Purbaya Bakal Rombak Habis Jajaran Ditjen Pajak dan Bea Cukai, Sebut Bukan Gaya-gayaan

Pelayananpublik.id- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dirinya tidak ragu merombak kembali jajaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).

Perombakan jajaran di DJP dan DJBC ini pun akan dilakukan dalam waktu dekat.

Ia menyampaikan itu pada pelantikan pejabat baru di Kantor Pelayanan Pajak Madya wilayah Jakarta Utara (KPP Jakut), Kamis, (22/1/2026).

“Jadi, saya ingin kita ambil langkah-langkah strategis sampai ke level kanwil, kita mutasikan. Ini juga peringatan untuk pegawai pajak yang lain, mungkin juga BC sekaligus dan pegawai kemenkeu yang lain,” seru Purbaya.

“Ini saya juga bukan yang terakhir, kita akan lakukan dalam 1-2 bulan ini yang lebih ramai lagi, yang lebih besar-besar lagi,” dia menegaskan.

Ancaman itu diberikan Purbaya bukan lantaran adanya indikasi penyelewengan.

“Tapi kita lihat ada beberapa kerjaan yang tidak dikerjakan sebagaimana seharusnya,” ungkap dia.

Ia juga menegaskan dirinya tidak akan ragu untuk menyampaikan sikap, untuk memberikan sanksi keras jika ada pegawainya yang menyalahgunakan kewenangan. Sanksi bakal diberikan dalam bentuk mutasi ke wilayah terpencil hingga penghentian jabatan sesuai tingkat pelanggaran.

Kebijakan ini, kata Purbaya, dilakukan demi menunjukan bahwa negara tidak takut dengan oknum-oknum tertentu. “Ini bukan karena saya emosi atau mau gaya-gaya, tapi ini karena negara tidak boleh kawah oleh penyimpangan,” kata Purbaya.

Ia lantas mengambil contoh beberapa pegawai pajak yang tengah menjalani proses di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari kasus itu, ia belajar bahwa aksi-aksi di luar wewenang pada lingkungan Kementerian Keuangan bukan hanya melibatkan segelintir oknum.

“Saya ingatkan lagi bahwa mereka di bawah tidak bekerja sendirian, mereka diawasi oleh atasannya. Atasannya harus mengawasi betul kerja bawahannya. Jangan sampai terlibat, tapi jangan sampai dikibulin, kalau hanya main-main atasnya tidak tahu,” pintanya.  (*)