Pengamat Ekonomi: Intervensi Cabai Merah Masih Terfokus di Pasar Petisah

Pelayananpublik.id- Harga cabai merah jelang akhir pekan (sabtu) mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, harga cabai merah ditransaksikan dalam rentang 60 – 75 ribu per Kg, atau lebih rendah dibandingkan dengan hari jumat dikisaran harga 70 – 75 ribu per Kg. Namun dibeberapa tempat dengan lokasi yang berdekatan.

Harga cabai merah dengan kualitas buruk ada yang dibanderol 7 ribu seperempat kilo atau jual di kisaran 28 ribu per Kg.

Penurunan harga cabai merah ini juga terjadi di Pasar Petisah, dimana ada intervensi cabai merah oleh Pemprovsu ke pasar tersebut dengan harga 35 ribu per Kg.

Pebgamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan pada dasarnya harga cabai merah memang dalam tren turun, meskipun diproyeksikan masih akan kesulitan untuk ditransaksikan dalam rentang 30 hingga 33 ribu per Kg pada bulan November mendatang.

“Ketergantungan Sumut pada cabai merah dari luar Sumut, membuat harga cabai merah di wilayah ini berpeluang bergerak sangat volatile,” ungkapnya, Sabtu (25/10/2025).

Dan intervensi yang dilakukan pemerintah Sumut memang bisa meredam harga cabai merah sesaat.

Ia menilai belakangan intervensi yang dilakukan Pemprovsu cukup efektif dalam menekan harga, meskipun sempat alami kegagalan di awal intervensinya.

“Untuk harga cabai merah pada hari minggu ini, terpantau di sejumlah pasar harga bergerak dalam rentang 65 hingga 75 ribu per Kg. Yang artinya harga cabai merah belum mengalami perubahan yang cukup signifikan meskipun ada intervensi pada hari sabtu kemarin di pasar petisah. Saya menduga jumlah cabai merah yang digunakan untuk intervensi tidak signifikan jumlahnya, sehingga tidak merata bisa disistribusikan ke semua pasar,” terangnya.

Mengenai langkah Gubernur Sumut dalam meredam inflasi dengan intervensi harga, menurut Gunawan efektif dalam jangka pendek.

“Namun sebaiknya jangan sering dilakukan. Terlebih jika dilakukan dengan mengandalkan intervensi dengan skema subsidi barang dari luar wilayah Sumut. Selain bisa memicu keluhan dilkalangan pedagang, intervensi yang dilakukan juga tidak memberikan manfaat ke petani yang ada di Sumut,” jelasnya.

Ia menyarankan pemerintah lakukan pemetaan dengan pendekatan proyeksi supply (persediaan) cabai merah kedepan. Dan lakukan mitigasi serta diperkuat dengan instrumen pengendalian pasokan seperti menghadirkan cold storage untuk menjaga kesegaran cabai merah. Sehingga Sumut punya ruang yang lebih besar dalam mengendalikan inflasi kedepan. (*)