“Produk KMSB ini ada pengembangannya, sebagai contoh kita sekarang bekerjasama dengan Pemkab Samosir, yang dimana Pemkab Samosir mensubsidi bunga 5 persen, sehingga pelaku UMKM yang ada di Samosir hanya membayar pokoknya saja,” ungkapnya.

Dituturkan Sofian, terkait UMKM binaan Bank Sumut kita akan mengaktifkan kembali sentra UMKM yang berada di Jalan Sei Serayu dengan wajah baru, dan kita sudah mendata pelaku UMKM yang berada dalam naungan seluruh kantor cabang Bank Sumut.

“Jika pelaku UMKM yang produknya sudah berhasil naik kelas, nanti akan kita display di Sentra UMKM Kawan Bank Sumut. Konsep di Sentra UMKM nanti akan lebih informatif dengan cara setiap produk akan diberikan barcode, dengan begitu pengunjung yang hadir di Sentra UMKM Kawan Bank Sumut bisa mengetahui ini produksi dari UMKM mana, apa-apa saja produknya, dimana alamatnya, hingga nomor teleponnya. Selain itu akan dilakukan pelatihan secara rutin. Informasi terkait UMKM binaan akan kita buat di website Bank Sumut,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua JMSI Medan Erie Prasetyo melalui Wakil Sekretaris JMSI Medan, Handoko Aruan, dan Bendahara Aulia Ramadhan Ray, memberikan apresiasi terhadap terobosan dan kreatifitas Bank Sumut untuk membuat pelaku UMKM ini, bisa mendapatkan kemudahan dalam hal pinjaman modal usaha hingga pendampingan dan pelatihan.

“Kemudahan dalam hal pinjaman modal yang dilakukan Bank Sumut tentunya sangat membantu pelaku UMKM. Selain itu, pelaku UMKM juga tidak berjalan sendiri, karena Bank Sumut terus melakukan motivasi dengan melakukan pendampingan dan pelatihan hingga pelaku UMKM naik kelas. Ini adalah dukungan yang sangat positif Bank Sumut dalam menggerakkan roda perekonomian rakyat. Inilah peran dari JMSI Medan sebagai organisasi perusahaan pers, untuk menginformasikan secara luas kepada masyarakat, yang tentunya harus dibarengi dengan kerjasama yang solid dengan Bank Sumut,” tutupnya. (*)