Pelayananpublik.id- Kekhawatiran tentang Perang Dunia Ketiga (PD III) sebenarnya bukan hal baru, namun belakangan ini tensinya terasa lebih nyata karena kombinasi dari ketegangan politik, teknologi, dan ekonomi global.
Apalagi di media sosial orang-orang sibuk membuat isu yang memancing (klik bait) hingga menambah kepanikan.
Bentuk kepanikan itu bermacam mulai dari membentuk shelter, membuat bunker, membuat komunitas hingga mengamankan ransum.
Apa itu ransum, dan mengapa orang-orang menyimpannya?
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ransum adalah bagian makanan yg sudah ditentukan ukurannya untuk setiap orang atau setiap ternak.
Ransum adalah makanan pra-saji atau makanan kaleng yang mudah disiapkan dan mudah dimakan. Ransum memang dirancang berbeda dari makanan lainnya dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan protein dan nutrisi serta memudahkan TNI mengkonsumsi makanan saat berada di lapangan atau di medan perang
Secara sederhana, ransum adalah paket makanan lengkap yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seseorang (atau hewan) dalam jangka waktu tertentu, biasanya untuk satu hari.
Istilah ini paling sering kita dengar dalam konteks militer atau darurat bencana, di mana akses ke dapur atau bahan makanan segar sangat terbatas.
Karakteristik Utama Ransum
Agar efektif dalam kondisi sulit, ransum biasanya memiliki ciri-ciri berikut:
– Tahan Lama: Diproses agar awet hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tanpa mesin pendingin.
– Padat Kalori: Mengandung energi tinggi untuk mendukung aktivitas fisik yang berat.
– Praktis: Dikemas dalam wadah yang kuat, ringan, dan mudah dibawa (portabel).
– Siap Saji: Bisa dimakan langsung atau hanya perlu dipanaskan sebentar (biasanya menggunakan pemanas tanpa api atau chemical heater).
Jenis-Jenis Ransum
1. Ransum Militer (MRE)
Di dunia militer, ini sering disebut MRE (Meal, Ready-to-Eat). Di Indonesia, TNI memiliki beberapa jenis ransum legendaris, seperti:
– Tipe Kaleng: Biasanya berisi nasi goreng, daging, atau ikan.
– Tipe Sereal/Biskuit: Makanan padat yang sangat mengenyangkan untuk keadaan darurat.
2. Ransum Kemanusiaan
Diberikan kepada korban bencana alam. Fokus utamanya adalah gizi seimbang dan kemudahan distribusi ke area yang terisolasi.
3. Ransum Hewan
Dalam dunia peternakan, “ransum” berarti campuran berbagai bahan pakan yang diberikan kepada ternak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama 24 jam agar mereka tumbuh sehat atau produktif.
Demikian ulasan mengenai apa itu ransum, makanan yang disebut-sebut harus disimpan untuk jaga-jaga pecahnya Perang Dunia III.