Pelayananpublik.id- Pecahnya perang Amerika Serikat-Iran menimbulkan banyak narasi di media sosial termasuk soal kelangkaan BBM. Akibatnya banyak daerah dilanda aksi panic buying dan membuat antrian di SPBU kembali mengular.
Padahal PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Klarifikasi ini disampaikan usai beredarnya pesan berantai di aplikasi percakapan dan media sosial yang mengimbau masyarakat untuk segera mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken.
Dari itu, masyarakat diminta untuk tidak percaya hoaks dan tetap tenang.
Hal ini dikatakan Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw.
Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar.
Ia menjelaskan, hingga saat ini stok BBM untuk wilayah Aceh dan Sibolga serta daerah sekitarnya dalam kondisi aman dan tetap didistribusikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Penyaluran BBM kepada masyarakat saat ini berjalan normal. Stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/3/2026).
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap pesan berantai dari sumber yang tidak jelas.
Selain itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama yang berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Pertamina memastikan akan terus menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. (*)