Pelayananpublik.id- Beasiswa Garuda resmi dibuka tahun ini. Beasiswa ini diadakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @kemdiktisaintek.ri. Dalam unggahannya, Kemdiktisaintek mengimbau calon pendaftar untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum masa pendaftaran berakhir.
Adapun pelaksanaan beasiswa ini, berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dirancang untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing secara global.
Dilansir dari laman resmi LPDP Kemenkeu, Beasiswa Garuda memiliki tiga pilar utama: pilar penyeimbang, pilar inkubator pemimpin, dan pilar prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Tiga pilar utama tersebut dianggap menjadi bagian vital dari rangkaian upaya pengembangan ekosistem sains dan teknologi Indonesia.
Melalui skema ini, pemerintah berupaya membuka akses pendidikan tinggi berkualitas secara lebih merata sekaligus memperkuat daya saing bangsa melalui pendidikan formal.
Persyaratan Umum Pendaftar Beasiswa Garuda
Berdasarkan Panduan Pendaftaran Beasiswa Garuda Sarjana, terdapat sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh calon pendaftar.
Persyaratan tersebut meliputi:
– Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), atau paspor.
– Sedang menempuh kelas 12 di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), atau sederajat pada tahun ajaran 2025/2026.
– Memiliki eligibilitas untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada masing-masing sekolah, yang ditunjukkan dengan peringkat siswa serta nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 5.
– Bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri, diwajibkan menyampaikan surat keterangan atau surat pernyataan berprestasi dari sekolah.
– Bagi calon pendaftar yang memilih Perguruan Tinggi Luar Negeri, wajib memiliki sertifikat kemampuan bahasa sesuai bahasa pengantar perguruan tinggi tujuan.
a. Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal:
IELTS: 6,5
IELTS Online: 6,0
TOEFL iBT: 80
Pearson Test of English (PTE): 58
b. Sertifikat kemampuan bahasa resmi selain Bahasa Inggris yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dengan ketentuan:
Bahasa Prancis: skor minimal B2
Bahasa Spanyol: skor minimal B1
Bahasa Cina/Mandarin: HSK 4 dengan nilai minimal 180
Bahasa Jepang: skor minimal N3
Bahasa Jerman: skor minimal C1
Bagi calon pendaftar yang mengikuti program joint degree atau double degree diwajibkan memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal:
IELTS: 6,0
TOEFL ITP: 500
TOEFL iBT: 61
Khusus bagi pendaftar penyandang disabilitas wajib melampirkan:
Surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit, atau dokter sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,
Surat persetujuan dari orang tua dan/atau wali bermeterai,
Surat pendampingan sesuai kebutuhan aktivitas disabilitas selama masa studi.
Melampirkan surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan atau rumah sakit pemerintah, dengan masa berlaku paling lama 6 bulan sejak tanggal pendaftaran.
Menyetujui dan menandatangani surat pernyataan yang tersedia pada aplikasi pendaftaran Beasiswa LPDP.
Bersedia tidak menerima beasiswa lain baik bergelar maupun non-gelar dari sumber pendanaan lain setelah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Garuda Sarjana.
Tidak sedang dan/atau tidak akan menerima beasiswa non-gelar atau non-degree dari sumber pendanaan LPDP sampai dengan ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Garuda Sarjana.
Berikut skema pendanaan yang akan ter-cover oleh Beasiswa Garuda:
Dana Pendidikan:
– SPP atau tuition fee,
– Biaya pendaftaran,
– Biaya penyusunan buku.
Dana Pendukung:
– Biaya transportasi,
– Biaya aplikasi visa,
– Asuransi kesehatan,
– Biaya kedatangan,
– Biaya hidup bulanan, dan
– Biaya keadaan darurat (force majeure).
Pelaksanaan beasiswa ini dirancang komprehensif, mulai dari proses pendaftaran hingga penyelesaian masa studi, yang dikoordinasikan langsung oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi.
Didukung dengan sasaran utama mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk melanjutkan pendidikan formal jenjang S1 atau D4, program ini memberikan prioritas akses kepada putra-putri Indonesia berprestasi, namun berasal dari latar belakang sosial dan ekonomi yang kurang memadai.
Baca Juga: Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Skema Program Terbaru
Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda Sarjana
Gelombang I
– Pendaftaran seleksi : 15 Februari – 15 Maret 2026,
– Seleksi administrasi : 16 – 30 Maret 2026.
– Tes Bakat Skolastik : 10 – 20 April 2026.
– Pengumuman hasil seleksi administrasi : 30 April 2026.
Gelombang II
– Pendaftaran seleksi : 25 Mei – 15 Juni 2026,
– Seleksi administrasi : 25 Juni – 10 Juli 2026.
– Tes Bakat Skolastik : 25 – 30 Juli 2026.
– Pengumuman hasil seleksi administrasi : 5 Agustus 2026.
Melalui Beasiswa Garuda Sarjana, pemerintah berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia, serta menciptakan generasi unggul yang mampu berkontribusi pada pembangunan nasional dan global.
Kemdiktisaintek juga mengingatkan calon peserta untuk mencermati seluruh informasi resmi, memastikan kelengkapan dokumen persyaratan, serta mengikuti jadwal pendaftaran dan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Informasi lengkap mengenai pendaftaran, daftar universitas tujuan, serta panduan teknis dapat diakses melalui laman resmi beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id. (*)